Warga Papua Menginginkan Telekomunikasi Lebih Baik

No comment 85 views

Berikut artikel Warga Papua menginginkan telekomunikasi lebih baik, Semoga bermanfaat

Harus diakui, pemerataan jaringan telekomunikasi ketika ini belum pada titik maksimal. Cobalah tengok wilayah Indonesia Timur, Papua. Tepatnya di daerah Kabupaten Pegunungan Bintang. Masyarakat di sana, masih banyak yg belum merasakan kemudahan telekomunikasi. Meskipun ada, itu pun masih terbatas. Boleh dibilang, cuma operator selular tertentu saja yg mau membangun jaringan telekomunikasi di sana. Maklum, banyak anggapan secara bisnis membangun di sana tidak menguntungkan.”Tetapi, telekomunikasi telah menjadi kebutuhan penting buat masyarakat di Pegunungan Bintang,” ujar Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Pegunungan Bintang, Untung Eka Priya.Lokasi yg berada di jajaran pegunungan Jayawijaya, dikatakannya, membuat Kabupaten Pegunungan Bintang memiliki keterbatasan dalam pembangunan infrastruktur. Walaupun berbatasan dengan Papua Nugini, hal itu ternyata tak membuat daerahnya bebas dari ‘terisolasi’ komunikasi.”Padahal pembangunan infrastruktur di Kabupaten Pegunungan Bintang sangat utama mengingat keadaan medan yg berat dan posisi strategisnya di bagian tengah Pulau Papua yg berbatasan segera dengan negara Papua Nugini,” tutur dia dalam keterangannya.Untung pun tidak ingin berlebihan seandainya pasca salah sesuatu operator yg membangun di kota Oksibil pada tahun 2004, Kabupaten Pegunungan Bintang telah akan terbuka. Hubungan dengan dunia luar telah bisa terjadi. Sebelum adanya jaringan telekomunikasi, penduduk yg ingin mengatakan keterangan harus mengatakan secara estafet dari kampung ke kampung. Setelah itu dilanjutkan penyebaran keterangan tersebut ke distrik lainnya dengan memakai jaringan radio Single Side Band (SSB) yg dimiliki oleh TNI.”Namun kini dengan keberadaan telekomunikasi, masyarakat Kabupaten Pegunungan Bintang telah bisa menikmati layanan telekomunikasi sehingga mempermudah bagi bisa berhubungan dengan dunia luar,” terang Untung.Meski begitu, hingga ketika ini infrastruktur telekomunikasi yg dibangun masih terbatas di dua kota seperti Oksibil, Kiwirok, Batom, Iwur, Teraplu dan Tinibil. Padahal masih banyak kota-kota di Kabupaten Pegunungan Bintang yg membutuhkan jaringan telekomunikasi. Jumlah distrik di Kabupaten Pegunungan Bintang berjumlah 34 distrik.Ia pun memohon agar pemerintah mau mendorong operator telekomunikasi buat mampu menggembangkan infrastruktur telekomunikasi di Kabupaten Pegunungan Bintang. Sehingga keterisolasian di Kabupaten Pegunungan Bintang bisa dikurangi sehingga perekonomian masyarakat yg berjumlah 133 ribu jiwa itu juga mampu meningkat.Di sisi lain, ketika ini pemerintah tengah berusaha keras bagi mewujudkan mimpi warga Papua dengan Palapa Ring. Nantinya, Palapa Ring ini diharapkan terwujud pada tahun 2019. Nantinya mulai ada 516 kabupaten dan kota di Indonesia yg telah terhubung dengan fiber optik. Dengan infrastruktur tersebut, dijanjikan bisa menyediakan kecepatan akses 20 Mbps di perkotaan dan 10 Mbps bagi wilayah pedesaan.Baca juga:
Pandangan koalisi mahasiswa Indonesia Timur soal tarif interkoneksi
Bos Indosat soal interkoneksi: Itu kebijakan pro rakyat
Tarif interkoneksinya turun, tarif ritel telepon belum tentu turun
XL goda pelanggan prabayar dengan diskon Rp 1 juta
Indosat tetap lanjutkan tarif interkoneksi baru meskipun ditunda
Bisnis digital Telkomsel tumbuh 46,7 persen di semester I 2016

Sumber: http://www.merdeka.com/teknologi/warga-papua-menginginkan-telekomunikasi-lebih-baik.html
Terima kasih sudah membaca berita Warga Papua menginginkan telekomunikasi lebih baik. Silahkan baca berita lain tentang Iptek lainnya.

Tags:

Leave a reply "Warga Papua Menginginkan Telekomunikasi Lebih Baik"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.