Tax Amnesty Berhasil, Belanja TI Pemerintah Bisa Melonjak

No comment 90 views

Berikut artikel Tax Amnesty berhasil, belanja TI pemerintah bisa melonjak, Semoga bermanfaat

Program pengampunan pajak atau tax amnesty bakal meningkatkan belanja teknologi keterangan (TI) pemerintah secara signifikan secara jangka panjang. Tahun dulu belanja TI sektor pemerintah mencapai USD 242 juta, menurut data Frost and Sullivan.

Vita Andini, Senior Konsutan Frost and Sullivan Indonesia, menjelaskan program pengampunan pajak yg berlangsung hingga Maret 2017 pasti meningkatkan belanja TI pemerintah. Pendorongnya ada dua, yakni proyek infrastruktur TI seperti fixed broadband lewat proyek Palapa Ring dan program smart city. Saat ini program smart city baru dikerjakan oleh 22 pemerintah daerah dari 36 pemerintah daerah di segala Indonesia.”Program pengampunan pjak mulai tidak mengurangi anggaran belanja pemerintah. Tantangannya adalah kenaikan anggaran belanja itu mulai dialokasikan ke mana. Apakah sektor TI menjadi prioritas pemerintah atau malah sektor lain,” ujar Vita dalam diskusi Tax Amnesty dan Bisnis Sektor TI yg digagas oleh komunitas Golden Circle Club di Jakarta, Kamis (6/10) malam.Program smart city mulai berkontribusi besar terhadap belanja TI pemerintah, seandainya dipandang sebagai program prioritas pemerintah. Sebab kebutuhannya besar seperti dari sisi data centar dan cloud. Contohnya, kebutuhan data center bagi menunjang command center yg dibuat sesuatu pemerintah daerah. Biayanya dapat mencapai Rp 20 miliar-Rp 30 miliar per command center per kota. Belum lagi kebutuhan bagi layanan camera surveilance bagi memadukan kamera CCTV ke command center.Secara tak langsung, program tax amnesty mulai mendorong tercapainya program pemerintah di berbagai sektor industri termasuk industri TI. Apalagi pemerintah berkomitmen membawa Indonesia sebagai negara dengan tingkat konektivitas tertinggi dalam visi ekonomi digital.Frost and Sullivan memprediksi pasar TI di segmen korporasi di Indonesia mulai tumbuh 108 persen menjadi USD 3,75 miliar pada 2020 dari USD 1,8 miliar pada 2015. Kenaikan itu mencakup layanan TI dari sisi data center, cloud, konektivitas, dan managed service. Sektor industri yg memiliki belanja tertinggi tiba dari sektor perbankan dan layanan keuangan, telekomunikasi, manufaktur, dan pemerintah.Harry Surjanto, Presiden Direktur CTI Group yg mengelola komunitas Golden Circle Club ini, berpendapat situasi perekonomian nasional sedang kurang menggembirakan, yg ditandai dengan turunnya nilai investasi. Untuk itu, pihaknya mengapresiasi upaya pemerintah buat membangkitan kembali ekonomi nasional lewat program tax amnesty.”Program tax amnesty ini diharapkan mampu meningkatkan penerimaan negara dan menggairahkan investasi di tanah air,” ujarnya.CTI berkomitmen bagi tumbuh bersama dengan para mitra bisnisnya, melalui penyediaan dukungan lengkap akan dari fasilitas CTI technology center, tenaga ahli, layanan customer center 24/7, dan lain-lain. Saat ini CTI Group memiliki beberapa anak usaha yg beroperasi di Malaysia dan Filipina.Baca juga:
Ini 5 harta paling banyak dilaporkan dalam Tax Amnesty
OJK: 95 persen dana repatriasi Tax Amnesty masih di perbankan
Bos Pajak ungkap ada yg simpan uang tunai Rp 150 triliun di rumah
Bos Pajak soal capaian Tax Amnesty: Saya susah dibikin puas
Bos Pajak soal capaian Tax Amnesty: Saya susah dibikin puas

Sumber: http://www.merdeka.com/teknologi/tax-amnesty-berhasil-belanja-ti-pemerintah-bisa-melonjak.html
Terima kasih sudah membaca berita Tax Amnesty berhasil, belanja TI pemerintah bisa melonjak. Silahkan baca berita lain tentang Iptek lainnya.

Tags:

Leave a reply "Tax Amnesty Berhasil, Belanja TI Pemerintah Bisa Melonjak"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.