Penjelasan Di Balik Joroknya Kebiasaan Gigit Jari

No comment 88 views

Berikut artikel Penjelasan di balik joroknya kebiasaan gigit jari, Semoga bermanfaat

Tiket pesawat Rp 699,000 bayar Rp 600,000 aja! Pergi.com yuk Menggigit jari atau lebih tepatnya menggigit kuku, adalah salah sesuatu kebiasaan buruk yg susah buat dihilangkan. Meski dihantui berbagai resiko penyakit, banyak yg tetap melakukannya. Hal ini yaitu hal yg biasanya tak disadari.Dilansir dari The Verge, hal ini bahkan dikerjakan oleh 20 hingga 30 persen dari keseluruhan populasi manusia. 45 persen di antara para penggigit kuku ini adalah remaja.Lalu mengapa hal ini terjadi?Banyak yg menyampaikan bahwa gigit jari adalah salah sesuatu tanda kegugupan dan kecemasan. Namun dari sebuah riset yg dipublikasikan di jurnal NCBI, hal tersebut tidak terus demikian. Seseorang juga menggigit kukunya saat mereka bosan, lapar, frustasi, atau sedang mengerjakan satu yg sulit.Para ilmuwan pun masih mencari jawaban mulai penyebab penting dari manusia yg suka menggigit jari. Ketika peneliti mencari jawaban atas pertanyaan mengapa seseorang menyukai kukunya sendiri, jawabannya terus karena mereka menyukai menggigit kuku. Menggigit kuku ternyata adalah hal yg menyenangkan buat banyak orang.Untuk menelaahnya, ternyata peneliti mengaitkan kebiasaan ini dengan dua studi binatang. Tracy Foose, seorang profesor psikiatri di UCSF School of Medicine, menyatakan bahwa binatang pengerat yg kandungan tinggi senyawa kimia endorphin, yakni senyawa yg bisa menghalau rasa sakit, tikus mulai sedikit berdandan. Jika senyawa tersebut dibatasi oleh suntikan obat, mereka mulai berdandan lebih banyak.Jika dikaitkan dengan manusia, menggigit kuku adalah bentuk dari berdandan. Jadi hal ini telah sangat menjelaskan mengapa banyak orang ternyata menggigit kuku saat stres dan terjebak di pekerjaan yg melelahkan: ternyata menggigit kuku itu adalah hal yg membuat kalian nyaman.Hal ini juga terkait dengan sebuah penelitian terbaru tentang gigit kuku, yg dimuat di Science Direct. Seorang profesor psikiatri di Montreal University bernama Kieron O’Connor, menyatakan bahwa si penggigit kuku adalah orang yg perfeksionis, yakni orang yg milik ribuan rencana dan memikirkan hal tersebut setiap ketika dirinya sedang tak melakukan apa-apa. Menggigit kuku sedikit mengendurkan syaraf otak mereka yg frustasi mulai banyaknya hal yg ia hadapi.Semoga bermanfaat.
Sumber: http://www.merdeka.com/teknologi/penjelasan-di-balik-joroknya-kebiasaan-gigit-jari.html
Terima kasih sudah membaca berita Penjelasan di balik joroknya kebiasaan gigit jari. Silahkan baca berita lain tentang Iptek lainnya.

Tags:

Leave a reply "Penjelasan Di Balik Joroknya Kebiasaan Gigit Jari"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.