7 Oleh-oleh Makanan Khas Aceh

No comment 138 views

Berikut artikel 7 Oleh-oleh Makanan Khas Aceh, Semoga bermanfaat

JAKARTA, KOMPAS.com – Liburan belum lengkap tanpa buah tangan bagi dibawa pulang. Ya, segenggam buah tangan berupa makanan khas daerah mampu jadi pemanis untuk orang-orang terkasih.

Jika Anda tengah liburan ke Aceh, pastikan Anda mengunjungi sentra-sentra oleh-oleh buat membeli oleh-oleh. Nah, apa saja oleh-oleh makanan Aceh yg dapat Anda beli?

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Reza Pahlevi memberikan dua rekomendasi kuliner yg dapat Anda bawa pulang dari Aceh. Berikut rekomendasinya.

1. Kue Timphan

Reza mengatakan, ada kue khas Aceh yg tidak boleh dilewatkan bagi dibawa pulang. Namanya kue timphan yg terbuat dari tepung ketan yg ditambah isi pisang raja atau labu yg dibungkus kulit daun pisang.

“Biasanya lebih banyak isi srikaya. Isi durian itu ada tetapi gak banyak. Kue Timphan mampu kuat selama tiga hari. Kalau untuk oleh-oleh mampu dibungkus pakai kotak,” kata Reza.

Jika ingin membeli kue timphan, wisatawan dapat menemukan di warung-warung kopi dan toko-toko kue tradisional di Banda Aceh. Salah sesuatu tempat yg menjual kue timphan adalah di warung kopi Solong Ule Kareng, Banda Aceh. Harga kue timphan dengan aneka isi seperti srikaya, labu, dan durian dijual akan dari harga Rp 2.000.

2. Ayam tangkap 

Oleh-oleh kue tradisonal atau khas Aceh mungkin tergolong mainstream. Nah, cobalah buat membawa pulang sajian ayam tangkap bagi disantap bersama keluarga. 

Reza mengatakan, ayam tangkap adalah kuliner ayam kampung goreng yg dimasak dengan rempah-rempah, kari ayam, dan juga daun pandan. Ia mengambarkan rasa yg mampu dinikmati dari kuliner ayam tangkap ini adalah renyah dan gurih karena proses penyerapan bumbu ke daging.

“Jualnya ayam tangkepnya telah ter-packing. Bisa dibeli Rumah Makan Aceh Rayeuk di Banda Aceh. Rp 60.000 sesuatu kotak,” jelasnya.

Rumah Makan Aceh Rayeuk sendiri beralamat di Jalan Teungku Imum Leung Bata Nomor 33, Lamseupeung, Baiturrahman, Kota Banda Aceh, Aceh.

3. Kue Adee Meureudu

Satu penganan yg direkomendasikan bagi dibawa pulang ketika pergi ke Aceh adalah Kue Adee Meureudu. Reza mengatakan, kue tersebut populer di Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya tapi banyak dijual kemasan di Aceh.

“Ya, bahannya ada dari tepung terigu dan singkong atau ubi. Ini kue-kue Melayu jadi ada rasa gurih-gurihnya dari aroma bawang goreng,” jelasnya.

Wisatawan mampu menemukan penganan kue Ade Meureudu di Sentra Oleh-Oleh di Jalan Banda Aceh-Lhoknga Desa Lampisang, Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar. Selain itu, wisatawan juga mampu menemukan di daerah Lambaro, Aceh Besar dan harga yg ditawarkan adalah Rp 16.000 – Rp 17.000.

“Ada banyak toko yg menjual kue ini seperti Kue Adee Kak Mah, Kue Adee Kak Nah, Kue Adee Kak Fatimah. Yang terkenal Kue Adee Kak Nah,” tambahnya.

Kompas.com/Ni Luh Made Pertiwi F. Dendeng Aceh

4. Dendeng Aceh

Dendeng Aceh mampu jadi pilihan bagi disantap bersama di kota yang berasal setelah liburan di Aceh. Reza mengatakan, dendeng Aceh terbuat dari daging sapi yg diiris tipis, dikeringkan, dan dicampur olahan rempah dan bumbu tradisional.

Dedeng Aceh mampu di temui di toko-toko dendeng yg berada di jalan Chik Ditiro Banda Aceh atau di Pasar Aceh di Peunayong. Wisatawan dapat membawa pulang Dendeng Aceh yg sudah dikemas ke dalam kotak.

5. Kopi Aceh

Belum sah ke Aceh seandainya belum coba kopi Aceh. Wisatawan juga dapat memboyong kopi Aceh Gayo bagi dijadikan oleh-oleh.

Reza menyebutkan, tempat buat membeli oleh-oleh kopi yg terbilang banyak dikenal adalah Ulee Kareng yg berlokasi di Jalan Lamreung Nomor 2, Banda Aceh. Selain itu, kopi Aceh Gayo juga dapat ditemukan di sentra oleh-oleh lainnya di sepanjang jalan Lamreung atau di sekitar kota Aceh.

6. Bakpia Aceh

Bakpia tidak cuma di Yogyakarta. Di Aceh pun Anda mampu menemukan bakpia. Uniknya, wisatawan mampu tiba ke pabrik pembuatan bakpia bagi membeli oleh-oleh tersebut.

“Pabriknya ada di daerah kawasan Pantai Kasih, Sabang, harganya sekitar Rp 13.000. Bakpianya mampu kuat sekitar seminggu,” kata Reza.

Jika tidak mau repot-repot pergi ke Sabang, Anda mampu juga menemukan di Kota Banda Aceh. Wisatawan dapat menuju toko-toko kelontong di sekitar Masjid Raya Baiturrahman.

7. Kue bhoi

Kue bhoi disebut juga sebagai kue ikan karena bentuknya dicetak menyerupai ikan. Reza mengatakan, kue bhoi mampu ditemukan di segala wilayah Aceh dan banyak dipasarkan di daerah Lampisang, Peukan Bada, Aceh Besar.

“Kue Aceh ini mirip dengan tradisional di Melayu. Cetakannya bolu ikan. biasanya kue ini bagi hajatan seserahan ke pihak ke perempuan,” ungkap Reza.

Jika ingin membeli kue bhoi, harga yg ditawarkan berkisar Rp 8.000 bagi kemasan plastik berisi empat buah. Harga bervariasi bergantung jumlah kue yg diinginkan.

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/07/08/100700927/7.Oleh-oleh.Makanan.Khas.Aceh
Terima kasih sudah membaca berita 7 Oleh-oleh Makanan Khas Aceh. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "7 Oleh-oleh Makanan Khas Aceh"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.