Akhir Pekan Ini, Ayo Mendaki Gunung Salak

No comment 93 views

Berikut artikel Akhir Pekan Ini, Ayo Mendaki Gunung Salak, Semoga bermanfaat

detikTravel Community –  

Tak jauh dari Jakarta, traveler bisa mendaki Gunung Salak di Jawa Barat. Ada banyak cerita dan pengalaman seru yg dapat didapatkan.

Taman Nasional Gunung Halimun Salak yaitu salah sesuatu gunung yg letaknya dapat dikatakan dekat dari Ibukota Jakarta. Dari kantor aku di daerah Cilandak, Jakarta Selatan, Gunung Salak tidak jarang kelihatan di pagi hari saat cuaca cerah.

Jumat, 01 Juli 2016 menjelang liburan Lebaran saya, Bayu, Yoga menetapkan buat melakukan pendakian ke Gunung Salak via Gunung Bunder. Kami berangkat setelah pulang kerja karena hari itu jam kerja cuma setengah hari. Dengan mengendarai sepeda motor sekitar 3-4 jam, kalian pun datang di Pos Utama Taman Nasional Halimun Gunung Salak.

Setelah melapor ke Petugas, kita kembali melanjutkan perjalanan menuju sebuah warung bagi beristirahat sejenak menikmati secangkir teh sekaligus menitip motor. Selepas dari warung, perjalanan kita lanjutkan dengan berjalan kaki menuju Bumi Perkemahan. Jarak yg ditempuh tak terlalu jauh. Namun, ini yaitu sebagai pemanasan dalam pandakian Gunung Salak.

Di Bumi Perkemahan, kita langsung mendirikan tenda dan segera berakting menjadi Chef handal buat menyiapkan makan malam. Ya, perjalanan yang jauh membuat cacing diperut kita bergoyang dangdut. Makan malam, minum kopi, dan ber api unggun menjadi aktifitas terakhir kalian sebelum akhirnya kalian terlelap dalam keheningan malam.

Pagi menyambut kita dengan kesejukkan udara, kicauan burung, dan sinar matahari yg akan muncul dari sela sela pepohonan tentu ini tidak mengurangi indahnya suasana pagi. kalian pun tidak boleh terbuai lama lama dan harus langsung bergerak. Mandi ala bebek dan sarapan langsung kita lakukan, dulu dilanjutkan dengan membongkar tenda.

Setelah segala sudah siap, kita melapor ke Pos Jalur Pasir Reungit bagi melanjutkan pendakian. Track yg kita lalui sepanjang pendakian ini sebagian besar berupa bebatuan dan aliran air. Rasa lelah dan ngantuk kita hilang karena terkena air dingin.

Sesuai dengan judul diatas, Keindahan pertama yg kalian temui adalah curug buluh, sebuah curug yg tak terlalu tinggi. Namun, cukup membuat kalian terhibur dalam pendakian. cekrekkk. kalian pun berfoto.

Keindahan kedua yg kita temui adalah kawah mati, di area ini kalian mulai menjumpai aliran air berwarna kuning dan putih karena mengandung sulfur, bau sulfurnya juga menyengat (disarankan membawa masker), bebatuan bebatuan besar, dan pepohonan kering. tempat yg baguss buat hunting foto.

Akhirnya, kita datang di Kawah Ratu. Sebuah kawah yg ukurannya lebih besar dari kawah mati. Kepundannya terus mendidih dan mengeluarkan gas asam sulfida (H2S) dengan baunya yg menyengat (seperti telur busuk). Kawah Ratu juga mengeluarkan suara gemuruh akibat semburan uap air panas yg membentuk kabut seperti asap.

Saat hari beranjak sore, kalian kembali ke tempat dimana kalian sudah mendirikan fly sheet (Persimpangan sungai besar). Bersih bersih dan makan malam mengantarkan kita menuju istirahat dimalam itu.

Esok harinya, kita tak melanjutkan pendakian menuju puncak Gunung Salak karena ada urusan kantor yg mengharuskan Bayu terbang ke Bali hari itu. Kami pun langsung turun melewati rute yg sama dan bergerak menuju Jakarta.

Salam Titis Traveler!

Sumber: http://travel.detik.com/read/2016/09/30/112500/3277709/1025/akhir-pekan-ini-ayo-mendaki-gunung-salak
Terima kasih sudah membaca berita Akhir Pekan Ini, Ayo Mendaki Gunung Salak. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Akhir Pekan Ini, Ayo Mendaki Gunung Salak"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.