Menkominfo Tanggapi Kekalahan XL Dan Indosat Di Proyek Palapa Ring

Berikut artikel Menkominfo tanggapi kekalahan XL dan Indosat di proyek Palapa Ring, Semoga bermanfaat

Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) sudah mengumumkan pemenang proyek Palapa Ring paket Timur pada pekan lalu. Pada paket ini dimenangkan oleh konsorsium Moratelindo IBS Smart Telecom.

Sebelumnya, konsorsium Moratelindo IBS Smart Telecom tidak sendirian dalam tender tersebut. Ada konsorsium XL-Indosat-Alita. Namun, konsorsium XL-Indosat-Alita, didiskualifikasi lantaran pada tahapan administrasi dianggap tak memenuhi syarat.Didiskualifikasinya mereka dari proyek prestisius ini, menimbulkan pertanyaan besar buat banyak orang. Mereka menilai konsorsium besar seperti XL-Indosat-Alita, tidak mungkin didiskualifikasi dari sisi administrasi. Sebagai pemain besar, telah barang tentu mereka mulai sangat patuh pada proses administrasi.”Konsorsium itu isinya Indosat dan XL Axiata. Keduanya bukan pemain ecek-ecek. Masa gugur karena syarat administrasi? Sangat jelas syarat bagi ikut lelang telah terang benderang ditentukan. KPPU mampu melakukan investigasi karena ada dugaan persekongkolan dalam proses lelang tersebut,” kata mantan anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) Kamilov Sagala.Atas tudingan itu, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara, pun angkat suara. Menurutnya dalam melakukan tender itu, Kemkominfo tak sendirian. Banyak pihak yg terlibat dalam proses tersebut.”Tender itu tak dikerjakan oleh Kemkominfo sendiri. Banyak pihak yg terlibat dalam tender tersebut. Kalau kalah di sisi administrasi, salah sendiri. Namanya syarat administrasi kan juga harus dipenuhi,” ungkapnya ketika ditemui awak media usai menyaksikan penandatangan jaminan pendanaan Palapa Ring paket Barat oleh Bank Mandiri di Plaza Mandiri, Jakarta, Senin (25/07).Sementara, Ketua Panitia Pengadaan Badan Usaha Pelaksana Proyek Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha Jaringan Tulang Punggu Serat Optik Nasional Palapa Ring Paket Timur, Anang Latif, membenarkan adanya salah sesuatu syarat yg tak dipenuhi oleh konsorsium XL-Indosat-Alita. Sehingga, konsorsium tersebut didiskualifikasi dari proyek tersebut.Sayangnya, Anang enggan menjelaskan detail syarat mana yg tak dipenuhi oleh konsorsium tersebut. Sejauh ini, kata dia, tak ada sanggahan dari pihak manapun terkait keputusan pemenang tender paket timur ini. Konsorsium yg dinyatakan sebagai pemenang tender mulai melaksanakan proyek dengan skema kerja sama pemerintah dengan Badan usaha selama 15 tahun.Secara teknis, proyek Palapa Ring ini dibagi menjadi tiga paket, yakni paket barat, tengah, dan timur. Paket barat dimenangkan oleh Konsorsium Mora Telematika dan Ketrosden Triasmitra. Sementara itu, paket tengah dimenangkan oleh Konsorsium Pandawa Lima yakni PT LEN, PT Teknologi Riset Global Investama, PT Sufia Technologies, PT Bina Nusantara Perkasa, dan PT Multi Kontrol Nusantara.Proyek Palapa Ring ini yaitu proyek besar pembangunan jaringan penting di segala wilayah Indonesia buat dapat terkoneksi dengan internet sekaligus target Rencana Pita Lebar Indonesia 2014 hingga 2019. Nantinya, masyarakat pedesaan dapat menikmati internet dengan kecepatan 10 Mbps dan 20 Mbps untuk masyarakat perkotaan.Baca juga:
Tri dan Opera kolaborasi hadirkan toko online aplikasi premium
Akomodir kebutuhan internet super cepat, Telkom rilis produk baru
Telkomsel dukung Kemenpar perbarui data wisatawan
Trafik VoLTE Smartfren ketika Lebaran mengalami peningkatan
Saat arus balik, Telkomsel siagakan jaringan dan layanan

Sumber: http://www.merdeka.com/teknologi/menkominfo-tanggapi-kekalahan-xl-dan-indosat-di-proyek-palapa-ring.html
Terima kasih sudah membaca berita Menkominfo tanggapi kekalahan XL dan Indosat di proyek Palapa Ring. Silahkan baca berita lain tentang Iptek lainnya.

Tags:

Leave a reply "Menkominfo Tanggapi Kekalahan XL Dan Indosat Di Proyek Palapa Ring"