4 Warung Es Di Yogyakarta Yang Cocok Untuk Buka Puasa

No comment 105 views

Berikut artikel 4 Warung Es di Yogyakarta yang Cocok untuk Buka Puasa, Semoga bermanfaat

SETELAH seharian menahan haus dan lapar, beragam macam minuman segar tidak jarang kali menjadi menu wajib ketika buka puasa. Berikut ini adalah dua macam minuman segar di Yogyakarta yg sangat cocok bagi buka puasa.

1. Es Buah PK

Warung es buah yg menempati tenda kaki lima dan terletak di jalan Pakuningratan, Cokrodiningrata, Jetis, Kota Yogyakarta ini yaitu warung es yg melegenda di Yogyakarta karena sudah ada sejak tahun 1973.

Adalah Pak Karmio, yg pada tahun 1973 dahulu akan berjualan es buah. Saat pertama kali berjualan di jalan Pakuningratan. Makanya es buah ini diberi nama PK, sebagai singkatan dari Pakuningratan.

Es buah yg sanagat pas buat buka puasa ini berisikan buah nangka, cincau hitam, sawo, kelapa muda, alpukat, susu coklat, dan serutan es.

Yang spesial dari es buah PK adalah penggunaan sirup yg dibuat sendiri, sehingga manisnya pas.Rasa segar beragam buah tersebut sangat pas dinikmati bersama sirup yg manisnya pas, tak berlebihan.

2. Dawet Pak Bardi

Dawet Pak Bardi yg berada pertigaan Sambiroto, Desa Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, wajib masuk daftar menu buka puasa

Menggunakan pikulan khas penjual tradisional, Pak Bardi menjajakan dawetnya di bawah pohon beringin besar yg berada di tengah pertigaan jalan.

Sama seperti dawet pada umumnya, segelas minuman ini berisikan dawet, santan, dan juruh (pemanis) yg terbuat dari gula jawa yg dicairkan.

Yang membuat dawet ini memiliki banyak penggemar adalah rasa yg dimilikinya. Dawetnya tak lembek, berpadu dengan rasa santannya yg begitu gurih, dan manisnya pas. Bardi menjelaskan bahwa dawet yg dia untuk terbuat dari tepung aren.

Meskipun warna dawetnya cenderung pucat, tapi rasanya cukup istimewa dengan tekstur sedikit kenyal. Untuk juruh yg terbuat dari gula jawa cukup bentuknya cukup kental. Tidak cuma manis, juruh ini juga tidak mengurangi citarasa gurih dalam setiap gelas dawet.

Jika ingin sensasi rasa yg lebih kaya pembeli dapat menambahkan tape ketan dalam setiap gelasnya. Untuk harga, segelas dawet ini cuma Rp 3.000 dan Rp 500 buat tambahan tiap bungkus tapenya.

3. Es Dawet Pendawa

Di kawasan sekitar candi Prambanan, tepatnya di Jalan Yogya-Solo km 15, Bogem, Kalasan Sleman, Yogyakarta, terdapat penjual dawet yg sangat terkenal, dengan nama Dawet Pendawa.

Suyati bersama suaminya, adalah orang yg berjualan dawet ini lebih dari 30 tahun. Bahan baku yg digunakan Yati dalam membuat dawet adalah tepung aren.

Selain itu, buat “juruh” Yati memakai gula jawa yg dicampur dengan gula batu. Menurutnya manis yg dihasilkan dari perpaduan beberapa macam gula tersebut menghasilkan manis yg lebih legit, sangat pas bagi buka puasa.

Seluruh proses pembuatan dawet dan juruh tersebut dikerjakan sendiri Yati dengan dibantu dua keponakannya.

Rasa manis es dawet yg pas dengan paduan rasa gurih dari santan membuat warung dawet sesuatu ini terus ramai didatangi pembeli.

Satu lagi yg khas dari es dawet Pandawa ini adalah adanya tambahan tape ketan, yg semakin membuat rasanya es dawet lebih segar dan nikmat.

4. Es Campur Pak Lantip

Es campur ini adalah salah salah sesuatu yg paling terkenal di Yogyakarta. Adalah Sumarno atau yg banyak dikenal dengan nama Pak Lantip yg sejak tahun 1985 berjualan es buah di jalan Nyai Ahmad Dahlan, Gerjen, Ngupasan, Gondomanan, Yogyakarta,

Meskipun tempat berjualannya sangat sederhana, yakni cuma menempati sebuah emperan rumah kosong, tanpa ada meja maupun kursi, tapi hal tersebut tak menghalangi es campur ini terus ramai diserbu pembeli.

Rasanya yg segar dan begitu khas menjadikannya memiliki banyak pelanggan. Setiap porsinya berisikan cincau, kolang-kaling, kelapa muda, tape singkong, alpukat, nangka, sawo, dan melon.

Setelah seluruh bahan es campur tersebut masuk dalam mangkuk, kemudian ditutup dengan gunungan es gosrok yg di atasnya diberi siraman susu coklat.

Kemudian yg khas dari es campur ini adalah beberapa jenis gula, yakni gula jawa dan gula putih cair sebagai pemanisnya. Penggunaan gula jawa, menghasilkan rasa yg khas, manis dan sedikit gurih.

Saat ini sesuatu porsi es campur Pak Lantip bisa anda nikmati dengan harga Rp 7.000. Ukuran sesuatu porsinya pun cukup besar, dipastikan anda kenyang dan puas ketika menyantapnya. (Tribun Jogja /Hamim Thohari)

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/06/15/170400727/4.Warung.Es.di.Yogyakarta.yang.Cocok.untuk.Buka.Puasa
Terima kasih sudah membaca berita 4 Warung Es di Yogyakarta yang Cocok untuk Buka Puasa. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "4 Warung Es Di Yogyakarta Yang Cocok Untuk Buka Puasa"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.