Melihat Debut LeEco Di Kandang Google Dan Facebook

No comment 80 views

Berikut artikel Melihat debut LeEco di kandang Google dan Facebook, Semoga bermanfaat

Pergi.com, promo tiket pesawat seluruh maskapai! Pagi Rabu (19/10) sekitar pukul 09.00 waktu Amerika Serikat, Merdeka.com dan rombongan media dari Indonesia sekaligus Asia Pasifik, diboyong ke Innovation Hanger, San Francisco. Di sana tempat acara LeEco Bigbang Conference berlangsung. Acara ini sebetulnya ajang di mana produsen teknologi yang berasal Tiongkok ingin unjuk gigi di negeri Paman Sam. Tak sekadar unjuk gigi semata, melainkan mereka juga ingin beradu teknologi di sana.Tepat pukul 10.00 acara pun dimulai. Di ruangan tertutup dihiasi lampu menawan nan luas itu, Chief Revenue Officer LeEco North America, Donny Bowman, muncul di atas panggung yg megah. Dengan hangat dia menyapa tamu undangan sembari menceritakan inti dari bisnis LeEco. Boleh dibilang, LeEco ini sebuah perusahaan yg menyatukan segala perangkat teknologi. Punya cita-cita futuristik membangun ekosistem teknologi yg saling terhubung.”Kami ingin mengembangkan ekosistem industri. Memberikan pengalaman baru,” jelasnya.Barangkali nama LeEco untuk Anda yg kurang familiar di telinga, seakan sesumbar bermimpi seperti itu. Wajar, namun tunggu dulu. LeEco ini sebetulnya perusahaan teknologi yg populer di China dan berdiri sejak tahun 2004 bahkan baru-baru ini mereka sudah mencaplok saham punya Coolpad.Memang awalnya, LeEco bukanlah perusahaan yg tiba-tiba membuat perangkat. Melainkan sebuah layanan streaming film. Layanan mereka itu pun laris manis di negaranya hingga muncul sebutan ‘Netflixnya China’. Ambisinya pun semakin membara manakala ingin memberikan layanan yg gampang buat pengguna. Alhasil, mulailah mereka memproduksi televisi. Meskipun menceburkan diri ke perangkat elektronik dengan memproduksi televisi, namun aplikasi streaming film masih disematkannya.Pelan tetapi pasti, pada tahun 2015 LeEco menetapkan bagi memproduksi smartphone. Asal tahu saja, ponsel buatan LeEco ini dikenal luas harga miring spesifikasi mentereng. Terbukti pada ketika mereka merilis produk smartphone LeEco Pro 3 di China, 500.000 unit ludes terjual dalam waktu 15 detik saja.Nah pada tahun 2016 seakan tidak ingin berhenti inovasi, LeEco menjajal inovasi baru dengan masuk ke mobil listrik tanpa sopir. Jelas seandainya semuanya sudah terhubung, maka nama LeEco sesuai dengan artinya. Le berasal dari bahasa Tiongkok yg berarti bahagia. Eco merujuk pada ecosystem.”Anda pastinya tahu Apple, Samsung, Google, dan Tesla. Nah, itulah yg kita lakukan di LeEco dengan menggabungkan inti dari mereka. Kami yakin ketika ini telah waktunya mengubah industri yg lebih terhubung,” ungkapnya.Pernyataan Donny memang nampak optimis seandainya LeEco bisa menggapai impiannya itu. Hal itu pula tidak lepas dari optimisme sang pelopor sekaligus CEO dan Chairman LeEco, YT Jia ketika gilirannya berbicara di atas panggung. Jia mengatakan, buat mencapai di titik itu, memang tidak mudah. Namun, kepercayaan tingkat tinggi sanggup membawa mimpi perusahaan menjulang tinggi.”Saya yakin seandainya Anda berani bermimpi hingga mencapai 99 persen, yakin atau tak mungkin Anda sudah menerima hak 1 persen kesempatan bagi menjadi sukses,” tuturnya.Di atas tanah 1 hektarSetelah menunjukkan teknologi dan mentasbihkan diri ‘bertarung’ di pasar Amerika Serikat, keesokannya, Kamis (20/10) LeEco pun mengajak kalian pergi ke kantor pusat regional di San Jose, California. Sekitar kurang lebih 45 menit dari tempat penginapan di The Fairmont Hotel, Nob Hill, barulah kalian sampai di kantor LeEco.Saat diperjalanan menuju markas LeEco, berjejer kantor pusat perusahaan-perusahaan teknologi top dunia seperti Microsoft, Dell, Cisco, dan Samsung. Menariknya, ternyata kantor LeEco dan Samsung bertetanggaan.Seperti pada umumnya kantor pusat teknologi di sana, markas LeEco terbilang ‘sederhana’. Terdiri dari beberapa lantai dengan luas lahan sekitar 1 hektar. Baru April dahulu kantor itu ditempati. Memang kelihatan dari bangunannya yg masih anyar. Namun, beragam teknologi besutan LeEco seperti LeTV terpampang besar ketika memasuki pintu masuk kemudian sepeda pintar dan smartphone.”Welcome to LeEcos office,” kata salah sesuatu pegawai.Kemudian rombongan diajak ke sudut ruangan di mana ada sebuah kotak kaca berisi miniatur rencana pengembangan kantor baru LeEco di tanah Santa Clara, California yg mereka beli dari Yahoo dua waktu lalu. Tanah seluas 19 hektar itu dibeli seharga 250 juta dolar AS dan mampu menampung 12.000 pegawai.Setelah itu di lantai dua, kelihatan aktivitas pekerja LeEco baik itu pertemuan ataupun tengah mengerjakan satu di depan laptopnya. Sejauh mata memandang, tak ada sekat antar meja pegawai. Semuanya sonder kubikel. Proses interaksi yg hangat antara sesuatu dengan yg yang lain kelihatan begitu terasa. Ada dua sekat ruang rapat yg kelihatan tengah digunakan oleh pegawainya.Sayangnya, minim permainan bagi melepas penatnya bekerja seperti di kantor perusahaan teknologi lainnya, sebut saja Google atau Facebook. Hanya saja beruntungnya, ‘pemadam’ kelaparan banyak tersedia di sana dan tempat santai buat minum kopi di teras belakang. Hampir sesuatu jam kalian di kantor pusat regional LeEco di sana. Namun, setidaknya sebagai kantor yg baru ditempati, cukup menyenangkan.Baca juga:
Perkenalkan, LeSee Pro mobil listrik pintar punya LeEco
LeEco perkenalkan LePro 3 di AS, bersiap saingi iPhone 7
LeEco siap ‘adu teknologi’ di Silicon Valley
Smartphone flagship dengan harga termurah jadi punya LeEco?
LeEco Le Pro 3 ‘lahir’, usung RAM 6GB dan baterai jumbo 4070mAh

Sumber: http://www.merdeka.com/teknologi/melihat-debut-leeco-di-kandang-google-dan-facebook.html
Terima kasih sudah membaca berita Melihat debut LeEco di kandang Google dan Facebook. Silahkan baca berita lain tentang Iptek lainnya.

Tags:

Leave a reply "Melihat Debut LeEco Di Kandang Google Dan Facebook"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.