Aduhainya Tetangga Selong Belanak, Pantai Semeti

No comment 140 views

Berikut artikel Aduhainya Tetangga Selong Belanak, Pantai Semeti, Semoga bermanfaat

detikTravel Community –  

Selong Belanak memang terkenal dengan sebagai surganya para surfer. Berbeda dengan tetangganya, Pantai Semeti milik keindahan yg masih perawan.

Semeti nama pantai di sebelah selatan pulau Lombok ini, memang cukup sulit buat ditemukan. Tersembunyi di balik jejeran perbukitan menghijau daerah Selong Belanak yg eksotis.

Keunikanannya harus kami saksikan ini menjadikan motor yg saya kendarai dapat dipacu dengan cepat. Berjarak kurang lebih 10 menit berkendara dari pantai Selong Belanak, saya pelankan laju motor ketika ada papan penunjuk arah muncul di kejauhan.

Pantai Mawi, begitu tulisan di papan penunjuk tersebut. Tanpa ada keraguan saya pun membelokkan arah motor menuju ke kanan. Aspal yg tadi mulus tanpa cacat kini berubah perlahan menjadi aspal berlubang dan menjadi cuma tanah berbatu.

5 menit menyusuri jalan menanjak berbatu kalian datang di pos penjagaan yg ternyata pos pembayaran retribusi tiket masuk ke kawasan pantai. 10 ribu harus kita bayarkan buat 2 sepeda motor yg kita bawa, cukup murah sekali buat menikmati keindahan yg mulai kalian nikmati nanti.

“Bener arah ke pantai semeti ini mas?” tanyaku pada para penjaga pos

“Bener mas, ikuti saja jalurnya sepanjang 1 km kemudian ambil arah ke kiri kalau mau ke Semeti, kalau ke kanan arah ke Pantai Mawi,” jawab sang mas-mas penjaga pos.

“Oke mas, terima kasih banyak,”sahutku sambil melambaikan tangan dan beranjak pergi dari pos penjagaan.

Jalan kemudian akan meliuk turun kebawah dengan aspalnya yg berlubang disana sini. Kita harus berhati hati dan pelan pelan agar tidak tergelincir di jalanan yg menurun ini.

Di ujung jalan yg menurun jalur berubah kembali menjadi jalur full tanah bergelombang. Motor pun terantuk antuk memilih jalanan bergelombang ini. Kiri kanan kiri kembali kami harus pintar memilih jalur yg lebih halus agar lebih enak buat dilalui.

“Busettt katanya cuman 1 km, tetapi kenyataannya lebih jauh ini” gumamku dalam hati.

Tapi saya mencoba bagi menikmati semuanya karena saya percaya dibalik jalanan jelek nan panjang ini pantai semeti sudah menanti kalian dengan semua keindahannya. Jalanan ini membentang di tengah persawahan yg menghijau.

Sedikit menghibur kalian yg berusaha melewati lubang lubang di jalur makadam ini. Tak dapat membayangkan bagaimana penampakan seandainya hujan turun, yg pasti jalanan ini mulai berubah menjadi kubangan lumpur.

Aku yg mengendarai motor di depan melihat pertigaan dan tepat di pertigaan ini terdapat papan penunjuk ke pantai semeti dan mawi. Tulisannya sangat kecil dan butuh kejelian buat membacanya.

Tapi jangan khawatir bagi tersesat karena cuma ada sesuatu pertigaan yg mulai kami temui di jalur jadi ingat ingat saja Belok ke kiri menuju Semeti dan ke kanan adalah pantai Mawi. Jalur semakin sempit dan semakin bergelombang, dan mungkin ini dulunya cuma pematang sawah saja namun dengan popularitas pantai semeti yg semakin naik jalur ini menjadi sedikit lebih baik.

Tak perlu risau dengan kondisi jalur dari tadi karena dari pertigaan jarak pantai semeti sangat dekat. Jalur terputus disebuah barak sederhana yg dijadikan tempat parkir para pengunjung.

Disini juga terdapat sesuatu tempat peristirahatan untuk para pengunjung. Keadaan sangat sepi dan tanpa banyak bedeng penjaja makanan seperti di Selong belanak. Pantai ini seperti pantai yg masih perawan dan sangat sedikit pengunjung di pantai semeti.

