Mengapa Kita Menjadi Orang Yang Mudah ‘memaki’ Ketika Berkendara?

Berikut artikel Mengapa kita menjadi orang yang mudah ‘memaki’ ketika berkendara?, Semoga bermanfaat

Seringkali saat kami berada di jalan raya, dan seseorang memotong jalan kalian dengan tiba-tiba atau melanggar peraturan, kami mulai secara tidak sadar marah. Tak cuma marah, seringkali kalian juga memaki orang tersebut secara tidak terkendali.

Yap, kalian seakan-akan ‘menjadi orang lain’ saat berkendara. Kita seketika marah seandainya ada orang berperilaku sembarangan saat berkendara, meskipun seandainya sedang tidak berkendara kalian adalah orang yg baik dan ramah. Mengapa hal ini terjadi?Ada dua penjelasan. Dari sisi psikologis, hal ini disebut ‘deindividuation,’ di mana kesadaran diri kami mulai seketika hilang seandainya berhadapan dengan orang yg tidak kami kenal. Ada studi yg meneliti tentang ini.Studi yg dikerjakan psikolog bernama Philip Zimbardo di tahun 1970, di mana seseorang bertudung diwajibkan mengagetkan mahasiswa di kegelapan. Lalu sang psikolog juga menyuruh mahasiswa biasa yg memakai tag nama di pakaiannya buat mengagetkan mahasiswa lain. Setelah dibandingkan, peserta bertudung lebih mengagetkan.Memang tak kenal belum tentu memicu tindakan impulsif seperti marah besar dan memaki-maki. Namun menurut psikolog bersama Jamie Madigan, hal ini membuat perilaku kalian lebih agresif dan kurang terkontrol. Hal ini terbukti di berbagai hal yg melibatkan orang yg ‘tak dikenal’: sosial media. Di Facebook, kalian dengan gampang memaki-maki seseorang di kolom komentar karena hal tersebut.Konteks ini pun sama dengan saat kami berkendara. Ketika naik mobil, saat orang yang lain berlalu-lintas dengan tidak baik, kalian dapat jadi orang yg dengan enteng memaki-makinya karena dia pasti tidak kenal kita. Kita jadi ‘anonim’ yg berlindung di balik kaca mobil.Sisi psikologis ini secara tak segera memamerkan bahwa seseorang berbuat demikian karena resiko yg mulai dia tanggung sangat kecil. Seseorang mulai lebih ‘lega’ melampiaskan amarahnya, toh yg jadi pelampiasan marahnya tidak kenal siapa kita.Masih ada aspek yang lain yakni aspek komunikasi. Mari kalian simak di laman selanjutnya.
Sumber: http://www.merdeka.com/teknologi/mengapa-kita-menjadi-orang-yang-mudah-memaki-ketika-berkendara.html
Terima kasih sudah membaca berita Mengapa kita menjadi orang yang mudah ‘memaki’ ketika berkendara?. Silahkan baca berita lain tentang Iptek lainnya.

Tags:

Leave a reply "Mengapa Kita Menjadi Orang Yang Mudah ‘memaki’ Ketika Berkendara?"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.