Richard Optimistis Peluang Di Ganda Campuran

No comment 146 views

Berikut artikel Richard Optimistis Peluang di Ganda Campuran, Semoga bermanfaat

JAKARTA, Kompas.com – Richard Mainaky, pelatih ganda campuran optimistis beberapa wakil ganda campuran yg turun bertanding memiliki kesempatan yg bagus di Rio de Janeiro, Brasil, Agustus mendatang.

Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan Praveen Jordan/Debby Susanto menempati beberapa grup yg berbeda. Tontowi/Liliyana berada di grup C, sedangkan Jordan/Debby di grup A.

Di grup C, Tontowi/Liliyana mulai bersaing dengan Bodin Issara/Savitree Amitrapai dari Thailand, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying dari Malaysia dan wakil Australia, Robin Middleton/Leanne Choo.

Tontowi/Liliyana memiliki peluang bagi menjadi juara grup. Dengan Issara/Amitrapai dan Middleton/Choo, pasangan nomor sesuatu Indonesia ini belum pernah berhadapan. Namun melihat kekuatan di atas kertas, Tontowi/Liliyana jelas masih diunggulkan.

Sedangkan dengan Chan/Goh, Tontowi/Liliyana unggul 7-1 dalam rekor pertemuannya. Terakhir di Malaysia Open Super Series Premier 2016, Tontowi/Liliyana menang 23-21, 13-21 dan 21-16 dari Chan/Goh.

“Di grup C, Owi/Butet milik drawing yg cukup menguntungkan. Dengan tiga lawannya, Owi/Butet diatas kertas masih unggul, dilihat dari ranking dan nama mereka. Tapi Owi/Butet tetap perlu waspada dengan Malaysia dan Thailand, jangan jumawa meskipun cukup bagus drawingnya. Tapi dari ganda campuran secara keseluruhan dalam keadaan yg sangat siap,” ujar Richard kepada badmintonindonesia.org.

Sementara itu di grup A, Jordan/Debby bersama dengan pasangan Tiongkok, Zhang Nan/Zhao Yunlei, Lee Chun Hei/Chau Hoi Wah dari Hong Kong dan Michael Fuchs/Birgit Michels dari Jerman.

Berhadapan dengan Zhang/Zhao, Jordan/Debby masih kalah 1-7 di rekor pertemuannya. Meski begitu Jordan/Debby milik catatan bagus pada rapat terakhir mereka. Di All England 2016 dulu Jordan/Debby mengalahkan Zhang/Zhao dengan 21-19 dan  21-16.

Dengan Lee/Chau, Jordan/Debby mengantongi tiga kemenangan dari tujuh rapat mereka. Hong Kong Open Super Series 2015 dulu menjadi pertamuan terakhir mereka. Saat itu Jordan/Debby sukses menang beberapa game segera dengan 21-18 dan 21-18.

Sedangkan dengan Fuchs/Michels, Jordan/Debby masih unggul 2-0 dalam rekor pertemuannya.

“Jordan/Debby harus lebih kerja keras dari awal. Mereka minimal harus menjadi runner up grup. Walaupun lawan Zhang/Zhao berat, tetapi Jordan/Debby menang di rapat terakhir mereka,” lanjut Richard.

Fase penyisihan grup mulai meloloskan juara dan runner up grup ke babak perempat final. Setelah itu, mulai diadakan pengundian ulang buat menentukan lawan berikutnya.

Olimpiade Rio 2016 mulai berlangsung pada 11-20 Agustus mendatang. Tim Olimpiade Indonesia mulai bertolak ke Sao Paulo, hari ini (27/7). Mereka mulai menjalani latihan dan penyesuaian lapangan sebelum terbang ke Rio de Janeiro, Brasil.

Berikut daftar lengkap pembagian grup sektor ganda campuran di Olimpiade Rio 2016:
Grup A:
Zhang Nan/Zhao Yunlei (Tiongkok),  Praveen Jordan/Debby Susanto (Indonesia), Lee Chun Hei Reginald/Chau Hoi Wah (Hong Kong), Michael Fuchs/Birgit Michels (Jerman)

Grup B
Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen (Denmark), Xu Chen/Ma Jin (Tiongkok), Robert Mateusiak/Nadiezda Zieba (Polandia), Chris Adcock/Gabrielle Adcock (Inggris Raya)

Grup C:
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (Indonesia), Bodin Issara/Savitree Amitrapai (Thailand), Chan Peng Soon/Goh Liu Ying (Malaysia), Robin Middleton/Leanne Choo (Australia)

Grup D:
Ko Sung Hyun/Kim Ha Na (Korea), Philip Chew/Jamie Subandhi (Amerika Serikat), Jacco Arends/Selena Piek (Belanda), Kenta Kazuno/Ayane Kurihara

Sumber: http://olahraga.kompas.com/read/2016/07/27/23075551/richard.optimistis.peluang.di.ganda.campuran
Terima kasih sudah membaca berita Richard Optimistis Peluang di Ganda Campuran. Silahkan baca berita lain tentang Olahraga lainnya.

Tags:

Leave a reply "Richard Optimistis Peluang Di Ganda Campuran"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.