Sasar Logistik E-commerce Jadi Fokus Ninja Xpress

No comment 93 views

Berikut artikel Sasar logistik e-commerce jadi fokus Ninja Xpress, Semoga bermanfaat

Beberapa tahun terakhir ini, perkembangan industri e-commerce begitu pesat. Menilik data dari riset Google dan Temasek Singapura, memprediksi pasar online di Indonesia mencapai USD 81 miliar di 2025. Angka yg besar ini yg kemudian memicu tumbuhnya pemain di industri ini.Besarnya pasar itu, tentu saja mulai berdampak pula terhadap munculnya pemain logistik baru. Hipotesa itu terungkap telah seandainya baru-baru ini pemain logistik baru yang berasal Singapura, Ninja Van, mengepakkan bisnisnya ke Indonesia dengan nama Ninja Xpress.”Para pelopor dan pemegang saham Ninja Van melihat Indonesia sebagai pasar yg sangat berpotensi, terutama melihat pertumbuhan e-commerce di negara ini selama dua tahun terakhir,” ujar Country Head Ninja Xpress, Indra Wiralaksmana, ketika acara konferensi pers di Jakarta, Selasa (06/09).Dikatakannya, kehadiran mereka di Indonesia memang difokuskan bagi memberikan layanan logistik untuk para pelaku e-commerce. Bahkan mereka mengklaim, seandainya memiliki keunggulan dari para kompetitor yang lain terutama dari sisi teknologinya, merupakan sistem tracking secara real time.”Teknologi kita bangun dari nol. Kemudian secara spesifik disesuaikan buat para pelaku e-commerce. Jadi dengan memakai teknologi kami, dapat tahu secara realtime status kiriman barang yg mampu diakses selama 24 jam dan juga Jika kiriman tiba konsumen tak mampu menerima, konsumen mulai mendapatkan notifikasi berupa email yg nantinya dapat jadwalkan pengiriman kembali,” tuturnya.Untuk tahun pertama ini, mereka berencana mulai memfokuskan penguatan wilayah Jawa terlebih dulu seperti Jabodetabek, Bandung, Surabaya, dan Malang. Untuk wilayah Sumatera, Medan menjadi fokus penting penguatan mereka.”Ini kalian lakukan karena tentu saja harus memperhatikan kebutuhan e-commerce yg paling besar di wilayah mana saja. Ya, memang ada kebutuhan di Papua. Tapi kalau bicara porsi pengiriman ke Papua belum sebesar itu. Tapi kalian mulai mengarah ke sana, namun kalian prioritaskan pulau Jawa terlebih dahulu,” terangnya.Saat ini Ninja Xpress sudah memiliki partner e-commerce seperti Berrybenka, Tokopedia, dan yang lain sebagainya. Meski baru masuk ke Indonesia di awal tahun 2016, Indra mengakui ketika ini telah ada ribuan transaksi dalam seharinya. Namun dia enggan buat membuka detail angka pastinya. Begitu juga dengan jumlah investasi yg dikerjakan Ninja Xpress di Indonesia.Walau demikian, Ninja Xpress yaitu afiliasi dari Ninja Van yg pada sekitar bulan April dahulu sudah mendapatkan pendanaan seri B yg dipimpin oleh The Abraaj Group dengan dua investor yg telah ada seperti Monks Hill Ventures and B Capital Group and YJ Capital (Yahoo Japan) sebesar USD 30 juta.Seperti yg dilansir dari Techinasia, The Abraaj Group yaitu investor internasional yg beroperasi di Afrika, Asia, Amerika Latin, Timur Tengah, dan Turki. Selain beroperasi di Singapura dan Indonesia, Ninja Van juga hadir di Malaysia. Dari pendanaan itu, direncanakan mulai melebarkan sayap ke Thailand, Vietnam, dan Filipina.Baca juga:
Alfacart.com ingin tepis keraguan masyarakat belanja online
Aulia Marinto terpilih jadi Ketum baru asosiasi e-commerce
Menkominfo bujuk investor tanam modal di sektor e-commerce
Jualo dapatkan pendanaan baru
Gandeng Line, JD.ID gelar program diskon JD Half

Sumber: http://www.merdeka.com/teknologi/sasar-logistik-e-commerce-jadi-fokus-ninja-xpress.html
Terima kasih sudah membaca berita Sasar logistik e-commerce jadi fokus Ninja Xpress. Silahkan baca berita lain tentang Iptek lainnya.

Tags:

Leave a reply "Sasar Logistik E-commerce Jadi Fokus Ninja Xpress"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.