UU ITE Baru Tak Mengubah Norma, Hanya Menurunkan Sanksi Pidana

Berikut artikel UU ITE baru tak mengubah norma, hanya menurunkan sanksi pidana, Semoga bermanfaat

Ketua Tim Panitia Kerja (Panja) RUU ITE dari pihak pemerintah, Henri Subiakto mengatakan, ketika ini banyak orang yg salah tafsir terkait revisi Undang-undang (UU) No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) atau dikenal dengan UU ITE yg kini telah disahkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat dan Pemerintah.Banyak orang yg beranggapan bahwa munculnya UU ITE hasil revisian yg telah disahkan ini, seakan baru pertama kali melarang masyarakat menyebarluaskan keterangan melalui media elektronik yg mengandung konten kebencian. Padahal, norma tersebut telah ada sejak sebelum UU ITE itu direvisi.”Banyak yg salah tafsir tentang apa saja yg direvisi. Seakan-akan baru sekarang melarang mendistribusikan keterangan melalui media elektronik yg mengandung penyebaran kebencian. Sebenarnya, norma itu telah ada dari tahun 2008 sejak adanya UU ITE sebelum direvisi. Tidak ada perubahan sama sekali dalam unsur norma di dalam aturan tersebut,” ujarnya kepada Merdeka.com melalui sambungan telepon, Senin (28/11).Dikatakannya, perubahan yg signifikan itu adalah justru menurunkan sanksi pidana tanpa mengubah sama sekali norma yg telah ada. Misalnya saja Pasal 27 ayat 3 yg sebelum direvisi sanksi pidana enam tahun, menjadi empat tahun dan/atau denda dari paling banyak Rp 1 miliar menjadi paling banyak Rp 750 juta.Kemudian pada pasal 29 mengenai ancaman pidana pengiriman keterangan elektronik berisi ancaman kekerasan atau menakut-nakuti dari pidana penjara paling lama 12 (dua belas) tahun menjadi paling lama 4 (empat) tahun dan/atau denda dari paling banyak Rp 2 miliar menjadi paling banyak Rp 750 juta.”Sebelumnya, revisi UU ITE ini dimulai pembahasannya sejak tahun 2010. Dan larangan yg agak keras itu justru telah ada sejak UU yg lama itu tahun 2008. Yang dikerjakan oleh pemerintah sekarang adalah mereduksi sanksi pidana yg lama. Berapa pasal direduksi sanksi pidananya, bukan mengubah norma. Ini yg biasanya salah tafsir di masyarakat,” tutur Henri yg juga menjabat sebagai Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informatika Bidang Komunikasi dan Media Massa.Sebagaimana diketahui, akan hari ini, Senin (28/11) revisi UU ITE akan diberlakukan. Ada tujuh poin perubahan dalam revisi UU ITE yg sudah disepakati.Baca juga:
Mabes Polri beri arahan tiap Polres terkait revisi UU ITE
Tantowi sebut UU ITE bukan bagi membungkam suara kritis rakyat
UU ITE hasil revisian akan diberlakukan hari ini
Pasca disahkan, UU ITE bisa respon negatif
UU ITE disahkan, ini pasal yg direvisi
Ini lima poin usulan Kemenkominfo dalam revisi UU ITE

Sumber: http://www.merdeka.com/teknologi/uu-ite-baru-tak-mengubah-norma-hanya-menurunkan-sanksi-pidana.html
Terima kasih sudah membaca berita UU ITE baru tak mengubah norma, hanya menurunkan sanksi pidana. Silahkan baca berita lain tentang Iptek lainnya.

Tags:

Leave a reply "UU ITE Baru Tak Mengubah Norma, Hanya Menurunkan Sanksi Pidana"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.