Mengapa Ilmuwan Tak Menggolongkan ‘pedas’ Sebagai Rasa?

No comment 168 views

Berikut artikel Mengapa ilmuwan tak menggolongkan ‘pedas’ sebagai rasa?, Semoga bermanfaat

Seringkali seandainya seseorang disuruh buat menyebutkan rasa itu apa saja, kami mulai turut menyebutkan pedas, di samping manis, asin, asam dan pahit. Namun ternyata rasa pedas itu bukan termasuk rasa. Rasa pedas hanyalah sebuah sensasi belaka.

Yap, seandainya Anda masih ingat tentang sensor rasa yg berada di lidah, tentu Anda ingat tentang bagian lidah yg lebih peka mulai rasa tertentu dibanding lainnya. Reseptor rasa manis berada di ujung, asin di samping, asam di tepi, dan pahit di bagian pangkal. Dalam penjelasan yg kalian terima di bangku sekolah tersebut, tidak ada reseptor rasa pedas.Hal ini dikarenakan pedas cuma yaitu suatu sensasi panas dan terbakar yg dirasakan ujung saraf lidah atau lebih dikenal sebagai papila. Rasa pedas sendiri yg tidak jarang ditimbulkan oleh cabai, disebabkan oleh senyawa capsaicin yg terkandung dalam cabai.Capsaicin sendiri berhubungan dengan papila bagian manapun di lidah, tak mempunyai bagian tertentu yg lebih peka. Hal ini yaitu salah sesuatu syarat ilmuwan buat mengkategorikan rasa, yakni milik reseptor lidah sendiri layaknya rasa lain. Karena pedas tidak bisa memenuhi kriteria ini, pedas bukan yaitu rasa.Selain itu memang pedas tak diterima otak sebagai rasa layaknya rasa lain. Karena saat capsaicin telah ‘menyentuh’ papila, saraf tersebut mulai mengirim sinyal pada otak berupa sinyal rasa sakit, seakan-akan lidah kami sedang terbakar. Otak kami menangkap justru rasa sakit sebagaimana rasa pedas yg kami rasakan saat makan sambal tersebut sedang membakar lidah kita.Jika dimasukkan dalam konteks mengapa suatu rasa digolongkan sebagai rasa, pedas telah tak termasuk. Ada 3 kriteria, yakni berupa rasa harus dapat segera dikenali, milik reseptor lidah sendiri layaknya rasa lain, serta memicu respons fisiologi tertentu pada tubuh.Rasa pedas dengan gampang dapat dikenali, namun rasa pedas tidak milik reseptor dan tidak memiliki respon fisiologi tertentu pada tubuh. Mengapa? Karena reseptor tak bereaksi terhadap komponen layaknya rasa lain. Sensasi pedas yg disebabkan senyawa capsaicin tersebut tidak ada beda dengan sensasi saat kulit kami terluka atau terbakar.Hal ini menjelaskan mengapa pedas hanyalah sensasi, bukan rasa.Baca juga:
Bagaimana cara berhubungan seks di luar angkasa?
Manusia dan robot temukan gua bawah air terdalam di dunia
Ilmuwan temukan ‘rasa’ baru, alasan mengapa nasi goreng mampu lezat!

Sumber: http://www.merdeka.com/teknologi/mengapa-ilmuwan-tak-menggolongkan-pedas-sebagai-rasa.html
Terima kasih sudah membaca berita Mengapa ilmuwan tak menggolongkan ‘pedas’ sebagai rasa?. Silahkan baca berita lain tentang Iptek lainnya.

Tags:

Leave a reply "Mengapa Ilmuwan Tak Menggolongkan ‘pedas’ Sebagai Rasa?"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.