Nasib Naas Warriors, Curry, Dan Varejao Di Final NBA

No comment 82 views

Berikut artikel Nasib Naas Warriors, Curry, dan Varejao di Final NBA , Semoga bermanfaat

OAKLAND, KOMPAS.com – Golden State Warrios mencatat rekor pada babak reguler kompetisi bola basket NBA, tapi gagal menjadi yg terbaik pada pengujung kompetisi.

Musim ini, Warriors tampil luar biasa. Stephen Curry dkk berhasil memecahkan rekor kemenangan punya Chicago Bulls pada era kedua Michael Jordan.

Warrios menutup babak reguler dengan catatan 73 kemenangan dan cuma 9 kali menderita kekalahan. Catatan itu lebih baik sesuatu kemenangan dari rekor Bulls pada 1995-1996 (72-10).

Akan tetapi, pada ketika itu Bulls berhasil mengakhiri kompetisi dengan gelar juara NBA. Sebagai juara Divisi Sentral sekaligus Wilayah Timur, mereka menang 4-2 atas Seattle Supersonics.

Hasil berbeda dirasakan Warrios tahun ini. Juara Wilayah Barat itu dikalahkan oleh tim terbaik Divisi Sentral sekaligus Wilayah Timur, Cleveland Cavaliers.

Warrios kalah 3-4 dari Cavaliers. Keberhasilan Cavaliers ditentukan pada gim ketujuh di Oracle Arena, kandang Warriors, dengan skor 93-89, Minggu (19/6/2016) atau Senin pagi WIB.

Padahal, Warrios nyaris saja menjadi juara sekaligus mempertahankan gelar yg diraih pada musim lalu. Mereka telah unggul 3-1 hingga gim keempat, tapi Cavaliers membalikkan kondisi dan menyabet kemenangan pada tiga gim terakhir.

“Cavaliers pantas mendapatkan pujian. Mereka pantang menyerah meskipun telah tertinggal 1-3,” ujar guard Warriors, Draymond Green, yg menjadi pengumpul poin terbanyak timnya dengan 32 angka.

“Kompetisi tahun ini sangatlah luar biasa. Itulah dunia bola basket,” ujar Curry.

Hasil ini juga menjadi noda pada kiprah Curry. Sebagai Pemain Terbaik (MVP) Reguler NBA 2015-216, jagoan tiga poin Warriors itu gagal mengantarkan timnya menjadi yg terbaik.

Curry menjadi MVP kedua yg gagal menjadi juara NBA karena kalah pada gim ke-7 final di kandang sendiri. Dia mengikuti jejak Kareem Abdul Jabbar (Milwaukee Bucks) ketika kalah dari Boston Celtics pada final NBA 1974.

Kesialan juga dirasakan Anderson Varejao. Center asal Brasil itu menjadi pemain pertama yg dapat melangkah ke final NBA dalam beberapa tahun beruntun. 

Akan tetapi, pada kedua final itu, Varejao gagal menjadi yg terbaik. Tahun lalu, bersama Cavaliers, dia dikalahkan Warriors. Setelah membelot ke Warriors, dia justru harus melihat mantan rekan-rekan sesuatu timnya berpesta di Oracle Arena. 

Sumber: http://olahraga.kompas.com/read/2016/06/20/10471801/nasib.naas.warriors.curry.dan.varejao.di.final.nba.
Terima kasih sudah membaca berita Nasib Naas Warriors, Curry, dan Varejao di Final NBA . Silahkan baca berita lain tentang Olahraga lainnya.

Tags:

Leave a reply "Nasib Naas Warriors, Curry, Dan Varejao Di Final NBA"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.