Ancaman Keamanan Finansial Siber Di Indonesia Meningkat?

No comment 98 views

Berikut artikel Ancaman keamanan finansial siber di Indonesia meningkat?, Semoga bermanfaat

Di tengah perkembangan sistem keuangan di dunia maya, tentu ancaman dari penjahat siber dapat dipastikan ikut meningkat. Hal ini terbukti dengan penelitian terbaru dari Kaspersky Lab.

Dari data Consumer Security Risks Survey 2016 yg dikerjakan oleh B2B International dan Kaspersky Lab, terungkap bila 5 persen pengguna global sudah kehilangan uang secara online akibat penipuan online. Kerugian rata-rata yg mereka derita adalah Rp 6 juta.Sementara itu, hasil survei juga memperlihatkan bila 71 persen dari responden di Indonesia merasa khawatir terhadap penipuan online perbankan. Sementara 48 persen responden Indonesia menyampaikan kadang merasa khawatir mulai rentannya melakukan transaksi keuangan online.”Ancaman keuangan sangat bervariasi akan dari penipuan online dan Trojan perbankan yg mempengaruhi PC, tablet serta smartphone, hingga ke serangan terhadap organisasi keuangan, ATM dan bahkan pada point-of-sale terminals. Berdasarkan analisis statistik, kita melihat bahwa sektor keuangan di negara-negara Asia-Pasifik berkembang pesat, sehingga penjahat siber mengalihkan perhatian mereka demi mencari cara buat mendapatkan keuntungan dari peluang tersebut,” kata Vitaly Kamluk, Director of Global Research & Analysis Team Kaspersky Lab buat APAC.Trojan perbankan diakui tetap menjadi salah sesuatu ancaman online yg paling berbahaya. Virus ini kadang disebarkan melalui website penipuan atau yg sudah dikompromikan dan e-mail spam. Setelah berhasil menginfeksi, trojan ini mulai mencuri keterangan pribadi pengguna, seperti rincian rekening bank, password, atau keterangan kartu pembayaran.”Spam, phishing, Trojan perbankan yaitu ancaman keuangan yg tersebar secara luas. Jadi pengguna harus lebih jeli terhadap halaman web palsu, e-mail tidak terduga yg meminta keterangan keuangan, serta mengamankan perangkat mobile seandainya ada transaksi diluar sepengetahuan mereka. Sementara organisasi perlu secara teratur memeriksa infrastruktur TI mereka, terutama komputer dimana transaksi keuangan dilakukan,” jelas Vitaly Kamluk.Baca juga:
Deretan cara buat hindarkan Anda dari penipuan online!
Papan iklan putar video porno, diretas atau kecerobohan?
Awas, malware mengintai software bajakan
Model keamanan biometrik jadi peluang curi data sensitif
Awas, modus peretasan yg menjadikan jaringan layaknya ‘zombie’

Sumber: http://www.merdeka.com/teknologi/ancaman-keamanan-finansial-siber-di-indonesia-meningkat.html
Terima kasih sudah membaca berita Ancaman keamanan finansial siber di Indonesia meningkat?. Silahkan baca berita lain tentang Iptek lainnya.

Tags:

Leave a reply "Ancaman Keamanan Finansial Siber Di Indonesia Meningkat?"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.