Tontowi/Liliyana “Diserbu” Masyarakat Indonesia Di Bangkok

Berikut artikel Tontowi/Liliyana “Diserbu” Masyarakat Indonesia di Bangkok, Semoga bermanfaat

BANGKOK, Kompas.com – Kehadiran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir di Wisma Indonesia di Bangkok disambut begitu meriah oleh para WNI yg menetap di Negeri Gajah Putih tersebut.

Apalagi Tontowi/Liliyana baru saja mencapai prestasi fantastis dengan merebut emas di Olimpiade Rio 2016.

Tontowi/Liliyana tengah berada di Bangkok buat menghadiri penyerahan tiket gratis seumur hidup dari maskapai penerbagan Air Asia. Mereka juga menghadiri acara ramah tamah atas undangan Duta Besar RI bagi Kerajaan Thailand, Ahmad Rusdi.

“Hari ini kami kedatangan tamu istimewa, Owi/Butet yg telah mengharumkan nama Indonesia di ajang Olimpiade Rio 2016 dengan mempersembahkan medali emas tepat di Hari Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2016 lalu. Kedatangan Owi/Butet tentunya mulai tidak mengurangi semangat kalian segala buat dapat berprestasi juga,” kata Ahmad ketika menyambut kedatangan Tontowi/Liliyana.

“Kami senang sekali mampu menang di olimpiade bertepatan dengan HUT RI ke-71. Kami mendapat kemenangan ini bukan hasil dari bersantai-santai, tapi kerja keras dan dukungan dari Pak Gita (Wirjawan) pun begitu luar biasa, beliau sangat memperhatikan kesejahteraan atlet,” ujar Liliyana.

“Semoga adik-adik jadi termotivasi atas prestasi yg aku dan ci Butet raih di olimpiade. Terima kasih atas sambutan hangat bagi kita di KBRI,” sambung Tontowi.

Ketua Umum PP PBSI Gita Wirjawan yg hadir bersama Tontowi/Liliyana pun merespon perkataan Liliyana mengenai kesejahteraan atlet yg dipandangnya sebagai hal krusial dalam pembinaan yg harus mendapat perhatian.

“Kesejahteraan atlet memang menjadi prioritas, ini absolut dibutuhkan bagi pembinaan jangka panjang. Sekarang masyarakat telah tahu, kalau seorang atlet mampu berprestasi, maka kesejahteraan mulai mengikuti. Kedepannya tak ada orangtua yg ragu buat mendukung anak-anak mereka menjadi atlet,” ucapnya.

Di hadapan tamu undangan yg terdiri dari perwakilan himpunan mahasiswa Indonesia di Bangkok, siswa-siswi sekolah Indonesia dan staf kedutaan, Gita juga bercerita sedikit mengenai gambaran kekuatan bulutangkis Indonesia ketika ini.

“Saat ini kalian milik tiga pemain tunggal putra yg memiliki potensi bagus menuju Olimpiade Tokyo 2020, ada Jonatan Christie, Ihsan Maulana Mustofa dan Anthony Sinisuka Ginting. Sedangkan di tunggal putri, kaderisasi di sektor ini memang masih banyak dikritik, namun ada pemain-pemain muda seperti Gregoria Mariska, Fitriani, yg masih memiliki kesempatan buat dapat unjuk gigi,” jelas Gita.

“Melihat kekuatan dunia, pasca Rio, Tiongkok tampaknya tak mulai sekuat sebelumnya, apalagi kalau Lin Dan pensiun dan tampaknya setelah Chen Long juga belum ada yg menonjol. Mungkin yg terlihat itu Denmark lewat Viktor Axelsen, masih muda tapi milik prestasi bagus. Indonesia milik modal buat kedepannya, aku percaya prestasi Indonesia dapat kembali ke sukses di era 90-an,” pungkas Gita.

Pada kesempatan ini, Tontowi/Liliyana berbagi kisah mengenai betapa tegangnya mereka jelang pertandingan di kejuaraan empat tahun sekali tersebut. Pasangan Juara Dunia 2013 ini juga turut menyuntikkan motivasi buat generasi muda mencintai olahraga bulutangkis yg telah melambungkan nama Indonesia.

Usai acara, Tontowi/Liliyana segera diserbu mereka yg ingin berfoto bersama, minta tanda tangan, hingga sekadar berbincang-bincang dan mengucapkan selamat atas kemenangan di Rio.

Sumber: http://olahraga.kompas.com/read/2016/09/09/07464721/.tontowi.liliyana.diserbu.masyarakat.indonesia.di.bangkok
Terima kasih sudah membaca berita Tontowi/Liliyana “Diserbu” Masyarakat Indonesia di Bangkok. Silahkan baca berita lain tentang Olahraga lainnya.

Tags:

Leave a reply "Tontowi/Liliyana “Diserbu” Masyarakat Indonesia Di Bangkok"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.