Pantai pasir yg putih dengan garis pantai yg tidak begitu panjang, melengkung dan di samping kiri terdapat perbukitan yg mengapit pantai dan sekilas tidak ada yg istimewa dari pantai semeti ini.

Yaaa inilah keunikan dari pantai semeti karena keindahan sebenarnya tersembunyi di balik bukit batu sebelah kiri. Kita harus sedikit menyusuri garis pantai buat menuju bukit berbatu ini.

Tanpa ada petunjuk apapun di pantai ini jadi kami harus benar benar eksplore sendiri bagi mengetahui keindahan Pantai Semeti.

“Kemana nih bro?, yg ada cuman batu tinggi,” tanyaku kepada si Bayu dan Evie, mereka juga nampak kebingungan.

Tapi berbekal dari berbagai sumber buat menikmati keindahan pantai semeti kami harus menaiki bukit berbatu ini. Oke, saya mencoba buat akan mencari jalur ke atas.

Aku naik ke bebatuan di sebelah kanan dan harus berhati hati karena bebatuan tampak licin. Ahhh, ternyata jalur yg ini terputus dan tidak dapat dilewati karena di hadapanku ada lubang menganga sedalam 5 meter yg tidak mungkin saya lalui. Aku suruh Evie dan Bayu bagi berbalik arah.

Dengan sedikit observasi jalur saya akhirnya menemukan jalur yg benar bagi naik ke atas bukit batu ini. saya kembali turun dan mengikuti jalur yg berbentuk lorong diantara bebatuan. Dari sini kami harus sedikit melakukan rappeling buat merangkak naik.

“Woooooooooo…..!!!” di ujung tanjakan bukit tertinggi saya berteriak kencang.

Seakan jiwa ini bebas tanpa ada beban. Bagaimana tidak, kini saya mampu melihat keindahan Pantai Semeti seutuhnya. Bersebelahan dengan pantai selong belanak tetapi kedua pantai ini menawarkan 2 moment yg sangat berbeda. Jika selong belanak penuh dipenuhi dengan para peselancar maka pantai semeti ini dipenuhi oleh kedamaian diantara keheningan.

Pantai ini rasanya jadi punya kita pribadi ketika itu. Tak ada pengunjung yang lain yg menikmati Pantai Semeti dari atas bukit berbatu ini.

Teriknya matahari tidak memupuskan kaki buat melangkahkan kaki di bebatuan pantai semeti. Dari atas bukit ini kupandangi keunikan yg di tawarkan Semeti. Bebatuan yg ada di pantai ini tampak sangat unik dibandingkan pantai lainnya di Lombok.

Bebatuan tampak beririsan dan menonjol sesuatu sama yang lain dan membentuk suatu perpaduan kontur yg tidak pernah di temui sebelumnya. Dan sekilas kami seperti berada di planet yang lain karena kontur bebatuan di pantai semeti ini.

Dan bahkan dua orang menamakan pantai ini dengan namai pantai krypton yg menganalogikan pantai dengan bebatuan khasnya ini seperti planet dimana Superhero Superman dilahirkan.

Angin membelai lembut kalian yg duduk termangu di atas bukit berbatu ini. Angin juga mendorong ombak membenturkan dirinya di tebing bebeatuan. Aku mencoba pandangi sajian alam yg ada di pantai semeti. mendengarkan suara gemuruh ombak, tidak ada orang di sini selain kita bertiga.

Dibalik ini segala pasti ada Dzat Maha Agung yg menciptakan tempat ini dengan tersenyum. Karena mungkin seperti ini penampakan kecil dari surga yg dijatuhkan dari langit itu.

Semua yg kita saksikan di Pantai Semeti ini yg pasti memberikan salah sesuatu keindahan tersembunyi di Pulau Lombok yg belum banyak diketahui khalayak umum. Dan Pantai Semeti pun mempertegas seandainya Indonesia itu memang indah dan yg pasti Tuhan menciptakan Indonesia dengan tersenyum.

Sumber: https://travel.detik.com/read/2017/02/01/145200/3392071/1025/aduhainya-tetangga-selong-belanak-pantai-semeti
Terima kasih sudah membaca berita Aduhainya Tetangga Selong Belanak, Pantai Semeti. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Aduhainya Tetangga Selong Belanak, Pantai Semeti"