PON Harus Ditujukan Buat Prestasi Nasional

No comment 94 views

Berikut artikel PON Harus Ditujukan Buat Prestasi Nasional, Semoga bermanfaat

BANDUNG, Kompas.com – Menpora Imam Nahrawi berharap penyelenggaran ajang olah raga nasional seperti PON, Porwanas tetap dikaitkan dengan peningkatan prestasi olah raga secara nasional.

Menpora Imam Nahrawi bersama Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Ketua SIWO PWI Raja Parlindungan Pane secara resmi menutup Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) XII 2016 di Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat.

Porwanas yg diselenggarakan dari tanggal 25 hingga 30 Juli 2016 itu diikuti sedikitnya 1.870 atlet dari 34 provinsi di Indonesia memperebutkan 33 emas, 33 perak dan 49 perunggu serta mempertandingkan sembilan cabang olahraga merupakan jalan cepat atletik, bulu tangkis, boling, biliar, bridge, catur, futsal, tenis, dan tenis meja.

Menpora Imam Nahrawi mengucapkan selamat atas terselenggaranya Porwanas 2016 yg berjalan baik. “Selamat kepada Jawa Barat yg sukses menyelenggarakan Porwanas sukses ini diikuti Jabar sebagai juara umum,” ucap Menpora.”Selamat juga kepada Papua yg mulai menjadi tuan rumah Porwanas ke-13 tahun 2019 dan tuan rumah PON 2020. Porwanas ini juga sebagai ajang tes even Jabar menjelang menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2016,” lanjutnya.

Menurutnya pemerintah pusat murni cuma menolong Rp 100 milyar bagi PON 2016 karena keterbatasan selebihnya keberanian gubernur. “Saya ingin olahraga ini berprestasi dan ujungnya adalah harus berjaya di Olimpiade, jumlah atlet kalian ke Olimpiade Rio de Jeneiro, Brasil adalah 28 atlet di tujuh cabang olahraga dan ini adalah sejarah jumlah atlet terbanyak semoga kembali dengan prestasi dan medali emas melalui cabor yg berpeluang diantaranya bulutangkis, angkat berat, panahan, bmx dan sebagainya,” ujar Menpora.

Kebijakan pemerintah buat peraih medali olimpiade yakni tunjangan hari tua yg mulai diberikan seumur hidup tapi tak diwakilkan apabila meninggal dunia. ” Rp 20 juta bagi peraih emas, Rp 15 juta bagi peraih perak, dan Rp 10 juta peraih perunggu per tahun, ini adalah bagian keseriusan pemerintah bahwa masa depan atlet harus betul betul diperhatikan,” jelas Menpora.

Bonus peraih medali emas lanjutnya, akan olimpiade 2016 ini dinaikkan menjadi Rp 5 miliar per medali emas dari sebelumnya 1 emas Rp 1 miliar. “Jumlah ini masih kecil bila dibandingkan dengan harga yg tidak ternilai sebagai bangsa dimana bendera Merah-Putih dan lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan di dunia internasional,” terang Menpora.

Sebelumnya Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan merasa senang dan bangga Jabar menjadi juara umum dengan koleksi 10 emas, 5 perak dan 10 perunggu. Diurutan kedua Sulawesi Selatan, disusul Kalimantan Tengah, Lampung dan Jawa Timur di urutan lima besar. “Alhamdulillah Jawa Barat menjadi juara umum, semoga ini pembuka buat juara-juara berikutnya dan PON 2016 Jabar harus juara umum,atas nama masyarakat dan Pemprov Jawa Barat kita mengucapkan terimakasih Jawa Barat dipercaya menjadi tuan rumah Porwanas,” ucap Aher.

Ia menegaskan Porwanas adalah ajang pertandingan yg paling sportif karena yg terpenting adalah prestasi Indonesia, PON Jawa Barat semoga menjadi awal kebangkitan prestasi olahraga Indonesia, harapnya.

Sumber: http://olahraga.kompas.com/read/2016/07/30/07293091/.pon.harus.ditujukan.buat.prestasi.nasional
Terima kasih sudah membaca berita PON Harus Ditujukan Buat Prestasi Nasional. Silahkan baca berita lain tentang Olahraga lainnya.

Tags:

Leave a reply "PON Harus Ditujukan Buat Prestasi Nasional"