Thailand Mengancam Di Sektor Tunggal Putera

No comment 159 views

Berikut artikel Thailand Mengancam di Sektor Tunggal Putera, Semoga bermanfaat

BANGKOK, Kompas.com – Setelah sekarang mendominasi Asia Tenggara di sektor tunggal puteri, Thailand kini akan menebar ancaman di sektor tunggal putera.

Satu gelar dari Thailand Masters 2017 memang berhasil diamankan wakil Indonesia lewat pebulutangkis tunggal putra Tommy Sugiarto. Di babak final yg berlangsung petang ini di Nimibutr Stadium, Tommy naik podium juara setelah menekuk Kanthapon Wangcharoen (Thailand), dalam beberapa gim langsung, 21-17, 21-11. Ini adalah gelar pertama yg diraih Tommy di tahun 2017.

Tommy bermain dengan permainan terbaiknya di laga final. Wangcharoen, pemain muda yg belakangan grafik penampilannya menanjak, bahkan tidak bisa berbuat banyak hingga menyerah beberapa game langsung. Di game kedua, Wangcharoen seolah tidak dapat melawan tekanan demi tekanan yg dilancarkan Tommy.

Ditambah lagi, serangan-serangan Wangcharoen yg menjadi andalan utamanya, seringkali gagal menembus pertahanan Tommy yg kokoh.

“Di awal gim pertama aku adaptasi lalu karena ini adalah rapat pertama dengan lawan. Penampilan lawan cukup bagus di awal permainan dan ini meyulitkan saya, tapi aku berusaha tetap tenang, di final siapapun milik peluang buat juara,” kata Tommy usai pertandingan.

“Di gim kedua aku merasa dia tak yakin diri lagi seperti di game pertama, makanya angkanya jauh sekali. Kontrol bola aku juga lebih baik hari ini. Permainan lawan lebih menyerang, waktu serangannya tak tembus-tembus, dia banyak unforced errors. Di sini aku dibantu faktor menang pengalaman. Meskipun dia tuan rumah, tapi waktu ketinggalan dia merasa tak nyaman juga, ini menguntungkan bagi saya,” beber Tommy.

Meskipun demikian, Tommy mengatkan bahwa Thailand kini harus diwaspadai, mengingat banyak pemain-pemain muda berpotensi yg akan unjuk gigi. Kantaphon yaitu pemain yg masih berusia 18 tahun akan masuk ke turnamen kelas senior.

“Sekarang tunggal putra Thailand harus diwaspadai. Kanthapon pemain muda baru lulus dari kelas junior segera mampu ke final turnamen grand prix gold,” ucap Tommy.

Kejuaraan All England 2017 menjadi turnamen selanjutnya yg bakal diikuti Tommy. Namun nama Tommy juga masuk dalam daftar pemain di ajang Djarum Superliga Badminton 2017 yg mulai dilangsungkan beberapa minggu mendatang di Surabaya.

“Target aku sih mau main senyaman mungkin dan meningkatkan rangking, supaya dapat masuk Top 10 lagi,” sambung Tommy.

Berikut hasil lengkap babak final Thailand Masters 2017 :
Ganda Putri
Chen Qingchen/Jia Yifan (1/CHN) vs Puttita Supajirakul/Sapsiree Taerattanachai (2/THA) 21-16, 21-15

Tunggal Putri
Busanan Ongbumrungphan (1/THA) vs Aya Ohori (4/JPN) 21-18, 21-16

Ganda Putra
Huang Kaixiang/Wang Yilyu (6/CHN) vs Lu Ching Yao/Yang Po Han (TPE) 21-19, 21-23, 21-16

Ganda Campuran
Zhang Nan/Li Yinhui (5/CHN) vs Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai (2/THA) 21-11, 20-22, 21-13

Tunggal  Putra
Tommy Sugiarto (3/INA) vs Kantaphon Wangcharoen (THA) 21-17, 21-11

Sumber: http://olahraga.kompas.com/read/2017/02/12/22290341/thailand.mengancam.di.sektor.tunggal.putera
Terima kasih sudah membaca berita Thailand Mengancam di Sektor Tunggal Putera. Silahkan baca berita lain tentang Olahraga lainnya.

Tags:

Leave a reply "Thailand Mengancam Di Sektor Tunggal Putera"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.