Tim DKI Merasa Jadi Incaran Di PON

No comment 68 views

Berikut artikel Tim DKI Merasa Jadi Incaran di PON, Semoga bermanfaat

BANDUNG, KOMPAS.com – Ketua KONI DKI Jakarta Raja Sapta Ervian merasa prihatin dengan penyelenggaraan PON XIX Jawa Barat yg dianggapnya┬á tak profesional.

Menurut pria yg akrab disapa Eyi tersebut, wasit di PON XIX tak profesional dan merugikan atlet serta kontingen DKI. “Karena kita mempersiapkan mereka (atlet) selama bertahun-tahun dan atlet pun latihan pagi sore selama bertahun tahun. Tetapi dihancurkan cuma pada sesuatu atau beberapa hari,” kata Eyi, di Hotel Patra Jasa, Bandung, Jawa Barat, Selasa (27/9/2016).

Kemudian dia juga kecewa dengan panitia penyelenggara PON XIX, terutama buat cabang olahraga renang indah. Tim renang indah DKI tak mampu mengikuti pertandingan karena adanya batasan usia dalam technical hand book (THB), yakni 26 tahun.

“Kami kehilangan potensi tiga medali emas. Padahal secara administrasi segala kita penuhi, mereka lolos Pra-PON, ada surat yg menyatakan mereka sah dari KONI pusat dan PB PON, tetapi tak diperbolehkan bertanding, dan ini mulai kita proses lebih lanjut,” kata Eyi.

Selain renang indah, kecurangan juga terjadi pada cabang olahraga terbang layang. Panitia penyelenggara mempermasalahkan keabsahannya administrasi atlet cabang olahraga tersebut. Padahal, segala syarat administrasi sudah dipenuhi.

“Secara keseluruhan bagi kedepannya ini menjadi perhatian segala pemerintah, baik pemerintah provinsi atau pusat agar benar-benar melihat penyelenggaraan event di negeri ini tuh dipastikan benar buat ajang prestasi,” kata Eyi.

Di samping itu, dia juga memprihatinkan sambutan suporter tuan rumah kepada suporter yang berasal Jakarta. Eyi menyebut, suporter tuan rumah tak memandang suporter dan kontingen DKI Jakarta seperti saudara sendiri.

Contohnya ketika pertandingan polo air yg mempertemukan tim Jawa Barat dengan Sulawesi Selatan dalam fase semifinal di Kawasan Olahraga Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin (19/9/2016) lalu.

Akibat kerusuhan itu, atlet polo air DKI Jakarta yg tengah menyaksikan pertandingan ikut terkena imbas. Atlet DKI putra dan oknum penonton berseragam terlibat adu jotos.

“Kita segala ini sesuatu bangsa dan setanah air, tak perlu ada intimidasi, tak perlu ada hal hal yg dianggap membahayakan,” kata Eyi.

Sumber: http://olahraga.kompas.com/read/2016/09/28/10371311/tim.dki.merasa.jadi.incaran.di.pon
Terima kasih sudah membaca berita Tim DKI Merasa Jadi Incaran di PON. Silahkan baca berita lain tentang Olahraga lainnya.

Tags:

Leave a reply "Tim DKI Merasa Jadi Incaran Di PON"