Presiden Ingin Adanya Cabang Olahraga Prioritas

No comment 99 views

Berikut artikel Presiden Ingin Adanya Cabang Olahraga Prioritas, Semoga bermanfaat

JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden Joko Widodo meminta Menpora Imam Nahrawi memberi perhatian lebih kepada cabang-cabang olahraga yg berpotensi berprestasi di tingkat internasional seperti Asian Games dan Olimpiade.

Presiden Joko Widodo mengucapkan selamat dan terima kasih kepada pahlawan olahraga Indonesia yg sukses meraih medali di Olimpiade Brasil 2016.

Hal itu disampaikan Presiden ketika menerima Menpora Imam Nahrawi bersama rombongan pahlawan olahraga Indonesia, seperti Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, Sri Wahyuni, dan Eko Yuli di Istana Negara, Jakarta, Rabu (24/8/2016) pagi.

Sepanjang jalan menuju Istana, kelihatan antusiasme masyarakat, siswa SD, SMP, yg melihat rombongan arak-arakan dari pinggir jalan memakai Bandros diiringi patwal dari kepolisian, rombongan motor gede Harley-Davidson Club Indonesia (HDCI), hingga puluhan ojek online ini dengan lambaian tangan dan bendera Merah Putih kebanggaan.

Tiba di Istana Negara sekitar pukul 09.00 WIB pagi, rombongan segera menuju Istana Merdeka buat diterima Presiden Joko Widodo.

Seusai menerima para atlet dan rombongan, Presiden Joko Widodo didampingi Menpora mengucapkan terima kasih.

“Saya atas nama pemerintah, atas nama rakyat Indonesia, mengucapkan selamat dan terima kasih yg sebesar-besarnya atas perjuangan semua atlet di Olimpiade Rio de Jeneiro, Brasil, 2016, baik cabang bulutangkis, angkat besi, KONI, Menpora, maupun semua tim yg sudah berjuang keras membawa nama baik bangsa dan negara,” kata Presiden.

Kemenpora Presiden Joko Widodo berbincang dengan peraih medali emasOlimpiade rio De Janeiro, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir

Kemenpora Rombongan besar kontingen Olimpiade Rio de Janeiro diterima Presiden Joko Widodo di Istana.

Menurut Presiden, hasil yg diraih adalah hasil maksimal. Atas hasil itu pula Presiden memberikan kebijakan kepada Menpora bagi lebih fokus kepada cabang olahraga yg berpotensi mendulang medali.

“Hasil yg dicapai adalah hasil maksimal. Olimpiade London 2012 dahulu kami mendapatkan beberapa medali, sesuatu perak dan sesuatu perunggu, sekarang beberapa perak dan sesuatu emas. Ini adalah sebuah perjalanan panjang dan kerja keras cabang olahraga yg menata perencanaannya dengan baik, bukan satu yg instan,” kata Presiden.

“Saya telah perintahkan kepada Menpora bagi fokus memberikan prioritas pada cabor yg sudah kelihatan prestasinya, baik dari sisi anggaran, sarana prasarana, kamp bagi pelatnas. Saya meyakini perencanaan yg baik mulai bisa meraih medali emas lebih banyak, tapi harus fokus pada tempat yg berpotensi medali di Olimpiade dan Asian Games,” kata Presiden.

Menanggapi arahan Presiden Joko Widodo, Menpora mengatakan perintah Presiden buat prioritas cabor potensial medali Olimpiade bagi langsung dilaksanakan.

“Tentu saja perintah dan arahan Presiden harus kalian tindak lanjuti sesegera mungkin. Beberapa cabor seperti angkat besi, panahan, dan cabor terukur lainnya, kalian mulai memindahkan pelatnasnya ke Olimpic Center di Cibubur. Fasilitasnya sudah disiapkan,” kata Menpora.

Terkait fokus pendanaan buat olahraga, Menpora sudah mengungkapkan kepada Presiden mulai dibentuknya Yayasan Dana Olahraga.

“Alhamdulillah Bapak Presiden mendukung gagasan pembentukan Yayasan Dana Olahraga. Yayasan ini sebagai pendampingan sekaligus bantuan kepada pendanaan dan masa depan atlet karena APBN bagi pemberian bonus dan tunjangan atlet tak sebesar yg diharapkan, maka dibutuhkan lembaga yg didukung seluruh pihak bagi mendanai olahraga,” ucap Menpora.

Ia menambahkan, terkait dana Yayasan Dana Olahraga tak menutup kemungkinan dari dana CSR dan dari sumbangan mana pun.

“Yayasan Dana Olahraga ini dipastikan dikelola dengan baik, akuntabel, transparan, terbuka, dan peruntukannya jelas. Seluruh masyarakat harus mengontrol ini karena martabat bangsa dapat diraih juga karena perjuangan pahlawan olahraga,” ujarnya.

“Dalam waktu dekat, kalian mulai langsung panggil KONI/KOI, Satlak Prima, cabang-cabang olahraga, dan Deputi Peningkatan Prestasi bagi duduk bersama buat memetakan cabor yg berpotensi di Olimpiade, seperti bulutangkis, panahan, angkat besi, rowing, atletik, renang, dan yang lain sebagainya mulai kami evaluasi segera,” kata pria 42 tahun ini.

Atlet ganda campuran bulu tangkis peraih emas, Liliyana Natsir, berharap momentum baik ini bisa membangkitkan kepada generasi muda bagi lebih berprestasi lagi di event internasional.

“Saya berharap tradisi emas Olimpiade bulu tangkis tak putus sampai di sini. Mudah-mudahan perhatian dari pemerintah ditambah tunjangan seumur hidup dapat merangsang para orangtua anak mendukung anaknya menjadi atlet,” kata Butet.  

Tampak mendampingi Menpora CdM kontingen Olimpiade Indonesia Raja Sapta Oktohari, Ketua PB PBSI Gita Wirjawan, Ketua KONI Tono Suratman, Ketua Satlak Prima Achmad Sutjipto, Taufik Hidayat, Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Gatot S Dewa Broto, dan Kepala Biro Humas dan Hukum Amar Ahmad.

Sumber: http://olahraga.kompas.com/read/2016/08/24/13580931/presiden.ingin.adanya.cabang.olahraga.prioritas
Terima kasih sudah membaca berita Presiden Ingin Adanya Cabang Olahraga Prioritas. Silahkan baca berita lain tentang Olahraga lainnya.

Tags:

Leave a reply "Presiden Ingin Adanya Cabang Olahraga Prioritas"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.