Akhir Pekan Ini, Yuk Seru-seruan Di Dieng Culture Festival

No comment 126 views

Berikut artikel Akhir Pekan Ini, Yuk Seru-seruan di Dieng Culture Festival, Semoga bermanfaat

Jakarta – Event Dieng Culture Festival (DCF) berlangsung akhir minggu ini. Turis dapat menyaksikan rangkaian acara keren, akan dari pentas seni hingga cukur rambut gimbal khas Dieng.

Dieng Culture Festival 2016 mampu disaksikan traveler sejak tanggal 5 hingga 7 Agustus di Dieng, Jawa Tengah. Rangkaian acaranya begitu menarik dan dilaksanakan di dataran dengan ketinggian sekitar 2.000 mdpl.

“Ada perpaduan seni tradisi, budaya dan musik modern yg membuat festival ini lebih berkelas. Anak muda masuk, orang paruh baya pun juga masuk,” ungkap Hari Untoro Drajat, Staf Ahli Menpar Bidang Multikultural dalam rilis kepada detikTravel, Sabtu (6/8/2016).

Beragam kemeriahan ini membuat agenda DCF tidak pernah sepi dari pengunjung. Tahun lalu, DCF dibanjiri sekitar 20 ribu pengunjung. Tak cuma turis lokal, turis mancanegara juga banyak yg ikut menyaksikan DCF.

Salah sesuatu keunikan dari DCF adalah festival ini terus diadakan pada waktu musim kemarau, biasanya Juli-Agustus. Saat festival digelar, suhu di dataran tinggi Dieng ini mencapai -2 derajat Celcius.

Jangan buru-buru takut kedinginan. Di Dieng ada banyak homestay yg milik banyak keunikan tersendiri. Hadi Supeno, Wakil Bupati Banjarnegara, telah menginstruksikan pemilik homestay buat membuat surang.

Inilah tungku perapian khas masyarakat setempat yg tak mampu dijumpai di wilayah yang lain di Indonesia. “Kalau air hangat, dan selimut itu hal biasa. Namun tungku perapian itu cuma ada di Dieng. Tidak ada ditemukan di tempat yang lain karena itu nilainya beda dan pengalaman baru untuk wisatawan,” jelas Hadi.

(Arbi/detikTravel)

Kalau bagi atraksinya, salah sesuatu yg paling ditunggu adalah Jazz Atas Awan. Biasanya, acara jazz dinikmati di kafe, tetapi kalau di DCF 2016 mampu ngejazz tepat di depan Candi Arjuna Dieng.

Selain itu, ada juga acara seribu lampion. Lampion diterbangkan beramai-ramai, membuat langit Dieng bertaburan lampion yg bersanding dengan kerlap kerlip bintang. Tak ketinggalan, turis dapat wisata kuliner menjajal mie ongklok yg lezat.

“Dijamin memorable bagi Anda yg tiba ke Dieng Culture Festival ini,” tambah Hadi.

Nah, agenda penting dari DCF ini lagi-lagi ritual cukur rambut gimbal. Bagi yg belum tahu, anak-anak di kawasan Dieng lazimnya memiliki rambut gimbal sebagian. Anak-anak ini mulai dicukur rambutnya dalam sebuah ritual adat setahun sekali. Si anak berhak meminta imbalan buat kesediaannya dicukur rambut gimbalnya tersebut.

“Selain karena dikerjakan di area candi-candi di kompleks Candi Arjuna, upacara adat ini menjadi event yg sangat menarik untuk wisatawan mancanegara. Terutama buat pasar Eropa dan Australia,” sambung Hari Untoro Drajat.

Acara pembukaan DCF 2016 dimeriahkan oleh penampilan musik dari Kiai Kanjeng berserta Cak Nun yg berlangsung hingga sore hari. Setelah itu, pengunjung bisa menikmati matahari terbenam di Bukit Skuter yg bisa ditempuh cuma 15 menit dari Desa Dieng Kulon.

Usai menikmati sunset, pengunjung diajak bersiap-siap menyaksikan pertunjukan Jazz Atas Awan. Pertunjukan musik jazz yg digelar di panggung utama, di sebelah timur Kompleks Candi Arjuna.

Hari ini (6/8), pengunjung menikmati matahari terbit di berbagai puncak Dataran Tinggi Dieng. Mulai Puncak Sikunir, Prau, Pakuwaja hingga Pangonan. Setelah melihat matahari terbit, pengunjung mengikuti acara ‘Jalan Kaki Keliling Kampung’ di Dataran Tinggi Dieng, diakhiri penerbangan ribuan balon gas dan minum purwaceng, minuman khas Dieng.

Selanjutnya, pengunjung bisa menikmati pertunjukan seni yg tersebar di berbagai lokasi, baik di panggung penting maupun panggung khusus budaya. Lokasinya tersebar di Telaga Warna, Kawah Sikidang, maupun lokasi wisata alam lainnya.

(Arbi/detikTravel)

Malam harinya mulai digelar pertunjukan musik akustik, stand up comedy dan menerbangkan sekitar 5.000 lampion, serta permainan kembang api. Diperkirakan 15 ribu letusan kembang api mulai menghiasi langit Dieng setelah penerbangan lampion usai.

Acara puncak merupakan rangkaian ruwat rambut gimbal mulai dilaksanakan pada tanggal 7 Agustus 2016. Khusus acara kirab budaya, panitia cuma membuka kesempatan untuk 80 orang pengunjung saja bagi terlibat. Jika tertarik, Anda harus melakukan pendaftaran lebih dulu ke pihak panitia.

Setelah kirab budaya keliling Dieng, rangkaian ritual potong rambut dilanjutkan dengan Dharmasala. Sejumlah anak berambut gimbal mulai dicukur rambutnya oleh sejumlah tokoh yg ditunjuk oleh panitia penyelenggara. Acara ini mulai dipandu pemimpin spiritual suku Dieng, Mbah Naryono. (krn/krn)

Sumber: http://travel.detik.com/read/2016/08/06/123500/3269760/1382/akhir-pekan-ini-yuk-seru-seruan-di-dieng-culture-festival
Terima kasih sudah membaca berita Akhir Pekan Ini, Yuk Seru-seruan di Dieng Culture Festival. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Akhir Pekan Ini, Yuk Seru-seruan Di Dieng Culture Festival"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.