Sentuhan Mantan Pesepak Bola Di Tim Voli Putri Gresik Petrokimia

No comment 146 views

Berikut artikel Sentuhan Mantan Pesepak Bola di Tim Voli Putri Gresik Petrokimia , Semoga bermanfaat

GRESIK, KOMPAS.com – Sasono Handito pernah berkecimpung di dunia sepak bola nasional. Kini, dia pindah jalur dan membina tim bola voli. 

Sebagai pemain sepak bola, Sasono yg kini sudah berusia 54 tahun tercatat pernah bermain di Persebaya Surabaya dan Petrokimia Putra Gresik.

Di klub terakhir itulah, nama Sasono dikenal luas oleh para pecinta sepak bola bola Tanah Air. Tidak cuma sebagai penjaga gawang, namun juga manajer tim.

Sasono turut mengharumkan nama klub yg berdiri pada 20 Mei 1988 itu dengan berbagai raihan prestasi, baik ketika masih aktif sebagai pemain maupun manajer tim.

Hanya, sejak 2012 dan tim sepak bola Petrokimia Putra secara resmi dibubarkan. Nama Sasono tidak lagi terdengar di dunia sepak bola nasional. Sejak periode tersebut, ia menetapkan bagi berkecimpung di bidang olahraga lain, bola voli bersama tim putri Gresik Petrokimia.

“Awalnya, disuruh menolong di bagian Panpel (Panitia Pelaksana Pertandingan) voli oleh perusahaan karena aku dianggap memiliki kemampuan di bidang itu, meskipun sebelumnya aku di dunia sepakbola,” kata Sasono.

Selama beberapa tahun, Sasono menghabiskan waktu menjadi bagian Panpel voli tim putri Gresik Petrokimia. Tugas dan tanggung jawab itu kemudian mengantarkan pria asli Gresik tersebut, kini dipercaya menjabat sebagai manajer tim di pentas Proliga 2017.

“Mungkin telah tak ada lagi pegiat olahraga yg dianggap bisa oleh jajaran direksi, maka kemudian aku ditunjuk menjadi manajer. Sekalipun, pengalaman aku cuma menjadi manajer tim sepak bola Petrokimia Putra,” ucap karyawan PT Petrokimia Gresik ini.

Ia pun mengaku, mendapat banyak pengalaman berbeda saat dipercaya menjabat sebagai manajer tim putri Gresik Petrokimia sejak musim lalu. Sasono menjelaskan, sebenarnya tak ada perbedaan signifikan antara menjabat sebagai manajer tim sepak bola dan bola voli.

“Hanya, mungkin karena Gresik Petrokimia ini tim voli putri, maka aku harus pintar-pintar dalam mendampingi bagi bisa menghadirkan prestasi. Sebab, perasaan cewek itu kan lebih sensitif. Beda dengan sewaktu di Petrokimia Putra dulu,” ujar Sasono.

Terlebih lagi, ketika ini tim putri Gresik Petrokimia yg berlaga di Proliga 2017 dilatih oleh pelatih asing yang berasal China, Li Huanning. Yang menuntut Sasono harus benar-benar tahu, mulai kebutuhan tim.

“Jangan sampai, ada miss komunikasi antara pelatih dengan pemain. Dan itu menjadi tugas saya, di mana solusinya, supaya tim dapat berprestasi sesuai dengan mandat yg sudah diberikan oleh jajaran direksi kepada aku sebagai manajer tim,” tutur dia.

Kini, tantangan Sasono bersama tim putri Gresik Petrokimia telah ada di depan mata. Tim yg berkeinginan lolos ke babak final four itu masih terpaku di urutan kelima di bawah Jakarta Elektrik PLN, Jakarta PGN Popsivo Polwan, Jakarta Pertamina Energi, dan Bandung BJB, sampai dengan putaran pertama berakhir.

Satu etape telah dilalui tim putri Gresik Petrokimia dengan mengalahkan Jakarta PGN Popsivo Polwan 3-0 (25-17, 25-11, dan 25-19). Mereka tinggal mengulang hasil yg sama ketika ditantang Batam Sindo BVN di GOR Tridharma, pada Minggu (5/3/2017) malam, guna mewujudkan target sapu bersih laga di kandang sendiri.

“Saya telah bicara dengan pelatih dan seluruh pemain. Jika ingin langsung memastikan tiket lolos ke babak final four, caranya adalah memenangi kedua laga kandang. Kalaupun tidak, peluang tetap ada, tapi harus menunggu sampai seri terakhir di Malang,” kata Sasono.

Untuk itu, sebagai manajer Sasono pun sadar harus mampu memompa semangat para pemainnya agar mampu bersaing, lebih-lebih memenangi beberapa pertandingan di kandang sendiri.

Selain memercayakan segi teknik dan permainan di lapangan kepada pelatih dan para pemain, ia juga mencoba mengusahakan dari sisi nonteknis.

“Saya telah komunikasi dengan jajaran direksi, dan katanya memang mulai ada bonus buat tim, bila nantinya benar-benar lolos ke final four. Dengan harapan, ini mampu memompa semangat tim bagi berjuang habis-habisan supaya bisa lolos ke final four,” ucap dia.

Sedangkan perjuangan lainnya adalah, dengan cara berharap mulai dukungan penuh dari warga Gresik yg mulai menyaksikan segera dari tribune penonton.

Ia juga berjanji, mulai melibatkan sebagian karyawan PT Petrokimia Gresik buat menjadi suporter, ketika tim putri Gresik Petrokimia bertanding.

“Dengan beberapa cara itulah, kita yakini mulai dapat meningkatkan semangat anak-anak bagi mengalahkan lawan-lawannya dalam pertandingan,” tutur Sasono.

Sasono pun berharap semangat dan pengabdian menghadirkan prestasi selama menjadi manajer tim sepak bola Petrokimia Putra bakal bisa ditularkan kepada tim voli putri Gresik Petrokimia buat mampu menjadi yg terbaik di Proliga 2017.

Riwayat singkat

Nama   : Sasono Handito

Kelahiran/usia ; Gresik, 54 tahun

Karier

1980                ; Persebaya Surabaya junior (pemain sepakbola)

1981                : Persebaya Surabaya senior (pemain sepakbola)

1986-1996       : Petrokimia Putra (pemain sepakbola)

2002-2006       ; Manajer tim Petrokimia Putra (sepakbola)

2012                ; Panpel di tim voli putri Gresik Petrokimia

2014                ; Jajaran manajemen tim voli putri Gresik Petrokimia

2016-….          ; Manajer tim voli putri Gresik Petrokimia

Sumber: http://olahraga.kompas.com/read/2017/03/05/17084041/sentuhan.mantan.pesepak.bola.di.tim.voli.putri.gresik.petrokimia.
Terima kasih sudah membaca berita Sentuhan Mantan Pesepak Bola di Tim Voli Putri Gresik Petrokimia . Silahkan baca berita lain tentang Olahraga lainnya.

Tags:

Leave a reply "Sentuhan Mantan Pesepak Bola Di Tim Voli Putri Gresik Petrokimia"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.