Asyiknya Naik Gondola Bukan Di Venesia, Tapi Di Kampus Cambridge

Berikut artikel Asyiknya Naik Gondola Bukan di Venesia, Tapi di Kampus Cambridge, Semoga bermanfaat

detikTravel Community –  

Cambridge dikenal sebagai salah sesuatu universitas tertua di dunia. Asyiknya bila melancong ke sini adalah mampu naik gondola seperti di Venesia.

Bagi traveler yg telah mengunjungi Venesia di Italia, tentu tak asing lagi dengan gondola, sebuah perahu berukuran panjang dengan seorang pemandu di belakang mengenakan baju khas bergaris-garis. Traveler bisa menumpangi gondola dan menyusuri kanal-kanal yg melintasi bangunan yg klasik nan artistik.

Nah, ternyata tak cuma di Venesia saja yg memiliki gondola, di Cambridge yg terkenal dengan sebutan kota pelajarnya, kalian bisa menaiki gondola buat mampu menelusuri sejarah kampus Cambridge.

Siapa yg tak mengenal Universitas Cambridge? salah sesuatu Universitas tertua di dunia yg berdiri sejak tahun 1209. Aura Cambridge sebagai kota pendidikan dengan tradisi dan sejarah panjang bisa dirasakan di pusat kota, di mana terdapat banyak colleges yg berusia ratusan tahun dengan alumni seperti Isaac Newton, Stephen Hawking, Alan Turing, bahkan mantan Menteri luar negeri Indonesia Bapak Marty Natalagewa pernah mengenyam pendidikan di sini.

Transportasi menuju Cambridge

Untuk traveler yg sedang berlibur di London, tak ada salahnya mengunjungi kota di sebelah utara London, merupakan Cambridge. Perjalanan menuju ke Cambridge mampu ditempuh dengan bus dan kereta. Bagi traveler yg memiliki waktu singkat sebaiknya disarankan memakai kereta dengan jarak tempuh waktu selama 1,5 jam.

Ada beberapa stasiun kereta yg menawarkan tujuan buat menuju ke Cambridge merupakan London Kings Cross Station dan London Liverpool Street. Harga bagi per orang berkisar 9-21 poundsterling, tergantung dari kelasnya. Sebaiknya sebelum membeli tiket, diharapkan buat melihat di internet buat jadwal keberangkatan dan harga tiketnya.

Untuk menuju ke pusat kota, ada dua pilihan merupakan dengan menaiki bus tingkat atau berjalan kaki. Jarak dari stasiun kereta menuju pusat kota sekitar 500m. Berjalan menyusuri pusat Cambridge yaitu pengalaman yg tak terlupakan. Di sisi dan kanan kalian bisa melihat perpadudan bangunan modern dan klasik.

Bergondola di Cambridge

Ada yg menarik saat mengunjungi kota ini, khususnya di Universitas Cambridge. Kita mampu berwisata menaiki gondola bagi berkeliling kampus dan ditemani oleh seorang pemandu guide yg yaitu mahasiswa di kampus ini. Untuk memulai program tur dengan gondola, tur dilaksanakan setiap 15 menit sekali.

Ada dua pilihan buat program tur seperti sharing tour dan private tour dengan harga yg berbeda. Untuk sharing tour, harga per orang berkisar 14 poundsterling buat dewasa dan buat anak-anak yg berusia dibawah 12 tahun dikenakan biaya sebesar 7 pounds dan khusus pelajar cukup membayar 12 pounds. Untuk private tour sendiri dikenakan biaya 80 pounds bagi 12 orang.

Selama tur berlangsung, tour guide mulai menjelaskan secara rinci tentang sejarah dari Universitas Cambridge dari awal pertama berdiri hingga sekarang. Sepanjang perjalanan kami mampu menyaksikan perpaduan bangunan artistik klasik yg masih dipertahankan sampai sekarang, dan ada juga bangunan modern dan biasanya sebagai tempat penginapan mahasiswa dan mahasiswi.

Di salah sesuatu sisi bangunan, ada sebuah bangunan yg konon dulunya adalah tempat penjara, dimana menurut cerita, narapidana yg mulai dihukum mati diperbolehkan melihat keluar jendela buat terakhir kalinya sebelum dieksekusi. Bagi yg telah berpergian ke Venezia, tentu masih ingat di salah sesuatu spot di atas jembatan, kalian mampu melihat bangunan penjara dimana terdapat sebuah jendela tempat bagi para narapidana yg mulai di hukum gantung diperbolehkan melihat dunia bagi terakhir kalinya.

Tur dilanjutkan dengan menyusuri bagian pusat dari kampus ini, Kings College Chapel, yg yaitu kapel termegah dan terindah di Cambridge yg berasitektur bergaya gothic. Selain itu Ada sebuah jembatan matematika, disebut jembatan matematika karena bagian dari jembatan tersebut menyerupai jaring laba-laba yg tampak rumit dalam pengerjaanya. Menurut cerita, jembatan ini dibangun pada tahun 1749, namun telah mengalami perbaikan selama tiga kali.

Menyusuri pusat kota di Cambridge dapat juga dengan berjalan kaki, karena jarak sesuatu tempat wisata dengan tempat lainnya tak berjauhan. Bagi traveller yg ingin mencari tempat makan, jangan khawatir karena kalian mampu menemukan restoran dengan berbagai jenis jenisnya.

Traveler yg mencari nasi pun tak sulit bagi bisa menemukan restoran asia di sini. Ada restoran Thailand, restoran Jepang dan restoran China yg menawarkan rasa seperti masakan Indonesia. Selain itu juga ada berbagai jenis restoran italia untuk para penyuka pasta dan spaghetti.

Mengunjungi Cambridge dan menyusuri tiap sudut kotanya memberikan sebuah pengalaman yg menarik dan tak terlupakan!

Sumber: http://travel.detik.com/read/2016/10/26/102200/3308835/1025/asyiknya-naik-gondola-bukan-di-venesia-tapi-di-kampus-cambridge
Terima kasih sudah membaca berita Asyiknya Naik Gondola Bukan di Venesia, Tapi di Kampus Cambridge. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Asyiknya Naik Gondola Bukan Di Venesia, Tapi Di Kampus Cambridge"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.