Permintaan Maaf Petenis Kanada Setelah Cederai Mata Wasit

No comment 155 views

Berikut artikel Permintaan Maaf Petenis Kanada Setelah Cederai Mata Wasit, Semoga bermanfaat

OTTAWA, KOMPAS.com – Petenis muda Kanada, Denis Shapovalov, dikenai denda 7.000 dollar AS (sekitar Rp 93,3 juta) setelah bola hasil pukulannya mengenai mata wasit Piala Davis, Arnaud Gabas, Minggu (5/2/2017). 

Shapovalov, 17 tahun, melakukan hal tersebut saat sedang tertinggal 3-6, 4-6, 1-2 oleh petenis Inggris Raya, Kyle Edmund, pada babak pertama grup dunia.

Saat itu, kedudukan antara Kanada dan Inggris Raya sedang imbang 2-2. Namun, pasca-insiden tersebut, Shapovalov didiskualifikasi dan Kanada pun kalah 2-3.

Atas perilakunya itu, Shapovalov dijatuhi denda oleh Federasi Tenis Internasional (ITF) sebesar 7.000 dolar AS.

 

Denda itu terdiri atas 2.000 dolar AS karena kesalahan sang petenis, serta 5.000 dolar AS atas tindakan tidak sportifnya.

Awalnya, Shapovalov terancam didenda 12.000 dolar AS. Akan tetapi, ia terhindar dari hukuman itu karena tindakannya dinilai tidak disengaja.

Seusai pertandingan, Shapovalov segera merilis permintaan maaf melalui Twitter pribadinya.

“Saya sangat menyesal kepada Gabas. Saya juga minta maaf karena membiarkan negara aku kalah,” tulis Shapovanov.

“Saya minta maaf kepada seluruh penggemar tenis, dan juga buat pendukung serta sponsor . Saya malu atas perilaku aku yg tidak profesional. Saya pun bersiap menerima konsekuensi apa pun.”

Gabas dilarikan ke rumah sakit di Ottawa, Kanada buat mendapatkan perawatan. Ia mengalami memar di sekitar mata kirinya.

Namun, pihak rumah sakit menyatakan Gabas tak mengalami persoalan serius pada matanya tersebut.

Sumber: http://olahraga.kompas.com/read/2017/02/07/19344861/permintaan.maaf.petenis.kanada.setelah.cederai.mata.wasit
Terima kasih sudah membaca berita Permintaan Maaf Petenis Kanada Setelah Cederai Mata Wasit. Silahkan baca berita lain tentang Olahraga lainnya.

Tags:

Leave a reply "Permintaan Maaf Petenis Kanada Setelah Cederai Mata Wasit"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.