Ricky/Rexy Buat Ahsan Lupakan Sepakbola

No comment 74 views

Berikut artikel Ricky/Rexy Buat Ahsan Lupakan Sepakbola, Semoga bermanfaat

JAKARTA, Kompas.com – Prestasi yg diukir pasangan ganda putra Ricky Achmad Soebagdja/Rexy Mainaky di Olimpiade Atlanta 1996 ternyata menginspirasi seorang pebulutangkis berusia sembilan tahun dari Sumatera Selatan.

Adalah Mohammad Ahsan, pemain kelahiran Palembang, 7 September 1987 yg terkesima dengan capaian pasangan ganda putra nomor sesuatu dunia tersebut. Sejak itu, Ahsan kecil akan menekuni bulutangkis.

“Waktu kecil, aku diarahkan ke olahraga sepakbola. Tetapi aku memilih bulutangkis, karena bulutangkis adalah cabang olahraga yg mampu membawa nama Indonesia di level dunia,” ungkap Ahsan.

“Saya melihat prestasi senior-senior dahulu yg kadang juara, rasanya jadi ingin juara juga seperti mereka. Bukan hanya Ricky/Rexy, tapi juga di sektor tunggal,” tuturnya.

Usai hijrah dari Sumatera ke Jawa, Ahsan bergabung dengan klub Djarum dan menjadi salah sesuatu pemain terbaik di klub yg bermarkas di Kudus, Jawa Tengah tersebut. Sebelum berpasangan dengan Hendra Setiawan, Ahsan juga menjadi pemain ganda putra andalan Indonesia bersama Bona Septano dan sempat menghuni peringkat lima dunia.

Olimpiade Rio de Janeiro 2016 menjadi olimpiade kedua untuk Ahsan. Bersama Bona, Ahsan sempat mengikuti Olimpiade London 2012 namun belum berhasil membawa pulang medali. Pelajaran empat tahun dulu di London menjadikan Ahsan yg lebih baik di olimpiade tahun ini.

Dengan usainya Olimpiade London 2012, maka selesai telah duet Ahsan dan Bona. Beberapa bulan setelahnya, para pecinta bulutangkis Indonesia dikagetkan dengan munculnya kolaborasi baru Ahsan dengan Hendra. Meskipun sempat ada pihak yg pesimis, namun banyak pula yg meyakini pasangan ini mulai jadi bomber di ganda putra.

Hendra/Ahsan ternyata menjadi salah sesuatu pasangan ganda putra terbaik dunia. Pada debut di Kejuaraan Dunia 2013, Hendra/Ahsan segera meraih titel juara dunia dengan membungkam pasangan-pasangan unggulan. Mimpi pertama Ahsan menjadi juara dunia telah terjawab, kini ia siap mengejar mimpi selanjutnya merupakan medali emas olimpiade.

“Gelar juara dunia itu memang telah jadi impian aku sejak kecil, kalau ditanya orang, pasti jawabannya mau jadi juara dunia. Tetapi, medali emas olimpiade adalah incaran seluruh atlet bulutangkis, apalagi turnamen ini cuma empat tahun sekali,” ungkap ayah beberapa anak ini.

“Saya banyak belajar dari hasil olimpiade empat tahun lalu. Dengan kerja keras, disiplin dan doa, alhamdulillah aku dapat bertahan hingga Olimpiade Rio 2016. Walaupun di London aku tak mampu medali, tapi aku tak menyerah, aku berharap mampu mendapat hasil yg lebih baik di Rio,” tutur Ahsan.

Bertengger di peringkat beberapa dunia dan mengoleksi gelar juara bergengsi seperti Juara Dunia 2013 dan 2015, Juara All England 2014, Medali Emas Asian Games Incheon 2014, Juara Super Series Finals 2013 dan 2015, membuat Hendra/Ahsan menjadi harapan Merah-Putih di olimpiade.

“Diberi target adalah hal yg biasa bagi aku dan Hendra, dari lalu kita terus ditargetkan buat menjadi juara. Tekanan itu aku jadikan motivasi saja. Tekanan bertanding di olimpiade memang lebih besar karena ini turnamen empat tahun sekali,” jelas Ahsan.

Akankah Olimpiade Rio 2016 menjadi yg terakhir bagi Ahsan? Pria yg menggemari Tekwan, makanan khas Palembang ini menjawab santai. “Empat tahun lagi kan masih lama, jadi belum terpikir. Saya mau mikirin yg dekat-dekat lalu deh, yg jauh-jauh nanti saja dipikirkan lagi, ha ha ha,” canda Ahsan.

Sumber: http://olahraga.kompas.com/read/2016/07/27/23561081/.ricky.rexy.buat.ahsan.lupakan.sepakbola
Terima kasih sudah membaca berita Ricky/Rexy Buat Ahsan Lupakan Sepakbola. Silahkan baca berita lain tentang Olahraga lainnya.

Tags:

Leave a reply "Ricky/Rexy Buat Ahsan Lupakan Sepakbola"