8 Destinasi Wisata Yang Wajib Dikunjungi Di Yamanashi

No comment 224 views

Berikut artikel 8 Destinasi Wisata yang Wajib Dikunjungi di Yamanashi, Semoga bermanfaat

KOFU, KOMPAS.com – Prefektur Yamanashi di Pulau Honshu, Jepang berbatasan dengan Tokyo, Prefektur Kanagawa, Saitama, Shizuoka, dan Nagano.

Yamanashi dengan ibu kota Kofu dikelilingi oleh banyak gunung, termasuk Gunung Fuji yg terletak di perbatasan selatan dengan Shizuoka. Pemandangan gunung Fuji bisa dilihat dengan jelas di sini.

Apa saja tempat wisata menarik yg dapat dijelajahi? Berikut 8 wisata menarik yg wajib didatangi di Prefektur Yamanashi yg dirangkum KompasTravel usai diundang Tokyo Rail Days bersama empat travel agent dalam program famtrip buat memperkenalkan paket wisata Kanto Buffet, 28 November-2 Desember 2016.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Gunung Fuji dengan latar belakang Pagoda Chureito di Prefektur Yamanashi, Jepang, Rabu (30/11/2016).

1. Gunung Fuji

Gunung Fuji dengan ketinggian 3.776 meter di atas permukaan laut (mdpl) yaitu gunung tertinggi dan dianggap suci oleh masyarakat Jepang serta sangat populer di kalangan wisatawan domestik maupun mancanegara.

Gunung Fuji berada di perbatasan antara Yamanashi dan Shizuoka.

Di Yamanashi, waktu terbaik melihat Gunung Fuji disarankan pada pagi hari ketika Fuji terbebas dari awan. Ada 2 tempat bagi menikmati keindahan Gunung Fuji dari dataran tinggi.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Gunung Fuji dilihat dari puncak Tenjo di Prefektur Yamanashi, Jepang, Rabu (30/11/2016). Untuk mencapai puncak tersedia kereta gantung Kachi Kachi Yama Ropeway.

Pertama, di Pagoda Chureito. Wisatawan butuh berjalan kaki menaiki bukit yg letaknya di belakang pagoda. Di bawah rindangnya pohon cemara, Gunung Fuji mulai kelihatan indah berpadu serasi dengan Pagoda Chureito.

Saat musim dingin, Gunung Fuji dilapisi salju sehingga kelihatan serba putih dengan langit yg biru. Apalagi saat bunga sakura bermekaran di halaman pagoda ini justru semakin tidak mengurangi kekaguman Anda betapa cantiknya Fuji di pagi hari.   

Kedua, di puncak Tenjo. Untuk menuju lokasi dengan ketinggian 1.075 mmdpl ini, wisatawan memakai kereta gantung Kachi Kachi Yama Ropeway buat menuju puncak bukit.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Pagoda Chureito di Prefektur Yamanashi, Jepang, Rabu (30/11/2016).

2. Pagoda Chureito

Menyaksikan keindahan Gunung Fuji di pagi hari dari Pagoda Chureito yaitu perjalanan wisata yg menguntungkan. Sekali datang, beberapa keindahan Jepang telah Anda sambangi.

Pagoda Chureito terdiri dari lima tingkat yg dilatarbelakangi dengan Gunung Fuji. Pagoda Chureito yaitu bagian dari Kuil Arakura Sengen dan dibangun sebagai lambang perdamaian pada tahun 1963.

Monumen perdamaian ini dibangun oleh Fujiyoshida buat mengenang 960 penduduk Fujiyoshida yg tewas dalam peperangan Shino hingga pecahnya Perang Dunia I dan PD II.

Penduduk mengenang dan mendoakan saudara mereka yg gugur dengan mengunjungi Kuil Arakura Sengen. Kuil dan pagoda ini dikenal  sebagai salah sesuatu pemandangan ikonik pariwisata Jepang.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Wisatawan di kereta gantung Kachi Kachi Yama Ropeway bagi menikmati panorama Gunung Fuji di prefektur Yamanashi, Jepang, Rabu (30/11/2016).

3. Kachi Kachi Yama Ropeway

Cara yang lain menikmati Gunung Fuji adalah dengan menuju puncak Tenjo. Untuk menuju lokasi dengan ketinggian 1.075 meter mdpl, wisatawan memerlukan Kachi Kachi Yama Ropeway atau kereta gantung.

Tarif kereta gantung 800 yen buat pulang-pergi dan 400 yen sekali jalan. Untuk anak muda biasanya pulangnya mereka jalan kaki menuruni pegunungan.

