Agus Harimurti Dan Roti Jadul Guriyana Yang Menggugah Selera

No comment 218 views

Berikut artikel Agus Harimurti dan Roti Jadul Guriyana yang Menggugah Selera, Semoga bermanfaat

JAKARTA, KOMPAS.com – Saat menjalani masa kampanye sebagai Calon Gubernur DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono sempat mengunjungi pabrik roti favoritnya ketika ia kecil. Pabrik roti tersebut berada di Jalan Kayu Manis IX nomor 46, Matraman, Jakarta Timur. Bermerek Guriyana, pabrik roti yg dikunjungi oleh Agus sebenarnya berusia lebih tua darinya.

“Pabrik roti ini berdiri dari tahun 1971. (Orang) yg untuk adalah bapak aku namanya Haji Muhamad Subari,” kata Ika, generasi kedua penerus Roti Guriana kepada KompasTravel, Rabu (15/2/2017).

BACA JUGA: Toko Roti Tertua di Solo, Buka Sejak 1881

Ika menyampaikan ketika Agus tiba ke pabriknya, ia sedang tidak di tempat. “Saya dengar ada kabar katanya Agus mau tiba ke Kayu Manis, hanya kan (daerah) Kayu Manis besar ya, tak sangka dia mampir ke sini,” kata Ika.

Jaja, pedagang Roti Guriyana yg berada di pabrik ketika Agus mampir menyampaikan ketika itu suasana sangat ramai. “Kata Agus waktu dia ke sini, dia suka makan roti ini dari kecil, pulang dia beli roti tawar, 12 (buah),” kata Jaja sembari tertawa.

Sejarah Roti Guriyana

Roti Guriyana lebih tua enam tahun dari Agus yg lahir tahun 1977. Dari dulu, Roti Guriyana memang dibuat di pabrik yg terletak di Jalan Kayu Manis. “Karena ramai, pabriknya dibuka lagi di Jalan Dukuh,” kata Jaja.

Jaja adalah saksi hidup napak tilas Roti Guriyana. Ia menjadi penjual keliling Roti Guriyana sejak tahun 1977. Secara tidak sengaja tahun tersebut sama dengan tahun lahir Agus.

“Saya masih ingat, roti manis yg pertama aku jual harganya Rp 19, roti tawar Rp 35. Saya jualan dari aku masih bujangan sampai begini,” kata Jaja sembari tertawa, menunjukkan giginya yg bisa dihitung jari.

BACA JUGA: Toko Roti Jadul, Rasanya Tak Kalah dengan Roti Kekinian

Selama 46 tahun, Roti Guriyana mengalami pasang surut. Inflasi dan kenaikan harga bahan membuat Roti Guriana menyesuaikan harga.

“Biasanya kalau ada kenaikan harga, harganya masih sama. Dilihat tiga bulan, nanti baru ada perubahan. Sekarang roti manisnya ada yg jual Rp 4.000 ada yg jual Rp 5.000. Kalau roti tawar itu favorit, dijual Rp 10.000,” kata Jaja.

Kompas.com/Silvita Agmasari Jaja pedagang Roti Guriyana sejak tahun 1977.

Ika menyampaikan kunci bertahannya Roti Guriyana meskipun digempur oleh toko roti modern adalah kejujuran para mitra pedagang dan kepercayaan pelanggan.

“Kami tidak pakai pengawet, tiap hari dibuat jam 06.00-12.00. Tiga hari nanti juga rotinya rusak kalau tidak pakai pengawet,” kata Ika.

BACA JUGA: Roti Gulung Bermotif Batik Ada di Pekalongan

Saat ini roti Guriyana memiliki 30 orang pedagang roti keliling termasuk Jaja yg memiliki kawasan jual daerah Jakarta Timur dan Jakarta Selatan.

Ada 11 macam roti yg dijual Roti Guriyana, termasuk rasa cokelat, susu, keju, kacang, dan masih banyak lainnya.

Rasanya? Empuk dengan tekstur yg padat tapi tidak keras, manisnya pas, dan harum. Tak heran Roti Guriyana masih selalu bertahan dan memiliki pelanggan setia seperti Agus.

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2017/02/15/140200627/agus.harimurti.dan.roti.jadul.guriyana.yang.menggugah.selera
Terima kasih sudah membaca berita Agus Harimurti dan Roti Jadul Guriyana yang Menggugah Selera. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Agus Harimurti Dan Roti Jadul Guriyana Yang Menggugah Selera"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.