10 Ribu Penari Ramaikan Festival Budaya Tua Buton, Meriah!

No comment 102 views

Berikut artikel 10 Ribu Penari Ramaikan Festival Budaya Tua Buton, Meriah!, Semoga bermanfaat

Buton – Festival Budaya Tua Buton mencapai puncaknya pada Rabu (24/8) kemarin. 10 Ribu penari tumpah ruah dengan berbagai kostum, tarian dan atraksi. Meriah!

Atas undangan Kementerian Pariwisata dan Pemkab Buton, detikTravel bersama sekitar 20 media dari Jakarta ikut merasakan kemeriahan Festival Budaya Tua yg berlangsung di Alun-alun Takawa Pasarwajo, Buton. Sekitar ribuan pengunjung memadati festival yg telah berlangsung kali ke-4 ini.

“Diharapkan festival ini menarik wisatawan dalam dan mancanegara, bagi melihat budaya kita. Juga sebagai bukti bahwa kami (Buton) menjaga dan melestarikan budaya,” ujar Bupati Buton, Samsu Umar Abdul Samiun dalam sambutannya.

Acara dimulai dengan sunatan tradisional bernama Tandaki. Asal tahu saja, sunatan ini telah dikerjakan ribuan tahun silam bahkan sebelum Islam masuk ke Buton. Di zaman lalu pakai bambu, tetapi kini telah menggunakan tenaga medis. Yang disunat, 500 anak-anak!

Selanjutnya adalah acara Kandea-kandea, semacam makan bersama. Tempat makannya unik, yakni bernama talang yakni nampan berkaki.

Kandea-kandea yg dimakan dari talang (Afif/detikTravel)

Aneka makanan yg menggoyang lidah! (Afif/detikTravel)

Suguhan kulinernya pun menggoyang lidah. Ada ikan dole berupa ikan kecil-kecil dan ditumbuk dengan kelapa. Lalu ayam nasuwolio yg bentuknya ayam goreng juga dengan kelapa. Kue-kue tradisional dari bolu sampai baruasa juga lengkap. Sungguh kenyang!

Kemudian adalah acara puncaknya, tarian kolosoal oleh 10.000 orang. Lokasinya berada di depan panggung dan para penonton mampu melihat dari ketinggian.

Ada 3 tarian yg ditampilkan, merupakan Lumense, Potimbe dan Ponare. Tiap tarian milik makna, gerakan dan kostum yg berbeda-beda. Satu tarian mampu dikerjakan ratusan orang.

Penampakan para penari Festival Budaya Tua Buton dari ketinggian (Afif/detikTravel)

Tarian khas Buton ditampilkan di festival ini (Afif/detikTravel)

Paling menarik adalah tari Lumense. Tarian ini bermakna pengusiran mahluk halus yg dikerjakan dengan menebas pohon pisang. Tari Potimbe pun seru dilihat, karena inilah tarian perang dengan pedang dan tombak yg besar-besar.

“Festival ini sangat menarik, bikin aku merinding,” kata Sekretaris Kementerian Pariwisata, Ukus Kuswara.

Sampai jumpa di Festival Budaya Tua Buton tahun depan!

Para penari di Festival Budaya Tua Buton (Afif/detikTravel)

(rdy/rdy)

Sumber: http://travel.detik.com/read/2016/08/25/071044/3282988/1382/10-ribu-penari-ramaikan-festival-budaya-tua-buton-meriah
Terima kasih sudah membaca berita 10 Ribu Penari Ramaikan Festival Budaya Tua Buton, Meriah!. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "10 Ribu Penari Ramaikan Festival Budaya Tua Buton, Meriah!"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.