Butuh waktu sekitar 5 menit dari stasiun Kohan (di bawah) menuju stasiun Fujimidai di puncak Tenjo. Ketika kereta gantung menuju puncak mulai kelihatan Danau Kawaguchiko di bawah sana.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Wisatawan berfoto di bell of tenjo. Lonceng berbentuk hati kalau difoto seakan-akan persis berada di hadapan Gunung Fuji. Sangat diincar wisatawan bagi berfoto.

Sampai di puncak puncak Tenjo, wisatawan — seandainya cuaca cerah — dapat sepuasnya menatap Gunung Fuji.

Wisatawan biasanya mengambil foto dekat patung kelinci dengan latar belakang Gunung Fuji. Tersedia pula layanan foto segera jadi bertarif 1.000 yen bagi ukuran 2L.

Ada pula wisatawan berfoto di bell of tenjo. Lonceng berbentuk hati ini (kalau difoto) persis di depan Gunung Fuji. Sangat disukai wisatawan bagi berfoto ria.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Danau Kawaguchiko dilihat dari Kachi Kachi Yama Ropeway di prefektur Yamanashi, Jepang, Rabu (30/11/2016).

4. Danau Kawaguchiko

Danau Kawaguchiko yaitu salah sesuatu dari 5 danau di Gunung Fuji. Kawaguchiko yaitu danau terbesar kedua di antara 5 danau yg berkeliling Fuji.

Di dermaga danau, bersandar kapal Ensoleille. Inilah kapal yg mulai membawa wisatawan berkeliling danau. Tarif tiket kapal sebesar 930 yen bagi dewasa dan 470 yen buat anak-anak.

Menyusuri Danau Kawaguchiko, wisatawan mulai mendapatkan kenangan yg tidak mulai terlupakan yakni menyaksikan Gunung Fuji di tengah danau.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Mengelilingi Danau Kawaguchiko di Prefektur Yamanashi, Jepang, Rabu (30/11/2016).

Kalau hari cerah, bayangan Gunung Fuji mulai terpantul di air danau.

Selain itu Danau Kawaguchiko juga menghadirkan aneka warna bunga-bunga yg berbeda di tiap musim.

Bunga sakura di musim semi, bunga lavender di musim panas, daun momiji (daun merah) di musim gugur.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Taman Oishi di Prefektur Yamanashi, Jepang, Rabu (30/11/2016). Dari taman ini, wisatawan dapat menyaksikan Gunung Fuji dan Danau Kawaguchiko.

5. Taman Oishi

Taman Oishi terletak tidak jauh dari Danau Kawaguchiko. Dari taman ini wisatawan mampu menyaksikan indahnya pemandangan Gunung Fuji dan Danau Kawaguchiko secara bersamaan.

Yang membuat wisatawan terkesan dengan Taman Oishi salah satunya adalah hamparan bunga lavender yg bermekaran khususnya bulan Juni dan Juli.

Ini yg menjadi alasan mengapa wisatawan justru memadati kawasan wisata ini pada bulan-bulan tersebut.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Bus wisatawan di Taman Oishi, Prefektur Yamanashi, Jepang, Rabu (30/11/2016). Dari taman ini, wisatawan dapat menyaksikan Gunung Fuji dan Danau Kawaguchiko.

Di kawasan Kawaguchiko Shizen Seikatsukan merupakan Kawaguchiko Natural Living Center di dalam Taman Oishi, wisatawan mampu coba makanan pencuci mulut dari blueberry dan juga belajar membuat selai.

Satu hal lagi, buat memasuki Taman Oishi, wisatawan tak mulai dikenakan biaya masuk alias gratis.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Kuil Fujiyoshida Sengen di Prefektur Yamanashi, Jepang, Selasa (29/11/2016).

6. Kuil Fujiyoshida Sengen

Kuil Fujiyoshida Sengen yaitu sebuah kuil yg didedikasikan buat Putri Konohanasakuya yakni Dewa Shinto yg berhubungan dengan Gunung Fuji.

Kuil Fujiyoshida Sengen berada di hutan lebat. Memasuki kuil, di kiri-kanan ditumbuhi pohon-pohon cemara dan diapit batu-batu. Kuil Fujiyoshida dicat dengan warna merah sejak 1615.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Kuil Fujiyoshida Sengen di Prefektur Yamanashi, Jepang, Selasa (29/11/2016).

Saat memasuki kuil ini terpampang tulisan-tulisan dalam bahasa Jepang yg dipajang di kanan dan kiri dari bangunan utama. Sedangkan di bagian tengah ruangan terdapat sepasang lentera merah yg mulai menyala di malam hari.

Pada zaman dulu kuil ini terus didatangi masyarakat buat memanjatkan doa agar Gunung Fuji tak meletus.

