PB Jaya Raya Ingin Kejar Ketertinggalan

No comment 83 views

Berikut artikel PB Jaya Raya Ingin Kejar Ketertinggalan, Semoga bermanfaat

TANGERANG SELATAN, Kompas.com – Pengusaha besar Ir Ciputra menyebut keinginannya membesarkan PB Jaya Raya ke depan adalah dengan target meraih kembali medali emas di ajang Olimpiade.
 
Menpora Imam Nahrawi meresmikan Gedung Olahraga PB Jaya Raya di Bintaro Jaya Tangerang Selatan, Kamis (15/9) pagi. Hadir dalam acara ini Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany, Pendiri Yayasan Pembangunan Jaya Ir. Ciputra, Ketua Umum PB PBSI Gita Wirjawan, dan para atlet dan mantan atlet bulutangkis nasional diantaranya Icuk Sugiarto, Ivanna Lee, Rudi Hartono, Imelda Wigoena, Susy Susanti, Alan Budikusuma, Candra Wijaya, Markis Kido, dan Hendra Setiawan.

Dalam sambutannya, Menpora Imam Nahrawi mengatakan ucapan terima kasih dan penghargaan yg tinggi kepada atlet PB Jaya Raya yg telah mengharumkan nama Indonesia di dunia, lewat cabang bulu tangkis. “Di forum ini hadir legenda bulutangkis nasional dan sudah mengabdikan hidupnya buat bulutangkis Indonesia seperti Susi Susanti, Candra Wijaya, Markis Kido dan Hendra Setiawan, ” ujar Imam.

Pemerintah, lanjutnya, memberikan apresiasi yg tinggi kepada PB Jaya Raya yg tak cuma melahirkan juara-juara dunia, tapi juga memberikan inspirasi untuk kami segala dalam komitmennya mendidik, membina dan mengembangkan sekaligus memajukan olahraga di Tanah Air, khususnya olahraga bulutangkis. “Pemerintah ketika ini juga telah memulai mengembangkan dan meningkatan prestasi olahraga melalui sports science, dengan memakai sports science diharapkan teknik dan kemampuan atlet bisa ditingkatkan dan mendapat presrasi yg gemilang, ” tutur Menpora.

Seperti diketahui, GOR yg dibangun PB Jaya Raya terbilang luar biasa. Terdapat 16 lapangan bulu tangkis dalam kompleks seluas 1,3 ha. Tak cuma itu, disediakan pula tribun penonton yg dapat menampung 500 penonton.

Tak cuma berisi lapangan bulu tangkis serta perlengkapan penunjang olahraga lainnya, GOR ini juga memiliki asrama dengan 50 ruangan yg bisa menampung 132 atlet dari usia 12 sampai 18 tahun.

Imam menuturkan, ketika ini pemerintah telah mempunyai PPLP dan PPLM di setiap provinsi, tapi baru sedikit daerah kabupaten dan kota yg memilki sekolah khusus olahraga (SKO), jika disetiap kahupaten dan kota memilki SKO, maka ke depan kami percaya olahraga Indonesia mulai bangkit dan mempunyai prestasi didunia asalkan dikelola secara serius dan dengan komitmen yg tinggi.

“Saat ini pemerintah juga telah berkomitmen dalam memperhatikan masa depan atlet Indonesia, selain pemberian bonus kepada atlet yg berprestasi, pemerintah juga memberikan jaminan hari tua kepada atlet olimpian yg memperoleh medali, tak cuma pada ajang Olimpiade tapi juga kepada atlet dalam kejuaraan Paralimpic, ” tegas Cak Imam.

“Ini baru permulaan, ke depan kami mulai memperkuat jaminan dan bonus atlet ini melalui undang-undang, kami mengharapkan tak cuma bidang pendidikan yg mendapat prioritas 20 % dari APBN, tetapi kalian juga mengharapkan olahraga juga mendapatkan anggaran minimal 5% dari APBN, ” tambah Menpora.

Ketua Pembina Yayasan Pembangunan Jaya Raya, Ciputra dalam sambutanya menceritakan awal mula berdirinya Klub PB Jaya Raya. “Ketika ditawarkan  oleh Gubernur DKI Ali Sadikin 40 tahun dulu bagi memajukan olahraga cabang  atletik dan sepakbola, aku juga berimajinasi buat membangun cabang Bulutangkis dan aku sampaikan kepada pak Gubernur buat mendirikan PB Jaya Raya,” kenang Ciputra.

Diakuinya,  PB Jaya Raya ketika ini mengalami keterpurukan karena beberapa Olimpiade (2012 ndan 2016) berturut-turut yg lalu, atletnya tak berhasil memperoleh medali. “Karenanya, melalui pembangunan Gedung Olahraga dan Sport Science dapat mengembalikan kegemilangan PB Jaya Raya,” kata Ciputra.

Beberapa pemain Jaya Raya yg pernah meraih medali emas Olimpiade adalah Susy Susanti (Barcelona, 1992),  Candra Wijaya/Tony Gunawan (Sydney, 2000) dan Markis Kido/Hendra Setiawan (Beijing 2008).

Olimpiade London 2012 Indonesia nihil medali, sementara pada Olimpiade Rio de Janeiro 2016, medali emas disumbangkan beberapa atlet PB Djarum, Liliyana Natsir/Tontowi Ahmad.

 

Sumber: http://olahraga.kompas.com/read/2016/09/15/17292751/pb.jaya.raya.ingin.kejar.ketertinggalan
Terima kasih sudah membaca berita PB Jaya Raya Ingin Kejar Ketertinggalan. Silahkan baca berita lain tentang Olahraga lainnya.

Tags:

Leave a reply "PB Jaya Raya Ingin Kejar Ketertinggalan"