Minimnya Kebijakan Perlindungan Anak Di Media Sosial

No comment 93 views

Berikut artikel Minimnya kebijakan perlindungan anak di media sosial, Semoga bermanfaat

Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Maria Advianti, SP mengatakan, kejadian kejahatan terhadap anak kerap terjadi ranah media sosial. Namun sayangnya, perangkat kebijakan mengenai perlindungan anak di media sosial masih minim.”Kita sudah mengkaji mengenai kebijakan yg terkait dengan perlindungan anak di media sosial memang masih minim kalau tak ingin dikatakan tak ada. Sehingga tentunya kalian mendorong bagaimana negara mampu memberikan perhatian bagi memprioritaskan juga perlindungan anak di dunia internet ini,” ujarnya ketika ditemui di kantor KPAI, Jakarta, Senin (03/10).Dikatakannya, selain kebijakan yg masih cenderung kosong, sifat-sifat dari media sosial itu sendiri yg memang masih sulit buat negara bagi mampu menjangkaunya. Misalnya saja seperti layanan pesan instant WhatsApp, BBM, Snapchat dan yang lain sebagainya. Dia pun membeberkan seandainya baru-baru ini pihaknya mendapati laporan mengenai aksi pedofil yg sudah masuk dalam layanan pesan instant WhatsApp.”Sementara banyak kejadian kejahatan terhadap anak itu di private chat. Nah ini yg telah seharusnya negara milik toolsnya bagi mampu menjangkau hal itu,” katanya.Sejauh ini kata dia, pihaknya lebih banyak mendapati laporan tersebut dari aduan masyarakat. Maka dari itu, KPAI menginginkan agar lembaga pemerintah juga bisa menjangkau hingga ranah lebih jauh seperti layanan pesan instant.”Mengandalkan pengaduan dari masyarakat itu sama saja meminimalkan fungsi negara. Ini tujuan kita bahwa media sosial harus dijadikan sebagai mainstream salah sesuatu perlindungan anak karena telah sangat umum dan banyak dikerjakan oleh kita,” jelasnya.Baca juga:
Aspiluki soal data center asing: Kami menyayangkan rencana itu
DPR minta pemerintah tegas soal data center perusahaan asing
Bos Indosat: Mau pagi mau malam, konten video tetap laku
PT PII beri jaminan proyek Palapa Ring Paket Timur senilai Rp 5,1 T
Jokowi: Pelaku startup diprioritaskan mampu akses permodalan
Manfaat besar telekomunikasi di daerah terpencil

Sumber: http://www.merdeka.com/teknologi/minimnya-kebijakan-perlindungan-anak-di-media-sosial.html
Terima kasih sudah membaca berita Minimnya kebijakan perlindungan anak di media sosial. Silahkan baca berita lain tentang Iptek lainnya.

Tags:

Leave a reply "Minimnya Kebijakan Perlindungan Anak Di Media Sosial"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.