Sean Gelael Harus Bersabar Dengan Hasil Di Silverstone

No comment 68 views

Berikut artikel Sean Gelael Harus Bersabar dengan Hasil di Silverstone, Semoga bermanfaat

LONDON, KOMPAS.com – Sean Gelael harus bersabar dengan hasil balapannya di Sirkuit Silverstone, Inggris pada 10 Juli 2016. Di ajang kejuaraan GP2 ini, ia finis di posisi ke-21 feature race, dan posisi ke-18 di sprint race.

Sebelumnya, saat feature race, Sean sempat mendapat hukuman penalti 10 detik karena dinilai melanggar batas kecepatan di pit line. Padahal posisi start pebalap dari Tim Pertamina Campos Racing yg didukung Jagonya Ayam KFC ini cukup bagus dan berpeluang buat mengejar poin, yakni di urutan ke-13.

Namun, dewi fortuna belum memihak pada Sean. Di awal putaran, mobilnya sempat keluar jalur akibat bersenggolan dengan pebalap tim Rapax, Gustav Malja.

Dengan kondisi seperti itu, Sean terpaksa masuk pit stop. Saat itulah Sean dinilai melanggar batas kecepatan. Di samping itu, masuk pit stop sebanyak tiga kali membuat Sean banyak kehilangan waktu dan harus finis di posisi ke-21.

Lalu, pada sprint race—dimana Sean harus memulai balapan dari  posisi ke-21—Sean tertatih buat mengejar ketertinggalan. Bukan tidak berjuang, Sean sempat menyodok ke posisi 16 dan milik peluang merangsek pada posisi sepuluh besar. Sayangnya, degradasi ban yg cukup tinggi di pertengahan lomba membuatnya terlempar ke posisi 19.

“Tidak gampang memulai balapan dari barisan belakang di Sirkuit Silverstone. Sangat disayangkan karena sebenarnya aku sangat menyukai karakter sirkuit ini,” ujar Sean dalam rilis yg diterima Kompas.com, Senin (11/7/2016).

Sedangkan rekan sesuatu tim Sean, Mitch Evans harus puas dengan finis di posisi ke-13 ketika sprint race. Padahal sebelumnya, saat feature race, ia bisa finis sebagai peringkat ke-empat.

http://www.sean-gelael.com/ Sean Gelael di Sirkuit Silverstone ketika kejuaraan GP2 2016.

Evans gagal mempertahankan posisinya karena lintasan menjadi licin akibat turun hujan. Kemudian, mobilnya menjadi sulit dikendalikan. Dua pebalap Tim Jagonya Ayam lainnya, Antonio Giovanazzi berhasil meraih poin dengan finis di posisi ke-4 dan Philo Armand cuma finis di posisi ke-20.

Karakter sirkuit Silverstone

Menjumpai Sirkuit Silverstone bukanlah pengalaman baru untuk Sean. Lebih dari itu, ia sangat hafal dan menyukai karakter sirkuit itu.

Menoleh sejarahnya, Sirkuit Silverstone adalah bekas lapangan terbang Inggris pada Perang Dunia Kedua. Pada dasarnya, karakter sirkuit ini dikenal sebagai sirkuit dengan sedikit tikungan.

Musim dulu ketika tampil di ajang balap World Series Renault 3.5, Sean mampu mendulang poin dengan finis di posisi sepuluh besar. Sayangnya, kali ini poin belum mampu ia bawa pulang.

Balapan di Silverstone digelar tepat beberapa hari setelah umat Islam merayakan Idul Fitri. Di tengah persiapan balapan, Sean masih menyempatkan diri merayakan Lebaran bersama keluarga, teman dan bahkan dengan pebalap Indonesia lainnya yg berlaga di Formula 1, Rio Haryanto.

Sumber: http://olahraga.kompas.com/read/2016/07/12/18371221/sean.gelael.harus.bersabar.dengan.hasil.di.silverstone
Terima kasih sudah membaca berita Sean Gelael Harus Bersabar dengan Hasil di Silverstone. Silahkan baca berita lain tentang Olahraga lainnya.

Tags:

Leave a reply "Sean Gelael Harus Bersabar Dengan Hasil Di Silverstone"