“Tiki-Taka” Masuk Dalam Pembinaan Usia Dini

No comment 165 views

Berikut artikel “Tiki-Taka” Masuk dalam Pembinaan Usia Dini, Semoga bermanfaat

JAKARTA, Kompas.com –  Tahun ini, Nestlé MILO juga melakukan terobosan dengan menjalin kerja sama dengan FC Barcelona selama empat tahun ke depan buat mendorong gaya hidup sehat dan mengampanyekan pentingnya aktivitas fisik kepada generasi muda.

Hadir buat ketiga kalinya, MILO Football Championship 2017 memperluas cakupannya ke empat kota dengan jumlah peserta yg meningkat lebih dari lima kali lipat dibandingkan tahun lalu.

Tahun ini, satu-satunya wadah kompetisi sepak bola U-12 antar Sekolah Dasar bagi mencari bibit pesepak bola berbakat di Indonesia mulai diselenggarakan di Jakarta, Medan, Bandung dan Makassar.

Kompetisi yg mulai diikuti oleh lebih dari 8.000 siswa dari 512 Sekolah Dasar hari ini dibuka dan diresmikan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Imam Nahrawi dengan didampingi oleh Direktur Legal & Corporate Affairs PT Nestlé Indonesia Debora R. Tjandrakusuma dan Business Executive Officer Beverages Business Unit PT Nestlé Indonesia Prawitya Soemadijo.  
 
Menpora Imam Nahrawi  mengatakan, “Saya yakin bahwa Indonesia memiliki banyak potensi pesepak bola berbakat. Untuk itu telah menjadi tanggung jawab kami bersama buat selalu membina anak-anak ini agar menjadi pesepak bola kebanggaan buat Indonesia di masa yg mulai datang. Semoga dengan adanya MILO Football Championship ini bisa semakin menggairahkan semangat olahraga khususnya sepak bola di antara anak-anak Indonesia. Pesan aku kepada para peserta, tunjukkan kemampuan terbaik kita dan tetaplah jaga sportivitas.”
 
“Bagi Nestlé Indonesia, yg menjadi prioritas adalah bagaimana kita bisa menolong meningkatkan kualitas hidup dan berkontribusi bagi masa depan yg lebih sehat. Hal ini tercermin pada salah sesuatu produk kami, Nestlé MILO, yg senantiasa berkomitmen bagi mendorong gaya hidup aktif dan menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehat,” ujar Business Executive Officer Beverages Business Unit PT Nestlé Indonesia Prawitya Soemadijo.

“Melalui MILO Football Championship, Nestlé MILO hadir bagi memberikan kontribusi buat perkembangan sepak bola Indonesia. Kami berharap melalui program ini mampu menanamkan kecintaan terhadap olahraga sejak dini serta mendukung pemerintah dalam melahirkan bibit-bibit pesepak bola yg memiliki mental juara,” tambahnya.
 
Tahun ini, Nestlé MILO juga melakukan terobosan dengan menjalin kerja sama dengan FC Barcelona selama empat tahun ke depan buat mendorong gaya hidup sehat dan mengampanyekan pentingnya aktivitas fisik kepada generasi muda. Para pemain terbaik MILO Football Championship nantinya mulai mengikuti MILO Football Camp di Jakarta. Selanjutnya, para pemain terbaik terpilih mulai mendapatkan kesempatan buat mendapatkan pengalaman mengenal nilai-nilai FC Barcelona dan dilatih oleh pelatih FC Barcelona di Barcelona. Selain itu, MILO Football Championship juga mulai memasukkan teknik ‘Tiki-Taka’ yg yaitu suatu gaya bermain unik khas FC Barcelona ke dalam materi pelatihan.
 
Prawitya Soemadijo mengungkapkan, “Kami berharap kerja sama ini mampu semakin memotivasi anak-anak Indonesia bagi lebih giat berlatih dalam mengejar cita-citanya menjadi pemain sepak bola profesional dengan tetap menanamkan nilainilai kehidupan seperti pantang menyerah, yakin diri, kerja sama tim dan sportivitas.”  
 
MILO Football Championship mulai dilaksanakan sesuai dengan peraturan Federasi Sepak Bola Internasional mengenai peraturan pertandingan buat anak usia sekolah dasar. Setiap tim cuma mulai bertanding melawan tim lainnya sesuatu kali buat menentukan siapa yg lolos ke babak selanjutnya. Selain seleksi tim, MILO Football Championship tahun ini juga tetap menyelenggarakan talent scouting.   

Indriyanto Nugroho, mantan penyerang tim nasional Indonesia yg juga pemegang lisensi C Asian Football Confederation (AFC) yg juga bagian dari tim talent scouting di Jakarta mengungkapkan, “Pembinaan usia dini yaitu fondasi awal buat melahirkan pemain terbaik di Indonesia. Hadirnya MILO Football Championship ini menjadi salah sesuatu wadah yg tepat buat generasi muda buat melatih potensi mereka dalam bermain sepak bola. Tidak cuma teknik dan sikap yg baik di lapangan, namun kemampuan bagi bermain baik secara individu maupun di dalam tim juga menjadi kriteria yg utama bagi menjadi pesepak bola andalan Indonesia.”

Sumber: http://olahraga.kompas.com/read/2017/02/19/09250751/.tiki-taka.masuk.dalam.pembinaan.usia.dini
Terima kasih sudah membaca berita “Tiki-Taka” Masuk dalam Pembinaan Usia Dini. Silahkan baca berita lain tentang Olahraga lainnya.

Tags:

Leave a reply "“Tiki-Taka” Masuk Dalam Pembinaan Usia Dini"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.