Jangan Sepelekan Ancaman Ransomware, Bisa Minta Tebusan Uang

Berikut artikel Jangan sepelekan ancaman ransomware, bisa minta tebusan uang, Semoga bermanfaat

Dhanya Thakkar, Managing Director and VP, Asia Pacific, Trend Micro menuturkan, tahun ini dunia keamanan siber mulai diwarnai dengan maraknya pemerasan melalui online dengan memanfaatkan ransomware. Ransomware yaitu macam malware yg mengunci data dengan memakai enkripsi sehingga data tersebut tak mampu dilihat oleh para pengguna. Meskipun pengguna telah tahu bahwa data itu sudah terenkripsi, maka dibutuhkan kunci buat membukanya. Nah, kode kunci itulah yg dijual hacker bagi mampu membuka data tersebut.Isu ini sebetulnya telah lama dan familiar buat masyarakat dan perusahaan. Namun, faktanya masih banyak dari mereka yg menyepelekan ancaman ransomware itu. Ancamannya ini berdampak tak saja bisa menghancurkan file-file utama punya mereka, namun lebih jauh lagi, memiliki potensi yg mengakibatkan kerugian finansial yg tak kecil.”Hal yg lebih mencengangkan lagi adalah fakta bahwa tidak sedikit perusahaan yg lebih rela buat membayar tebusan bila ternyata di kemudian hari data mereka berhasil dirampas dan digunakan buat memeras mereka, alih-alih memperkokoh strategi pencegahan dini dari ancaman kejahatan siber,” ujarnya dalam informasi resmi, Sabtu (28/05).Institute for Critical Infrastructure Technology (ICIT) pernah mengungkapkan temuan mereka di sepanjang 2015, bahwa korban kejahatan diperas buat membayar sejumlah uang yg besarnya antara $21 hingga $700 agar file-file utama perusahaan mereka yg dicuri dapat kembali. Besarnya tebusan itu sendiri biasanya tergantung pada varian ransomware atau sekehendak penjahatnya, macam perangkat yg terinfeksi, atau demografik dari korbannya itu sendiri. Data yg dilansir dari lembaga Internet Crime Complaint Center (IC3) FBI Amerika memamerkan adanya kerugian dengan total lebih dari $18 juta yg diakibatkan oleh varian CryptoWall ransomware berdasarkan laporan dari para korban sejak April 2014 hingga Juni 2015.Langkah jituDalam sebuah perkara pemerasan yg memanfaatkan ransomware, membayar tebusan yg diminta oleh penjahat tak menjamin bahwa file mulai dibuka dan dikembalikan seperti sedia kala. Kuncinya adalah justru bagaimana memblokir malware tersebut supaya jangan sampai berhasil menembus, yakni dengan cara menerapkan sistem keamanan berlapis. Hal ini utama karena penjahat kini makin lihai mengadaptasi cara-cara baru bagi membobol filter dan getol membidik ke segala lini di lingkungan IT perusahaan. Intinya, perusahaan dituntut buat pandai dalam memitigasi risiko seefektif mungkin melalui pengecekan dan pemblokiran yg gencar.Dalam rangka mitigasi dan meminimalisasi risiko akibat ancaman ransomware, Trend Micro merekomendasikan empat lapis perlindungan dan keamanan berikut ini:1. Proteksi email dan web memungkinkan pencegahan ransomware bahkan sebelum mereka berhasil mendarat baik itu melalui phishing email atau website jahat.2. Endpoint sejumlah ransomware ada kemungkinan masih mampu menerobos keamanan web/email gateway yg ada. Hal inilah yg menjadi alasan pentingnya menerapkan keamanan endpoint.3. Network Ransomware memanfaatkan jalan masuk melalui jaringan dan selanjutnya menyebar ke seluruh penjuru melalui protokol jaringan yg lain. Untuk itulah IT perlu menerapkan sistem keamanan jaringan.4. Server Server yaitu bagian kritikal untuk IT perusahaan karena hampir segala data utama terdapat di situ. Penjahat siber getol memanfaatkan celah-celah kerentanan yg terbuka yg biasa mereka jadikan sebagai lubang bagi membidikkan ransomware. Untuk itulah, IT wajib memastikan terlindunginya setiap celah kerentanan yg terbuka yg belum tersedia tambalannya dari seluruh ancaman ransomware melalui virtual patching.Baca juga:
Malware skimmer serang ATM di 13 negara
Awas, hacker dapat lakukan 5 hal berbahaya ini pada smartphone mu!
Nyamar jadi game, virus ini ancam setengah miliar smartphone Android
Beri malware pada pembacanya, TMZ jadi situs gosip paling berbahaya

Sumber: http://www.merdeka.com/teknologi/jangan-sepelekan-ancaman-ransomware-bisa-minta-tebusan-uang.html
Terima kasih sudah membaca berita Jangan sepelekan ancaman ransomware, bisa minta tebusan uang. Silahkan baca berita lain tentang Iptek lainnya.

Tags:

Leave a reply "Jangan Sepelekan Ancaman Ransomware, Bisa Minta Tebusan Uang"