Surabaya Jadi Kota Kedua Perhelatan LIMA Badminton 2017

No comment 39 views

Berikut artikel Surabaya Jadi Kota Kedua Perhelatan LIMA Badminton 2017, Semoga bermanfaat

Surabaya, Kompas.com – Usai perhelatan LIMA Badminton McDonald’s East Java Conference (EJC) Malang Subconference berakhir pada Kamis lalu, LIMA Badminton EJC segera menghelat sub konferensi keduanya di Kota Surabaya.

Di kota kedua regional Jawa Timur tersebut, LIMA Badminton diikuti oleh 11 Perguruan Tinggi yg ambil bagian di kategori beregu dan perseorangan.

Penyelenggaraan kompetisi badminton antarperguruan tinggi regional Jawa Timur tersebut nantinya mulai dilangsungkan di Gelanggang Olah Raga Pasific Caesar, Surabaya pada 19-25 Maret 2017.

Kategori beregu di ajang LIMA Badminton McDonald’s East Java Conference Surabaya Subconference diikuti tujuh tim putra dan empat tim putri. Tujuh tim putra berasal dari Universitas Surabaya (Ubaya), Universitas Airlangga (Unair), Hang Tuah Surabaya, Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Universitas Kristen Petra (UK Petra), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan Universitas Dr. Soetomo. Sementara itu, di sektor putri diikuti oleh Ubaya, Unair, UK Petra dan Unesa.

Peningkatan peserta yg signifikan di Kota Surabaya ini dinilai Azwar Muhlis selaku manajer event Liga Mahasiswa bahwa ajang LIMA Badminton telah menjadi kalender event yg ditunggu-tunggu oleh peserta dan memberikan kebanggaan bagi peserta saat menjadi bagian dari Liga Mahasiswa.

Sebelum menghelat penyelenggaraan LIMA Badminton McDonald’s East Java Conference (EJC) Surabaya Conference, tim LIMA beserta dengan perwakilan PBSI Surabaya yg diwakili oleh Syaiful Arief selaku referee nasional melakukan kegiatan technical pertemuan yg dihadiri oleh para perwakilan tim-tim LIMA Badminton Surabaya Subconference di MaxHotel Surabaya, Jumat (17/3/2017).

Kegiatan tersebut membahas mengenai peraturan pertandingan, sistem pertandingan dan ditutup oleh drawing. Syaiful Arief, selaku Deputy Referee di ajang ini menjelaskan secara singkat mengenai sistem pertandingan yg mulai dijalankan.

“Ajang LIMA Badminton menganut peraturan dari PBSI serta BWF dan juga peraturan khusus dari LIMA. Sementara itu, sistem perolehan point memakai rally point (the best of three) dengan gim terakhir cuma mencapai 11 point. Untuk tim beregu putra di Surabaya mulai terbagi menjadi dua, sedangkan  putri sesuatu grup dengan sistem setengah kompetisi,” jelas Syaiful Arief.

Usai menjelaskan peraturan pertandingan dan sistem pertandingan. Kegiatan TM kemudian segera dilanjutkan dengan pembagian Pul buat tim putra. Di Pul A, tim pedatang baru di tahun ini, Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) mulai menghadapi Universitas Negeri Surabaya (Unnesa) dan Universitas Hang Tuah. Sedangkan, di Pul B dihuni oleh Universitas Airlangga (Unair), Universitas Surabaya (Ubaya), Universitas Kristen Petra (UK Petra) dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Sementara itu, Pul putri yg berisiskan tim Unesa, Unair, Ubaya dan UK Petra segera bertanding, dan perolehan kemenangan tim mulai ditentukan oleh jumlah poin menang terbanyak.

Kategori beregu nantinya mulai berlangsung selama lima hari terhitung tanggal 19 – 23 Maret 2017, setelah itu LIMA Badminton Surabaya Subconference dilanjutkan oleh kategori perseorangan (24 & 25 Maret 2017) yg mempertangkan tiga partai yakni tunggal putra, tunggal putri dan ganda campuran.

Untuk kategori beregu, LIMA memberikan kuota beberapa tim putra teratas dan sesuatu tim putri  yg mulai mewaliki Surabaya Subconference di LIMA Badminton Nationals, sedangakan di kategori perseorangan masing-masing partai mulai diambil beberapa pemenang. LIMA Badminton Nationals mulai dilangsungkan di Bandung pada 10-21 Mei 2017.

Sumber: http://olahraga.kompas.com/read/2017/03/18/23004541/surabaya.jadi.kota.kedua.perhelatan.lima.badminton.2017
Terima kasih sudah membaca berita Surabaya Jadi Kota Kedua Perhelatan LIMA Badminton 2017. Silahkan baca berita lain tentang Olahraga lainnya.

Tags:

Leave a reply "Surabaya Jadi Kota Kedua Perhelatan LIMA Badminton 2017"