Masih Soal Kontroversi Baju Kontingen Indonesia

No comment 304 views

Berikut artikel Masih soal Kontroversi Baju Kontingen Indonesia, Semoga bermanfaat

RIO DE JANEIRO, KOMPAS.com — Seragam yg digunakan kontingen Indonesia pada upacara pembukaan Olimpiade 2016 Rio de Janeiro menjadi bahan pembicaraan di kalangan netizen media sosial.

Tidak sedikit yg mengkritik. Namun, banyak pula yg memuji. Di tengah riuh di kalangan netizen itu, Menpora Imam Nahrawi mengaku bangga dengan kostum defile yg digunakan kontingen Indonesia.

“Kami bangga memamerkan kekayaan warisan budaya Indonesia pada pembukaan Olimpiade 2016 yg disaksikan penonton dan warga dunia,” kata Menpora yg turut menghadiri upacara pembukaan Olimpiade 2016 di Stadion Maracana, Brasil, Jumat malam waktu setempat atau Sabtu (6/8/2016) WIB.

Menpora mengakui, seragam defile Indonesia tersebut banyak mendapat kritikan dan cacian di dalam negeri. Namun, Menpora justru lega karena masyarakat dunia banyak yg mengacungi jempol, bahkan ada yg menilainya sebagai kostum defile terbaik pada upacara pembukaan pesta olahraga paling akbar di kolong langit yg berlangsung di Negeri Samba tersebut.

Sanjungan dan acungan jempol memang banyak ditujukan kepada tiga orang di bagian tengah yg memakai kostum adat kebaya merah-emas dengan hiasan mahkota besar. Keragaman kekayaan pakaian adat yg ditunjukkan ketika parade atlet pada upacara pembukaan tersebut  rupanya cukup menyita perhatian penonton.

Facebook Albert C. Sutanto Tim renang Indonesia di Olimpiade Rio de Janeiro: Glenn Victor Sutanto, Yessy Venesia Yosaputra, Albert C. Sutanto

Seperti diketahui, ketika defile pembukaan, atlet lompat jauh Maria Londa yg menggunakan kebaya dan kain serba putih dengan rambut berhias sanggul ala Bali tampak paling depan seraya memegang tonggak bendera Merah Putih. 

Di belakang Maria kelihatan sepasang model menggunakan baju adat Lampung, dan masih ada seorang yang lain yg mengenakan pakaian adat Papua, kemudian diikuti para atlet dan jajaran kontingen mengenakan seragam bermotif batik didominasi warna merah putih dengan bagian atas seragam terdapat lambang Garuda yg besar. Mereka juga menggunakan ikat kepala atau juga disebut udeng. Semuanya tampil bangga dan penuh yakin diri mewakili Indonesia.

Saat menyaksikan acara pembukaan Olimpiade Rio, Menpora juga mencermati bagaimana Brasil bisa menampilkan berbagai sajian pertunjukan dan hiburan khas Negeri Samba. Negara tersebut rupanya telah benar-benar tahu bagaimana memanfaatkan perhelatan besar internasional buat mempromosikan kebudayaannya ke pentas dunia.

“Brasil betul-betul tahu makna sebuah promosi. Ini jadi pembelajaran kalian yg mulai menjadi tuan rumah TAFISA World Games 2016 dan Asian Games 2018. Saat TAFISA misalnya, senam poco-poco harus diduniakan karena samba telah diduniakan oleh Brasil. Ini jadi tugas penting  Kemenpora bersama panitia,” tutur Nahrawi.

Sumber: http://olahraga.kompas.com/read/2016/08/07/09564641/masih.soal.kontroversi.baju.kontingen.indonesia
Terima kasih sudah membaca berita Masih soal Kontroversi Baju Kontingen Indonesia. Silahkan baca berita lain tentang Olahraga lainnya.

Tags:

Leave a reply "Masih Soal Kontroversi Baju Kontingen Indonesia"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.