Bos Muda Ini Pernah Ditertawakan Calon Karyawannya

No comment 110 views

Berikut artikel Bos muda ini pernah ditertawakan calon karyawannya, Semoga bermanfaat

Di ketika masih duduk di bangku kuliah telah memiliki bisnis, itu sungguh membanggakan. Terlebih mampu mendapatkan pendapatan ratusan juta per bulan. Namun, apa jadinya seandainya ada calon karyawan yg mulai mendaftar di usaha Anda yg sedang digeluti ditertawakan?

Itu yg pernah dialami oleh Lia Marlina. Boleh dibilang usianya masih muda, 20 tahun dan ketika ini dia adalah mahasiswi semester lima. Usaha rintisan dari orang tuanya ini ia geluti semenjak masih berstatus anak SMA.”Mungkin mereka takut bocah ini tak mampu membayar gaji,” kata Lia sambil tertawa.Kebutuhan penambahan karyawan diakuinya dirasakan kala menetapkan buat menjual barang dagangannya melalui online. Di Tokopedia, Lia menjual barang dagangannya berupa pakaian anak-anak dengan nama toko Kios Balita Fawa.Pelan tetapi pasti usaha yg ia pamerkan via daring berbuah manis dan berkembang pesat. Hal ini tentu saja jauh berbeda ketika keluarganya berjualan melalui offline di emperan.”Sering sekali berhadapan dengan para petugas,” tuturnya.Kini tuah dari kesaktian bisnis online tengah dia rasakan. Juragan pakaian anak ini sekarang mampu memutar hingga Rp 400 juta per bulan melalui toko onlinenya.Baca juga:
Survei: Bisnis e-commerce Indonesia mulai jadi terbesar di dunia
Jadi terbesar ASEAN, pemerintah petakan deregulasi e-commerce RI
Kisah di balik tutupnya toko online senilai Rp 785 miliar
O2O Market, ajang kumpul online shop berkualitas di kota Malang
Bank Mandiri dan Grab hadirkan layanan antar produk e-commerce
Ini bocoran 4 sektor bisnis online menjanjikan di Indonesia

Sumber: http://www.merdeka.com/teknologi/bos-muda-ini-pernah-ditertawakan-calon-karyawannya.html
Terima kasih sudah membaca berita Bos muda ini pernah ditertawakan calon karyawannya. Silahkan baca berita lain tentang Iptek lainnya.

Tags:

Leave a reply "Bos Muda Ini Pernah Ditertawakan Calon Karyawannya"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.