4 Oleh-oleh “Anti-Mainstream” Dari Bogor

No comment 199 views

Berikut artikel 4 Oleh-oleh “Anti-Mainstream” dari Bogor , Semoga bermanfaat

KOMPAS.com – Usai pelesir, jangan lupa beli oleh-oleh. Jika berakhir minggu di Kota Bogor, ada banyak oleh-oleh yg dapat dibeli. Mulai dari yg telah lazim seperti roti unyil, macaroni panggang, atau asinan bogor.

Bisa juga aneka oleh-oleh “kekinian” yg baru dua tahun muncul. Pilihan yang lain adalah suvenir Bogor yg “anti-mainstream” alias jarang dikenal orang. Berikut contohnya.

Mochi Bogor

Mochibo, nama panganan yg yaitu singkatan dari Mochinya Bogor. Bulatan tepung beras ketan yg kenyal tersebut membungkus aneka buah lokal yg tumbuh di Bogor.

Mochibo tersebut berisikan empat buah lokal Bogor merupakan talas, pala, nanas, dan stroberi, juga rasa yang lain seperti coklat, kacang, dan keju.

Berlokasi di Jalan Binamarga nomor 13, Baranangsiang, Kota Bogor, pabrik sekaligus tokonya tersebut ia memproduksi Mochibo dibantu 13 orang masyarakat sekitar.

Pilihan yang lain kini wisatawan bisa berkunjung ke berbagai sentra oleh-oleh hingga tempat wisata di Bogor. Di antaranya ialah Bogor Permai toko kue dan roti khas Bogor, Taman Wisata SKI, Farm File Bogor, dan lebih dari 17 sentra oleh-oleh Bogor lainnya.

Untuk harga dalam sesuatu kotak Mochi Bogor tersebut ialah Rp 20.000, berisi 10 mochi dengan berat 30 gram.

KOMPAS.com/Muhammad Irzal Adiakurnia Galeri Batik Bogor Tradisiku, yg menjual berbagai jenis souvenir bermotif Batik Bogor.

Batik Bogor

Salah sesuatu motif yg tidak jarang diburu wisatawan ialah motif hujan gerimis, yg menggambarkan hujan di Bogor dan bangunan Istananya. Lalu motif kujang kijang, yg melukiskan kujang sebagai senjata tradisional Sunda dan kijang yg yaitu ikon binatang Istana Bogor.

Hingga kini terdapat total lebih dari 90 motif batik Bogor yg sudah diproduksinya. Berbagai motif tersebut bercorak semua satu yg identik dengan Bogor, seperti kijang, kujang, talas, prasasti batu tulis, hujan, Istana Bogor, hingga bunga bangkai.

Tak cuma kain atau pakaian, rumah ini juga memproduksi berbagai media batik seperti guci, teko, cangkir, tempat pensil, sendal, toples, pot bunga, tas, sepatu, hingga helm bercorak batik. Tak heran, ia pernah mendapatkan green industry, karena seluruh bahan semaksimal mungkin tidak ada yg tersisa, alias “disulap” menjadi berbagai peralatan tersebut.

Untuk berbelanja batik khas Bogor ini, Anda mampu segera mengunjungi Batik Bogor Tradisiku di Jalan Jalak nomor 2, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor. Selain itu batik tersebut juga sudah tersebar di berbagai hotel-hotel dan pusat perbelanjaan atau Mall di Bogor.

KOMPAS.com/Muhammad Irzal Adiakurnia Kaos Unchal Bogor, salah sesuatu oleh-oleh di bidang fesyen yg kini akan tersohor. Luthfi sang owner memamerkan desain kaos favorit pelanggannya, Jumat (27/5/2016).

Kaus Unchal

Berbagai kata jenaka berbahasa Sunda bercampur Indonesia khas Bogor terpajang apik di Kandang Unchal. Unchal yg berarti kijang dalam bahasa Sunda ini menjelma menjadi oleh-oleh unik yg kini sedang tren di kota Bogor.

Kata-kata seperti “Bogor Never Dry”, “Sedia Payung Sebelum Bogor”, “USA Urang Sunda Asli”, “Goreng adalah kasep yg tertunda (Jelek adalah tampan yg tertunda)”, kerap membuat pengunjung toko ini nyengir ketika membacanya.

Tak kurang ada 40-an desain kaus yg dipajang di toko tersebut. Sebagian besar desan menggambarkan keindahan, celotehan, kuliner khas, hingga problematika kota hujan tersebut.
Untuk mendapatkannya, berbagai kaus di sini dijual akan harga Rp 70.000 bagi anak, Rp 95.000 dewasa, dan Rp 100.000 buat model reglan. Selain kaus juga terdapat suvenir yang lain seperti tote bag, pin, magnet, topi, hingga sendal.

Hingga ketika ini sudah ada tujuh tempat yg menjual suvenir Unchal, tempat-tempat itu bukan disebut cabang, toko, atau store, tetapi kandang unchal yg berarti kandang rusa. Unik bukan? Di antaranya terdapat di Mall Botani Square, Jogja Bogor Junction, dan Cibining City Mall. Sedangkan pusat kandang Unchal berada di Jalan Ciremai, Nomor 1 Taman Kencana Kota Bogor.

KOMPAS.com/Muhammad Irzal Adiakurnia Jangan lewatkan aneka cinderamatan Bogor selepas Anda mengunjungi Istana Bogor dan Museum Balai Kirti.

Istana Bogor

Berbagai suvenir berlogo Istana yg cuma terdapat di lingkungan Istana dijual di Museum Kepresidenan RI Balai Kirti dan Sentra Oleh-oleh Istana Bogor. Berbagai atribut istana tersebut juga dikombinasikan dengan berbagai cendera mata khas Bogor, seperti replika kujang senjata tradisional Bogor, miniatur tugu kujang, hingga mainan kijang Istana Bogor.

Berbagai cenderamata tersebut dijual bervariasi harganya, akan Rp 10.000 ribu buat sticker Istana Kepresidenan, topi Rp 50.000, Kaos Rp 75.000 – Rp 85.000, hingga jam tangan khusus dan jaket istana Rp 200.000.

Sedangkan miniatur-miniatur tugu kujang dan Istana Bogor, dijual akan Rp 200.000 hingga Rp 400.000 yg berukuran mencapai tinggi 30 centimeter.

Bagi yg ingin berkunjung membeli oleh-oleh, pusat cenderamata ini buka mengikuti waktu kunjung istana, merupakan di momen tertentu.

(GALERI FOTO: Pelesir ke Bogor, Jangan Lupa Belanja Oleh-oleh)

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/06/05/130400627/4.Oleh-oleh.Anti-Mainstream.dari.Bogor.
Terima kasih sudah membaca berita 4 Oleh-oleh “Anti-Mainstream” dari Bogor . Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "4 Oleh-oleh “Anti-Mainstream” Dari Bogor"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.