Takut Kalah Buat Jonatan Tampil Buruk

No comment 154 views

Berikut artikel Takut Kalah Buat Jonatan Tampil Buruk, Semoga bermanfaat

BANGKOK, Kompas.com – Jonatan Christie cuma mampu tertunduk lesu ketika sesuatu pengembaliannya menyangkut di net. Kesalahan ini mengakhiri pertandingan babak kedua Thailand Masters 2017 yg dijalaninya melawan Aditya Joshi (India), dengan skor 16-21, 19-21.

Hasil ini memang dapat dibilang mengejutkan, Jonatan yaitu unggulan keempat. Diatas kertas ia lebih dijagokan buat menang ketimbang Joshi yg non-unggulan. Namun sayang, Jonatan hari ini underperformed. Sederet kesalahan tidak perlu kadang dilakukannya, bahkan sebagian besar poin yg diraih Joshi adalah buah dari kesalahan yg dikerjakan Jonatan.

Jonatan telah coba buat bangkit di gim kedua. Ia bisa mengimbangi permainan Joshi dan sesekali unggul dalam perolehan angka. Saat kedudukan imbang 19-19, Jonatan lagi-lagi melakukan unforced errors yg kembali menguntungkan lawan. Tak seperti biasanya, smash keras Jonatan tidak bisa dijadikan senjata yg mematikan, pertahanannya pun kerap dibobol oleh Joshi.

“Saya tak bisa keluar dari tekanan ketika bertanding. Ini membuat aku tak mampu tampil maksimal hari ini,” kata Jonatan seraya menutup wajahnya dengan handuk.

“Penampilan Jonatan malam ini memang diluar prediksi saya, seorang Jonatan masih perlu waktu buat mengatasi persoalan di lapangan. Sekarang lawan-lawan telah tahu siapa Jonatan, peringkatnya berapa. Bukannya berpikir bagaimana cara main, cara menerapkan stroke nya, tapi dia cuma berpikir bahwa Jonatan tak boleh kalah, nah ini yg bikin kacau,” jelas Hendry kepada Badmintonindonesia.org.

“Kekalahan ini telah pasti karena faktor non-teknis, tadi kan mudah sekali mati sendiri. Tetapi ini tak mampu dijadikan alasan, Jonatan perlu introspeksi. Dia harus mencari cara mengatasi dan menyesuaikan diri seandainya kembali berada di situasi seperti ini,” sambungnya.

Dikatakan Hendry, kekalahan ini dapat menjadi bahan pembelajaran buat Jonatan. Seandainya ia menang, mungkin Jonatan tidak menyadari kekurangannya ini dan tidak mampu belajar mengatur cara berpikirnya. Di turnamen level super series premier yg tingkatannya lebih tinggi, Jonatan tidak jarang membuat kejutan, ia bahkan bisa menembus babak empat besar di Malaysia Super Series Premier 2016.

“Kalau tanding dari level super series premier ke level grand prix gold harusnya kan lebih ringan. Tetapi di premier itu lawannya lebih berat, Jonatan mainnya lebih lepas. Sedangkan di level grand prix gold, dia merasa harus mampu menang dari lawan-lawannya. Makanya, Jonatan harus ‘lebih matang’ lagi,” tambah Hendry.

Dua wakil pelatnas, Firman Abdul Kholik dan Anthony Sinisuka Ginting masih menunggu giliran bertanding. Sedangkan Ihsan Maulana Mustofa telah mengamankan tempat di babak 16 besar setelah menang atas Karnphop Atthaviroj (Thailand), dengan skor 21-10, 21-12.

Berikut hasil tunggal putera:
Androw Yunanto [INA]-Chayanin Mekmusik [THA] 21-14, 21-14
Ihsan Maulana Mustofa [INA/9]-Karnphop Atthaviroj [THA] 21-10, 21-12    
Firman Abdul Kholik [INA/16]-Kaninpong Yokard [THA] 21-5, 21-11
Tommy Sugiarto [INA/3]-Mek Narongrit [THA] 21-12, 21-7
Muhammad Bayu Pangisthu [INA]-Evert Sukamta [INA] 21-11, 13-21, 21-11
Anthony Sinisuka Ginting [INA/10]- Vicky Angga Saputra 21-8, 21-13

Sumber: http://olahraga.kompas.com/read/2017/02/08/23074981/takut.kalah.buat.jonatan.tampil.buruk
Terima kasih sudah membaca berita Takut Kalah Buat Jonatan Tampil Buruk. Silahkan baca berita lain tentang Olahraga lainnya.

Tags:

Leave a reply "Takut Kalah Buat Jonatan Tampil Buruk"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.