Waze Membuat Carpool, Aplikasi Ride-sharing Berbasis ‘nebeng’

Berikut artikel Waze membuat Carpool, aplikasi ride-sharing berbasis ‘nebeng’, Semoga bermanfaat

Aplikasi navigasi dan komunitas terbesar berbasis dulu lintas, Waze, launching fitur baru yakni Carpool yg pada dasarnya adalah aplikasi ride-sharing layaknya Uber. Namun apa perbedaannya?Perbedaan mendasarnya adalah setiap pengguna Waze mampu saling ‘nebeng’ sesuatu sama yang lain seandainya arah jalur transportasi mereka searah. Hal ini yaitu usaha Waze buat mengurangi jumlah mobil di jalan. Dampak yg ingin dikejar adalah berkurangnya emisi gas di udara dan juga lingkungan yg lebih terjaga.Aplikasi ini mulai menggunakan sistem navigasi terpercaya dari Waze yg mulai mempelajari rute Anda dalam bepergian, dan mencocokkannya dengan pengguna Waze di arah yg sama. Fitur ini sudah dicoba oleh para pegawai kantor Google, dan sekarang juga masih dalam masa uji mencoba di wilayah Bay Area, San Fransisco, California, Amerika Serikat.Perbedaan terbesar yang lain dari Uber dan aplikasi ride-sharing serupa, adanya Carpool ini memang dipergunakan murni bagi ‘nebeng’ atau menumpang. Hal ini dikarenakan meskipun pengguna yg menumpang diharuskan membayar, Google cuma membatasi pengguna buat menumpang atau memberi tumpangan sebanyak beberapa kali sehari. Jumlah beberapa kali ini dimaksudkan bagi berangkat dan pulang kerja. Tarifnya pun murah, sehingga para pemberi tumpangan tidak mampu menjadikan Carpool sebagai mata pencaharian.Dalam uji mencoba ini, Waze memberi tarif cuma 54 sen per mil, atau tujuh ribu rupiah saja per mil. Angka ini bahkan sangat jauh di bawah harga aplikasi ride-sharing yg ada di Indonesia, yg harganya dapat beberapa kali lipat dan dihitung per kilometer (satu mil setara dengan 1,6 kilometer). Sangat kelihatan kalau tujuan Carpool bukan buat ‘penghasilan tambahan.’Uang dari tarif ini pun tidak kelihatan cukup buat penghasilan tambahan. Melansir dari Daily Mail yg mendapat rilis dari Google, uang tarif yg dibayarkan oleh pengguna yg ‘nebeng,’ digunakan bagi menutup biaya bahan bakar dan ‘kerepotan’ yg terjadi selama nebeng.Baca juga:
Dua perusahaan ini ungkap rahasia besar Google bagi 4 Oktober
Mobil Otomatis Google akhirnya ‘nabrak’ lagi, dan jauh lebih parah!
Survey Waze: Tingkat keamanan jalan di Indonesia di atas rata-rata
Dianggap aplikasi ‘pengawas’ oleh Snowden, Allo diunduh jutaan orang
Sejarah panjang Google mengelak pajak dengan kedok ‘kapitalisme’

Sumber: http://www.merdeka.com/teknologi/waze-membuat-carpool-aplikasi-ride-sharing-berbasis-nebeng.html
Terima kasih sudah membaca berita Waze membuat Carpool, aplikasi ride-sharing berbasis ‘nebeng’. Silahkan baca berita lain tentang Iptek lainnya.

Tags:

Leave a reply "Waze Membuat Carpool, Aplikasi Ride-sharing Berbasis ‘nebeng’"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.