3 Nasi Padang Wajib Coba Di Jakarta

No comment 144 views

Berikut artikel 3 Nasi Padang Wajib Coba di Jakarta, Semoga bermanfaat

KOMPAS.com – Tak cuma orang Indonesia yg gemar menyantap nasi padang. Ternyata, seorang pria Norwegia saking jatuh cintanya dengan kenikmatan nasi padang, akhirnya menciptakan sebuah lagu bertajuk “Nasi Padang”.

Dalam blognya, kvitland.com, Kvitland menuturkan ia berada di Indonesia selama tiga pekan pada musim panas lalu. Ia menyebut pengalamannya itu sebagai perjalanan terbaik selama ini.

“Sebuah negeri dengan pemandangan alam yg mengagumkan, koral berwarna-warni, penduduknya yg ramah, dan makanannya sangat lezat,” Audun menulis dalam blognya.

Ia mencicipi nasi padang saat berada di Jakarta. Menurut dia, itu makanan terenak yg pernah dicicipinya selama di Indonesia.

Nah, sambil mendengarkan dendang “Nasi Padang”, mari nikmati rendang, gulai gajebo, dan aneka lauk lainnya di rumah makan padang rekomendasi KompasTravel berikut ini. Ada 3 rumah makan padang di Jakarta yg dapat jadi pilihan:

Rumah Makan Sepakat

Lokasinya di sebuah bangunan berlantai tiga di samping Blok M Square, Jakarta Selatan. Tepat di atas toko arloji, terdapat spanduk bertuliskan “RM Sepakat”. Berlatar kuning dengan deretan huruf warna merah. Sangat khas Minang.

Rumah makan ini telah adalah salah sesuatu rumah makan padang tertua di Jakarta. Pertama kali buka di Panglima Polim, tahun 1967. Awalnya seperti warung, jual kue-kue dan nasi bungkus. Kemudian pindah ke Blok M tahun 1969, baru menjadi rumah makan Padang.

Hidangan andalannya adalah Gulai gajebo, alias gulai sandung lamur asam padeh adalah salah sesuatu lauk otentik khas Padang yg keberadaannya ‘terancam punah’ di Jakarta. Bagian punuk sapi, dengan lemak tebal yg menempel di bagian dagingnya, adalah bahan penting masakan ini. Potongan daging berlemak tersebut dimasak asam padeh. Tanpa santan, cuma memakai air kelapa.

Rumah Makan Pondok Djaja

Selain RM Sepakat, RM Pondok Djaja yaitu salah sesuatu rumah makan padang tertua di Jakarta. Pemilik rumah makan ini adalah Sjoffian Chaedir (83) tahun. Ia pertama membuka rumah makan Padang tahun 1969. Gerai pertama di Jalan Krekot Bunder, daerah Pasar Baru, Jakarta Pusat. Satu-satunya gerai Pondok Djaja kini ada di Jalan Hasyim Ashari No 13 B, Jakarta Barat.

Resep dan cara masak tradisional adalah rahasia suksesnya RM Pondok Djaja. Dari 15 menu yg tersaji di etalase, bukan rendang yg paling diincar. Hidangan paling favorit di sini adalah ayam goreng, lengkap dengan serundeng yg harum dan khas.

Rumah Makan Simay

Inilah rumah makan dengan rendang terenak di Jakarta. Sejak 1982, Bu May merintis warung nasi Padang dengan resep turunan dari ibunya. Penghargaan pertama diterima Bu May pada 25 Desember 2011, sebagai Juara 1 Festival Masakan Khas Minang yg digelar UPTD Anjungan Sumbar TMII.

Rendang buatan Bu May milik ciri khas tersendiri, yakni memakai daging ‘kelapa’ pada sapi. ‘Kelapa’ yaitu bagian daging sapi yg berasal dari paha belakang bagian atas. Rendang ‘andalan’ Bu May berwarna merah dengan rasa pedas yg lebih nendang. Salah sesuatu Rumah Makan Simay dapat dijumpai di Jalan Palmerah Barat, Jakarta Barat.

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/10/07/160300027/3.nasi.padang.wajib.coba.di.jakarta
Terima kasih sudah membaca berita 3 Nasi Padang Wajib Coba di Jakarta. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "3 Nasi Padang Wajib Coba Di Jakarta"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.