Kini Kuil Fujiyoshida Sengen didatangi para pendaki buat memohon keselamatan sebelum mereka memulai pendakian ke Gunung Fuji.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Oshino Hakkai Springs di Prefektur Yamanashi, Jepang, Selasa (29/11/2016).

7. Oshino Hakkai Springs

Di sebelah utara Gunung Fuji terdapat Desa Oshino-mura. Jika Anda mendatangi Yamanashi jangan lupa mampiri Oshino-Hakkai atau 8 kolam di sana.

Sesuai namanya, Oshino-Hakkai terdiri dari 8 kolam mata air. Pada tahun 1985 lokasi ini terpilih sebagai salah sesuatu dari 100 Mata Air Ternama di Jepang oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan sudah ditetapkan sebagai Monumen Alam Nasional.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Oshino Hakkai Springs di Prefektur Yamanashi, Jepang, Selasa (29/11/2016). Wisatawan dapat meminum segera air yg bersumber dari Gunung Fuji.

Sumber mata air kolam berasal dari air bawah tanah di Gunung Fuji. Bahkan disebutkan air yg sampai ke kolam hari ini yaitu air yg ada di Gunung Fuji pada 20 tahun lalu. Tempat ini biasanya digunakan buat upacara penyucian buat para peziarah Gunung Fuji.

Selain itu, Oshino Hakkai Springs juga sangat populer di kalangan wisatawan dan penggemar fotografi.

Ditambah lagi airnya yg jernih dan segera dapat segera diminum serta setiap kolam dipenuhi ikan.

Usai berkeliling kolam-kolam di sini, tersedia toko suvenir bagi membeli oleh-oleh.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Fuji Q Highland di Prefektur Yamanashi, Jepang, Rabu (30/11/2016).

8. Fuji Q Highland

Berbagai wahana permainan ada di Fuji Q Highland. Untuk Anda yg menyukai petualangan dan ingin menguji adrenalin, cobalah Fujiyama Roller Coaster. Selain Fujiyama terdapat pula Dodonpa, Takabisha, dan Eajanaika. Masing-masing memiliki kecepatan dan keseruan yg berbeda.

Fujiyama yaitu roller coaster pertama yg ada di Fuji Q Highland yg dibuka tahun 1996. Fujiyama masuk dalam Top 10 roller coaster terbaik di dunia dengan ketinggian 79 meter dan kecepatan 130 km/jam.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Wahana roller coaster di Fuji Q Highland, Prefektur Yamanashi, Jepang, Rabu (30/11/2016).

Untuk menguji nyali, masuklah ke rumah hantu di Ge-Ge-Ge Haunted Mansion. Ada juga Haunted Hospital berupa labirin dengan rute sepanjang 90 meter dan menempuh waktu selama 60 menit yg dipenuhi zombie.

Untuk menikmati Gunung Fuji dalam berbagai musim, cobalah Fuji Airways. Wahana ini mulai mengajak wisatawan berpetualang laksana naik pesawat dengan melihat pemandangan Fuji yg menakjubkan.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Wahana rumah hantu di Fuji Q Highland, Prefektur Yamanashi, Jepang, Rabu (30/11/2016).

Meski cuma duduk dan menatap layar serta kursi yg bergerak sendiri, hal ini mulai membuat seolah-olah penonton diajak terbang di atas Gunung Fuji. Rasakan air hujan dan angin yg menerpa tubuh ketika Anda terbang.

Sementara buat anak-anak, tersedia wahana Thomas Land yg diangkat dari kisah kereta api bernama Thomas yg mengadaptasi suasana seperti di serial kartun tersebut. Juga ada kereta Hamtaro di mana anak-anak dapat berinteraksi dengan tokoh Hamtaro yg lucu.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Permainan ice skating di Fuji Q Highland, Prefektur Yamanashi, Jepang, Rabu (30/11/2016).

Dengan membayar 5.700 yen wisatawan dapat bermain sepuasnya. Jika wisatawan menginap di Highland Resort and Spa yg lokasinya jadi sesuatu dengan arena permainan ini maka masuk ke Fuji Q Highland tak dipungut biaya.

Selesai menikmati wahana permainan, Fuji Q Highland juga menyediakan berbagai jenis restoran dan toko-toko yg menjual suvenir.

 

 

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/12/07/214256327/8.destinasi.wisata.yang.wajib.dikunjungi.di.yamanashi
Terima kasih sudah membaca berita 8 Destinasi Wisata yang Wajib Dikunjungi di Yamanashi. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "8 Destinasi Wisata Yang Wajib Dikunjungi Di Yamanashi"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.