Konten Negatif Makin Marak, Pemerintah Butuh Banyak Polisi Siber

No comment 155 views

Berikut artikel Konten negatif makin marak, pemerintah butuh banyak polisi siber, Semoga bermanfaat

Wakil Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat RI, Meutya Hafid, mengatakan, pemerintah telah saatnya memperbanyak polisi siber bagi menjaga keamanan internet di Indonesia.Fungsi polisi siber ini bertujuan bagi menyaring konten-konten negatif.”Intinya polisi siber buat mengawasi konten-konten yg melanggar aturan perundang-undangan seperi pornografi dan lain-lainnya,” jelasnya kepada wartawan ketika ditemui di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat RI, Jakarta, Rabu (08/06).Dikatakannya, meski pihak Kemkominfo ketika ini telah melakukan pemblokiran terhadap situs-situs negatif, namun masih diperlukan pengawasan yg lebih ketat lagi.Apalagi dengan bebasnya keterangan yg mampu didapatkan di ranah siber.”Kemkominfo harus milik bagian khusus yg mengawasi konten-konten negatif itu. Di negara-negara yang lain telah ada seperti Amerika dan Singapura. Saran saya, harus di perbanyak dan fokus,” terangnya.Dirinya pun mengomentari desakan Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) yg meminta pemerintah bagi memblokir YouTube dan Google karena dianggap penyebar konten-konten pornografi.”Daripada memblokir layanan Google dan YouTube, lebih bagus meningkatkan internet sehat,” ujarnya.Baca juga:
Menkominfo ingin netizen makin cerdas manfaatkan teknologi
Indonesia impor bandwidth capai triliunan rupiah
Menkominfo: Indonesia harus bersaing secara global di era digital
Menkominfo soal komponen lokal hp 4G: Jangan bertumpu pada hardware
ICS 2016 resmi dibuka, begini kata Menkominfo
Menkominfo: Go online, image Pasar Tanah Abang jangan sampai berubah

Sumber: http://www.merdeka.com/teknologi/konten-negatif-makin-marak-pemerintah-butuh-banyak-polisi-siber.html
Terima kasih sudah membaca berita Konten negatif makin marak, pemerintah butuh banyak polisi siber. Silahkan baca berita lain tentang Iptek lainnya.

Tags:

Leave a reply "Konten Negatif Makin Marak, Pemerintah Butuh Banyak Polisi Siber"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.