Bebas ‘berkeliaran’ Di Medsos, Aplikasi Gay Ini Berani Buka Loker?

Berikut artikel Bebas ‘berkeliaran’ di medsos, aplikasi gay ini berani buka loker?, Semoga bermanfaat

Beredar secara viral keterangan lowongan kerja Blued melalui aplikasi perpesanan tengah menjadi perbincangan segala orang. Blued ini yaitu aplikasi yg diperuntukkan untuk kaum gay.Dalam keterangan yg tertera itu, tertulis seandainya mereka tengah mencari kandidat calon marketing staff buat mengembangkan bisnisnya di Indonesia. Syaratnya, untuk kandidat harus memiliki pola pikir yg terbuka dan pengetahuan terkait eksistensi LGBT di Indonesia.Terkait keterangan ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) sudah mengetahui laporan mengenai viralnya lowongan kerja ini. Alhasil, Kemkominfo pun turut meradang.Pasalnya, Kementerian yg dikomandoi oleh Rudiantara ini memiliki tanggung jawab bagi menghalangi konten-konten digital yg dianggap tak sesuai dengan budaya Indonesia, termasuk aplikasi tersebut. Namun pada kenyataannya, aplikasi Blued ini seperti bebas berkeliaran promosi di media sosial. Bahkan kali ini terkesan menantang dengan membuka lowongan kerja di Indonesia.”Wah, kacau juga,” ujar Plt Kepala Humas Kemkominfo, Noor Izza melalui pesan singkat, Kamis (15/09).Dia mengatakan, pihaknya mulai langsung melakukan tindakan terkait keterangan lowongan kerja buat aplikasi Blued.”Kita mulai upayakan buat menutup aplikasi tersebut. Agar masyarakat tak gampang tertarik oleh peluang-peluang yg secara dimensi etik tak sesuai dengan kearifan budaya Indonesia,” tegasnya.Sebelumnya, dalam sebuah diskusi dirinya pernah mengatakan, pemblokiran selama ini telah bergerak cepat dalam mengatasi berbagai situs dan akun media sosial yg menyimpang. Kendati begitu, diperlukan adanya justifikasi yg kuat bagi bisa mengajukan permintaan blokir kepada pihak sistem aplikasi maupun media sosial yg disalahgunakan.Mereka membantahSemenjak ramai munculnya keterangan terkait lowongan kerja ini, awalnya belum diketahui benar atau tidaknya. Namun, pihak Merdeka.com sudah coba menghubungi alamat e-mail yg tertera di keterangan lowongan kerja tersebut. Selang sehari kemudian, pihak Blued membalas surat elektronik dari kami. Mereka pun membantah seandainya tengah membuka lowongan kerja seperti keterangan yg tersebar secara viral.”Kami ingin mengklarifikasi terhadap isu yg beredar di Indonesia. Bahwa ketika ini Blued tak sedang melakukan rekruitmen pegawai buat ditempatkan di Indonesia. Kami mohon maaf atas berita tak benar itu. Saat ini kita sedang melakukan proses klarifikasi dan selalu memantau perkembangan terkini,” tulis Blued Support Team.”Seperti diketahui, Kemkominfo dan pihak kepolisian sedang melakukan proses pembahasan mengenai peredaran aplikasi Gay di Indonesia. Kami sebagai salah sesuatu pihak developer aplikasi yg disebutkan, sangat menghormati proses tersebut, sehingga sangat kecil kemungkinannya bagi melakukan rekruitmen pegawai disaat krisis seperti ini,” tambahnya.Terlepas dari pengakuan bantahan mereka itu, pihak Kemkominfo seyogyanya harus lebih mewaspadai konten-konten yg bermuatan LGBT ini. Pasalnya, Kemkominfo sendiri sudah mengklaim memerangi konten negative di ranah digital.Seperti keterangan yg ditulis oleh China Daily, Blued ini aplikasi yg dirilis di Tiongkok pada tahun 2012. Saat ini Blued sudah memiliki lebih dari 27 juta pengguna terdaftar secara global pada bulan Februari lalu, dengan jumlah pengguna di luar Tiongkok sudah lebih dari 20 persen dari total pengguna. Blued juga dikabarkan pernah mendapatkan investasi seri C dan valuasi perusahaan mencapai USD300 juta.Baca juga:
Aplikasi O-Smile Laser Dental jadi solusi konsultasi persoalan gigi
Dukung UKM, Telkom rilis aplikasi New ZAPA
Indosat ajak pemenang IWIC go global
Kemkominfo sebut sudah gerak cepat tangkal prostitusi online
Siaranku.com klaim live streaming bebas konten negatif

Sumber: http://www.merdeka.com/teknologi/bebas-berkeliaran-di-medsos-aplikasi-gay-ini-berani-buka-loker.html
Terima kasih sudah membaca berita Bebas ‘berkeliaran’ di medsos, aplikasi gay ini berani buka loker?. Silahkan baca berita lain tentang Iptek lainnya.

Tags:

Leave a reply "Bebas ‘berkeliaran’ Di Medsos, Aplikasi Gay Ini Berani Buka Loker?"