AR Group, Anak Bangsa Yang Berkancah Di Teknologi AR Dunia

No comment 99 views

Berikut artikel AR Group, anak bangsa yang berkancah di teknologi AR dunia, Semoga bermanfaat

Pergi.com, promo tiket pesawat segala maskapai! Berlokasikan di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), AR Group mendeklarasikan sebagai sebuah kelompok perusahaan global terdepan di bidang teknologi Augmented Reality. Dalam kesempatan ini, AR Group memperkenalkan 3 unit perusahaannya merupakan AR&Co, DV dan MindStores yg masing-masing memberikan solusi inovatif yg berbeda dengan teknologi Augmented Reality.Bertambahnya portofolio teknologi AR Group semakin memantapkan posisi kelompok perusahaan yang berasal Indonesia ini sebagai pemain besar dunia dalam sektor ini. Diharapkan hal ini bisa menolong percepatan pertumbuhan industri IT dan juga ekonomi kreatif berbasis teknologi di Indonesia.Berasal dari Indonesia, AR Group sudah memimpin perkembangan Augmented Reality hingga ke mancanegara dan yaitu bagian dari WIR Group. Sejak berdirinya pada tahun 2009, AR Group sudah meraih berbagai prestasi dan pengakuan mendunia antara yang lain Pemenang ‘Best AR Campaign’ 2015 dan 2016 di Silicon Valley – Amerika Serikat. Hingga ketika ini AR Group sudah menangani lebih dari 500 proyek yg tersebar di lebih dari 20 negara yg mayoritas adalah negara-negara Eropa dan Asia Tenggara. Meningkatnya permintaan dunia terhadap keahlian dalam Augmented Reality menuntut AR Group bagi membuka kantor perwakilan di dua negara seperti Amerika Serikat (di Silicon Valley dan New York), Malta, Spanyol (Barcelona), dan Singapura.Berikut dua penghargaan yg sudah diraih oleh AR Group baik secara Nasional dan Internasional: AR Best Campaign at the Augmented World Expos Annual Auggie Awards Silicon Valley (AS) 2015 and 2016, Top 25 Indonesia Most Creative Companies 2016 oleh SWA Magazine (Indonesia) Winner at The Smarties APAC (ASIA PACIFIC) 2015, Listed as Innovation 40 companies by The New Economy, London, (UK) awarded at the London Stock Exchange 2014,Augmented Reality Champion Category by AR Summit London (UK) 2013, The Most Innovative Application by Gadget Award 2013, Jakarta (Indonesia), Best Use of Technology Category at the Marketing Events Award (Singapore) 2013, Asias Best Entertainment Channel by 3rd CMO Asia Award (Singapore), The Most Innovative game by Indonesia Game Show 2012 (Indonesia), Asias Best Study Case by TechinAsia (Singapore) 2010.Inovasi teknologi kreatif yg diciptakan oleh AR Group terdiri dari berbagai teknologi dengan aplikasi komersial yg bersiap digunakan dalam keseharian konsumen. Solusi yg diciptakan berfungsi buat menjadi penghubung kebutuhan antara brand dengan konsumen yg dalam pengalaman AR Group bersifat mutualisme. Hal ini berbeda dengan perusahaan teknologi lainnya yg kerap memberikan konsep teknologi tanpa implementasi riil.AR Group dimulai di tahun 2009 dengan unit pertamanya merupakan AR&Co dan sejak itu sudah menjadi perusahaan Augmented Reality ternama di dunia. Bahkan di tahun 2016 ini, AR&Co sukses menciptakan aplikasi Augmented Reality khusus Star Trek, berkenaan dengan peringatan 50 tahun kisah fiksi ilmiah Star Trek. “Kami bangga bisa bekerjasama dengan sesuatu dari tiga perusahaan Augmented Reality terbaik di dunia yg berasal dari Indonesia dalam proyek Star Trek 50th Anniversary pin ini. Aplikasi Star Trek ini sangat keren dan sungguh menakjubkan untuk para fans dan juga masyarakat umum” menurut Dan Madsen dari produsen memoribilia FanSets, yg juga adalah pelopor fans club resmi Star Trek. Aplikasi Star Trek ini juga mendapat respon yg sangat positif di konferensi Star Trek bulan Agustus dulu di Las Vegas, AS dan juga di acara New York Comic Con awal Oktober ini.Di tahun 2015 AR Group launching unit keduanya merupakan DV (Digital Avatar) ini dan di tahun 2016 MindStores sebagai unit ketiga diluncurkan bagi memberikan solusi baru di bidang pemasaran. DV yaitu perusahaan media berbasis teknologi Augmented Reality yg interaktif dan memungkinkan konsumen buat ‘berinteraksi’ dengan berbagai produk di ribuan gerai retail; sementara produsen dan brand mampu mengumpulkan data konsumen tersebut. Sementara itu MindStores yaitu hasil penggabungan teknologi Augmented Reality dan Virtual Reality bagi menciptakan suatu toko virtual. Produk pertama MindStores yg ketika ini sudah ada di pasaran adalah ‘AlfaMind’, bekerjasama dengan Alfamart Group, yg memudahkan siapa saja, terutama para Ibu rumah tangga, buat memiliki toko waralaba ternama berformat virtual tanpa investasi ratusan juta Rupiah dalam properti, modal kerja, dan pengeluaran terkait lainnya.Dengan 3 (tiga) unit yg memiliki keunikan masing-masing AR Group kedepannya mulai menaungi berbagai unit berbasis teknologi lainnya. Di kesempatan ini pula, AR Group mencanangkan riset dan pengembangan bagi perangkat Augmented Reality yg erat kaitannya dengan retina. Daniel Surya, CEO AR Group menyampaikan “Masih banyak ruang lingkup implementasi Augmented Reality yg belum dijamah, oleh karena itu kalian selalu melakukan eksplorasi bagaimana teknologi ini mampu dikembangkan dan menolong meningkatkan kualitas hidup manusia dalam berbagai sektor industri seperti medis, edukasi dan lain-lain. Kami percaya bahwa Augmented Reality mulai memiliki peranan yg sangat utama dalam kehidupan keseharian kami di masa mendatang”.Baca juga:
GrabBike dan GrabExpress ada di Bali
Sonar ingin rajai analitik data sosial di Asia dan Timteng pada 2021
Ini rahasia beberapa startup Indonesia sukses besar raih pembeli
MatahariMall.com peroleh investasi sebesar 100 Juta Dollar
Keluar dari Intel, Hermawan Sutanto resmi dirikan perusahaan startup
Talenta Indonesia, yuk ikut kontes nyanyi online berhadiah Rp 13 M

Sumber: http://www.merdeka.com/teknologi/ar-group-anak-bangsa-yang-berkancah-di-teknologi-ar-dunia.html
Terima kasih sudah membaca berita AR Group, anak bangsa yang berkancah di teknologi AR dunia. Silahkan baca berita lain tentang Iptek lainnya.

Tags:

Leave a reply "AR Group, Anak Bangsa Yang Berkancah Di Teknologi AR Dunia"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.