Tafisa World Games Terus Digaungkan

No comment 53 views

Berikut artikel Tafisa World Games Terus Digaungkan, Semoga bermanfaat

JAKARTA, Kompas.com – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) selalu menggaungkan kesiapan Indonesia menyambut dan menjadi tuan rumah TAFISA (The Association For International Sport for All) World Games 2016. Kali ini,

TAFISA World Games 2016 yg yaitu pesta olahraga rekreasi tingkat dunia tersebut, disosialisasikan melalui ajang Kenduri Nasional Scorpio III bersama Ikatan Motor Scorpio Indonesia (IMSI) di halaman Kemenpora, Senayan, Jakarta, Sabtu (24/09/2016).

TAFISA World Games 2016 mulai berlangsung di Jakarta, 6-12 Oktober mendatang. Acara pembukaan dan  penutupannya direncanakan berlangsung di Ancol. Sekitar 85 negara dan lebih dari 12.000 peserta, ditargetkan terlibat dalam kegiatan tersebut.

“Saya harap TAFISA World Games 2016 bisa meraih sukses dari sisi ekonomi dan penyelenggaraan. Karena itu mulai kalian sajikan segala potensi budaya Indonesia, olahraga, kuliner yg sangat banyak, baju kreasi yg inspiratif  dan penuh kreatifitas. Kemudian harus dapat menunjukan bahwa kalian aman dan nyaman. Sehingga muncul kepercayaan dunia, Indonesia tak cuma ramah, indah, cantik, tapi juga aman bagi dikunjungi,” ujar Deputi III Bidang Pembuyaan Olahraga Kemenpora sekaligus Wakil Ketua Panitia Pelaksana TAFISA World Games 2016, Raden Isnanta di ajang Kenduri Nasional Scorpio III.

Turut hadir dalam kegiatan ini diantaranya Sekretaris Deputi III Kemenpora, Bambang Laksono, Wakil Sekretaris III Tafisa Ahtiar Bahtiar, Kagab Humas, Hukum dan Sisinfo Sesdep III Kemenpora Budiyanto, perwakilan dari Badan Narkotika Nasional (BNN), Kombes Pol. Riki Yanuarfi serta Ali Bin Husin Assegaf selaku pimpinan Majelis Nurul Habib Jakarta Timur.

Kenduri Nasional Scorpio III di halaman kantor Kemenpora berlangsung meriah. Ajang tahunan dari komunitas otomotif tersebut diisi dengan kegiatan donor darah, tes narkoba, bazar, dan berbagai pertunjukan seni dan budaya tang menghibur. Selain mensosialisasikan TAFISA World Games 2016, dalam acara tersebut, Kemenpora juga menggaungkan gerakan Ayo Olahraga.

Isnanta menegaskan, TAFISA World Games 2016 mamapu memberikan banyak manfaat penting. Di antaranya, melestarikan olahraga tradisional dan menjadikannya sebagai bagian dari kegiatan dunia. Sebab, segala itu terkait dengan prinsip hidup sehat dan bugar masyarakat dunia.

“Selain itu, diharapkan mampu memancing minat masyarakat buat berolahraga. Menjadikan olahraga sebagai gaya hidup, karena Menpora Imam (Nahrawi), pemerintah, mencanangkan gerakan Ayo Olahraga. Ini harus dijadikan momentumnya,” tambah Isnanta.

Isnanta menuturkan, tingkat kebugaran masyarat Indonesia sangat rendah. Bahkan hal tersebut juga terjadi di negara-negara lainnya. Tingkat kebugaran yg rendah membuat potensi terkena penyakit menjadi cukup tinggi. “Karena itu, ayo jadikan olahraga sebagai solusinya. Maka Tafisa harus benar-benar dimaknai segala rakyat Indonesia khususnya, sebagai ajakan buat begerak, bergerak dan bergerak,” tandasnya.

Dengan menjadi tuan rumah TAFISA World Games 2016, Indonesia juga berkesempatan mempromosikan berbagai olahraga rekreasi tradisional asli Tanah Air. Misalnya permainan enggrang, terompah panjang, layang-layang, senam kreasi daerah dan senam poco-poco, pencak silat budaya, sepeda tua (ontel), dan gulat tradisional.

Kemenpora, lanjut Isnanta, mulai selalu melakukan sosialisasi TAFISA World Games 2016 kepada segala komunitas dan lapisan masyarakat di semua provinsi. “Sementara  kalian perkuat di Jakarta. Seperti dalam kesempatan kali ini, ada kegiatan donor danah, pagelaran musik dan dihadiri  komunitas pencinta motor. Ini membuktikan bahwa sehat, bugar dan gembira, yaitu hak segala pihak,” jelasnya.

TAFISA World Games 2016 mengambil tema besar “Unity in Diversity” yg terinspirasi dari semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Tarsius Tarsier atau monyet terkecil di dunia yg cuma ada di Sulawesi menjadi maskotnya. Kemenpora pun berencana menggelar arak-arakan Tarsius ke berbagai derah sebagai bagian dari sosilaisasi menyambut festival olahraga rekreasi dunia tersebut.

“Akan ada kirab atau arak-arakan Tarsius akan pekan depan. Mekanismenya seperti arak-arakan api PON. Jadi, Tarsius mulai disosialisasikan dari kota ke kota. Rencananya, dimulai dari Sulawesi, dahulu ke Makassar, Kalimantan, ke Jawa dan berhenti di Ancol,”  jelas Isnanta.

Sumber: http://olahraga.kompas.com/read/2016/09/24/23185051/tafisa.world.games.terus.digaungkan
Terima kasih sudah membaca berita Tafisa World Games Terus Digaungkan. Silahkan baca berita lain tentang Olahraga lainnya.

Tags:

Leave a reply "Tafisa World Games Terus Digaungkan"