Jaksa Agung Diminta Umumkan Nama Terpidana Mati 3 Hari Sebelum Eksekusi

Jakarta – Menteri Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Luhut Pandjaitan meminta Jaksa Agung M Prasetyo bagi umumkan nama-nama terpidana mati diumumkan 3 hari sebelum eksekusi. Hal ini bagi memastikan jadwal pasti eksekusi mati.

“Saya telah berkali-kali membicarakan dan aku telah minta kepada Pak Prasetyo Jaksa Agung sesuai dengan peraturan perundang-undangan, tiga hari sebelum dieksekusi itu aja diumumkan,” Menko Polhukam Luhut Pandjaitan di Balai Diklat Kemendagri, Jalan Raya Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (26/5/2016).

“Jadi tak ada lagi sandiwara atau sinetron soal begituan,” sambungnya.

Meski belum ada waktu pasti soal eksekusi mati, tapi seluruh persiapan menjelang eksekusi mati selalu dilakukan. Salah satunya dengan pemesanan kamar di salah sesuatu hotel berbintang di Cilacap, Jawa Tengah, oleh Kejaksaan.

Dari keterangan yg dihimpun, pemesanan 15 kamar tersebut atas nama kejaksaan buat digunakan pada tanggal 29 Mei hingga 5 Juni mendatang. Namun belum diketahui secara pasti apakah kamar yg dipesan tersebut mulai digunakan oleh jaksa eksekutor atau bagi kegiatan lain.

“Iya ada pemesanan kamar atas nama Kejaksaan. Kemungkinan bagi sidang PK (Fredi Budiman) Rabu (25/5) depan. Tapi mereka tak menghubungi mulai tiba pesan hotel, dari Kejaksaan mana aku juga tak tahu, karena kalian tak dimintai tolong,” kata Kepala Kejaksaan Negeri Cilacap, Agnes Triani ketika dikonfirmasi.

Dia juga memperkirakan seandainya pelaksanaan eksekusi mati tak mulai mungkin diadakan sebelum bulan puasa tiba. “Harusnya tak mungkin mendekati puasa, apalagi tak ada statement (Kejaksaan Agung), kalau bagi dadakan. Kemungkinan sehabis lebaran,” ujarnya.
(tfq/asp)

Sumber: http://news.detik.com/berita/3218764/jaksa-agung-diminta-umumkan-nama-terpidana-mati-3-hari-sebelum-eksekusi
Terima kasih sudah membaca berita Jaksa Agung Diminta Umumkan Nama Terpidana Mati 3 Hari Sebelum Eksekusi. Silahkan baca berita lain tentang Berita lainnya.

Tags:

Leave a reply "Jaksa Agung Diminta Umumkan Nama Terpidana Mati 3 Hari Sebelum Eksekusi"