Ajang BBTF 2016 Resmi Ditutup, Nilai Transaksi Capai Rp 6,8 T!

No comment 127 views

Berikut artikel Ajang BBTF 2016 Resmi Ditutup, Nilai Transaksi Capai Rp 6,8 T!, Semoga bermanfaat

Nusa Dua – Ajang Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) 2016 resmi ditutup. Nilai transaksi dari pameran pariwisata ini ditaksir mencapai Rp 6,8 Triliun!

Pameran industri pariwisata, Bali and Beyond Travel Fair 2016 Sabtu (25/6) ini resmi ditutup, setelah digelar sejak Kamis (23/6) di Nusa Dua Convention Center, Bali. Pameran ini bertujuan bagi mempromosikan tak cuma pariwisata di Bali, namun juga wilayah-wilayah yang lain di Indonesia.

“Saya ingin menggarisbawahi program yg terjadi selama BBTF 2016 yg tak terjadi di BBTF 2015. Di BBTF 2016 kalian mengadakan Seminar Pariwisata, 4 Post Tour yg berbeda bagi pembeli dan media, dan Speedy Networking Session buat penjual agar mampu bertemu lebih banyak pembeli,” kata Ketut Ardana, Ketua Bali Beyond Travel Fair dalam informasi persnya kepada detikTravel, Sabtu (25/6/2016).

Pagelaran BBTF 2016 dinilai lebih baik dari BBTF sebelumnya. Para penjual menilai tahun ini BBTF lebih kebanjiran pembeli, ini dibuktikan dari jadwal rapat dengan pembeli yg cukup padat.

“Transaksi bagi BBTF 2016 mencapai angka 6,88 Triliun, yakni peningkatan dari 30,85% dari BBTF sebelumnya,” ucap Ardana.

Ardana juga menambahkan terjadi peningkatan bagi kategori pembeli platinum, dari yg semula ada 17 pembeli platinum, sekarang tahun ini meningkat jumlahnya menjadi 77 pembeli platinum.

Untuk pagelaran BBTF tahun depan yg rencananya mulai diselenggarakan pada tanggal 7 hingga 11 Juni 2017, Ardana memercayakan Sumatera Selatan yg jadi tuan rumahnya.

“Kami melihat banyak interaksi antara pembeli dan penjual. Untuk itu, sebagai persiapan kita menghadapi Asian Games 2018, kita dari pihak pemerintah Sumatera Selatan bersedia menjadi tuan rumah untuk BBTF 2017,” kata Eko Agus Riyanto, sebagai perwakilan pemerintah Sumatera Selatan.

Pameran ini berhasil mempertemukan 168 pelaku bisnis pariwisata dengan 222 pembeli yg tiba dari 30 negara. Para pelaku bisnis pariwisata ini berasal dari berbagai wilayah di tanah air seperti Toraja, Flores, Wakatobi, Jawa Tengah, Kalimantan Timur, dan lainya.


Suasana pameran BBTF 2016 (dok BBTF 2016)

Digelarnya BBTF 2016 ini ternyata tak cuma bermanfaat buat penjual, namun juga buat para pembeli paket wisata.

“BBTF adalah sebuah ajang buat kami, para pembeli, bagi bisa bertemu teman-teman lama serta mitra baru, dan juga bagi diperkenalkan kepada produk-produk wisata yg baru. Bagi saya, waktu penyelenggaraan BBTF benar-benar sempurna, karena bulan ini adalah ketika yg tepat bagi membuat kontrak untuk pasar kami,” kata Ian Gerrit dari Venture Holidays, Australia.

Sementara itu, buat Sigy Nguhaus, pembeli yg berasal dari Jerman ang pernah tinggal di Bali, ajang BBTF mampu menjadi acara berskala International yg menampilkan semua potensi pariwisata di Indonesia

“Saya sangat mendukung acara ini. BBTF berada di level yg sama pentingnya dengan pameran wisata yang lain di dunia. Saya berharap di BBTF 2017 ada lebih banyak penjual dari semua Indonesia dan diikuti oleh lebih banyak hotel-hotel di Bali,” ucap Sigy.

Selain sesi rapat antara industri dengan pembeli, pameran ini juga dibuka bagi umum, agar konsumen mendapatkan kesempatan buat bertemu segera dengan penjual dan mendapatkan keterangan mengenai tujuan-tujuan wisata yg ada di semua Indonesia.

Bagi penjual pun, BBTF mendatangkan manfaat tersendiri, selain keuntungan secara materiil. Arya Wirawan dari Archipelago Internasional misalnya, yg mengaku senang dengan jumlah transaksi yg didapatkan selama acara BBTF, dan juga networking yg berhasil dibangun.

“Sebagai penjual, aku yakin kami perlu memiliki acara buat menampilkan potensi pariwisata kita, dan aku yakin BBTF bisa menjadi acara yg sangat besar. Saya suka ide diadakannya Speedy Networking, namun sebaiknya waktunya perlu ditentukan dengan baik,” kata Arya.

Tjokorda Darmawan, perwakilan dari Kabupaten Badung, juga mengatakan rasa bangganya mulai kesuksesan dari acara BBTF 2016.

“Kabupaten Badung adalah salah sesuatu dari 8 kabupaten di Bali yg memiliki kontribusi pariwisata terbesar di Bali. Kami dari pihak pemerintah berkomitmen buat meningkatkan sarana dan prasarana buat menunjang pariwisata, sehingga wisatawan mendapatkan kenyamanan ketika berkunjung,” tutup Tjok Darmawan.


Suasana pameran BBTF 2016 (dok. BBTF 2016)

(wsw/wsw)

Sumber: http://travel.detik.com/read/2016/06/25/163436/3242154/1382/ajang-bbtf-2016-resmi-ditutup-nilai-transaksi-capai-rp-68-t
Terima kasih sudah membaca berita Ajang BBTF 2016 Resmi Ditutup, Nilai Transaksi Capai Rp 6,8 T!. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Ajang BBTF 2016 Resmi Ditutup, Nilai Transaksi Capai Rp 6,8 T!"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.