PON XIX/2016 Hasilkan Lima Rekor Dunia

No comment 87 views

Berikut artikel PON XIX/2016 Hasilkan Lima Rekor Dunia, Semoga bermanfaat

BANDUNG, Kompas.com  – Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016, pesta olah raga terbesar di Tanah Air yg berlangsung sejak 17 September lalu, secara resmi ditutup oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla di Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Kamis.

Api di kaldron yg menyala selama 13 hari penuh itu, secara perlahan meredup dan kemudian mati, menandakan usainya pesta olahraga yg diikuti lebih dari 9.000 atlet dari 34 propinsi itu.

Tuan rumah Jawa Barat tak cuma tampil sebagai juara umum, tetapi juga mencatat rekor sebagai kontingen dengan perolehan medali terbanyak dalam sejarah, merupakan 217 emas, 157 perak dan 157 perunggu.

Jawa Timur berada di peringkat kedua dengan perolehan 132 emas, 138 perak dan 134, disusul juara bertahan DKI Jakarta di peringkat ketiga (132-124-118).

Acara penutupan secara resmi diawali mengheningkan cipta yg dipimpin oleh Wapres Jusuf Kalla buat menghormati korban bencana alam di Garut dan Sumedang yg terjadi ketika pelaksanaan PON 206.

Dalam kata sambutan tanpa teks, Wakil Presiden Jusuf Kalla menyatakan bahwa selama beberapa pekan para atlet sudah berjuang, bertanding dan berkompetisi, serta bergembira untuk yg menang.

“Kita segala mengharapkan minggu olahraga ini berdampak terhadap pembinaan, bukan cuma pertandingan dan kompetisi, tetapi juga pembinaan kakuatan fisik, kerja sama, kejujuran serta kebanggaan,” kata Jusuf Kalla

Selanjutnya Wapres menyatakan bahwa seluruh berharap PON 2020 yg mulai berlangsung di Papua mulai berlangsung lebih baik dan lebih sukses lagi.

“Saya juga mengatakan penghargaan dan ucapan selamat khususnya kepada Jawa Barat, serta ucapan terima kasih atas penyelenggaraan PON yg suudah berjalan dengan baik,” katanya menambahkan.

Sementara itu Ketua Panitia PON 2016 yg juga Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dalam laporannya mengatakan bahwa pihaknya mengakui masih banyak kekurangan disana sini, tetapi semua komponen panitia, masyarakat dan dibantu pengusaha sudah melakukan yg terbaik.”Memang ada sekitar 11 pertandingan yg bermasalah, tetapi itu cuma riak kecil dan cuma 0,25 persen saja,” kata pria yg akrab disapa Aher itu.

Ahmad Heryawan juga menegaskan bahwa cuma terdapat sembilan sanggahan soal pertandingan, tetapi nyaris tak ada keluhan soal akomodasi dan fasilitas lainnya. “Nyaris tak ada keluhan buat akomodasi dan sarana lain, hampir segala peserta menyatakan puas,” katanya menegaskan.

Selain sukses penyelenggaraan, Aher juga menyatakan terdapat kesuksesan dalam prestasi dengan indikator terpecahkannya 89 rekor PON, 33 rekor nasional, sesuatu rekor SEA Games, 22 rekor Asia, serta lima rekor dunia.

Sukses ekonomi menurut Aher juga dirasakan oleh berkah buat masyarakat, merupakan di bidang konsumsi, peralatan olahraga, hotel, restoran, konveksi, dan transportasi. “Sukses PON 2016 ini mulai kita wariskan kepada Papua yg mulai menjadi tuan rumah pada 2020,” katanya menambahkan.

Upacara penutupan yg juga dihadiri Menpora Imam Nahrawi dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Ade Komarudin tersebut dilanjutkan dengan penyerahan bendera PON dari Ahmad Heryawan selaku Ketua Umum PB PON 2016/Jabar kepada Gubernur Papua Lukas Enembe yg mulai menjadi Ketua Umum PB PON 2020.

Atraksi selanjutnya adalah hiburan yg menampilkan penyanyi Doe Sumbang dengan lagu andalannya “Arti Kehidupan”, dilanjutkan dengan sederetan artis dan musisi yang berasal Jabar lainnya, diantaranya Kikan dan Band Coklat, serta Andi Rif.

Sumber: http://olahraga.kompas.com/read/2016/09/29/22392001/pon.xix.2016.hasilkan.lima.rekor.dunia
Terima kasih sudah membaca berita PON XIX/2016 Hasilkan Lima Rekor Dunia. Silahkan baca berita lain tentang Olahraga lainnya.

Tags:

Leave a reply "PON XIX/2016 Hasilkan Lima Rekor Dunia"