Manado Jadi Penutup Kompetisi

No comment 97 views

Berikut artikel Manado Jadi Penutup Kompetisi, Semoga bermanfaat

MANADO, Kompas.com– Kota Manado mendapat kehormatan menjadi tuan rumah penutup pada penyelenggaraan SIRNAS-MILO School Competition 2016 setelah sukses dilaksanakan di 5 kota, merupakan Pekanbaru, Cirebon, Solo, Banjarmasin dan Surabaya.

Sebanyak lebih dari 400 peserta mulai mengikuti kompetisi yg mulai diadakan di GOR Arie Lasut Manado akan 7-12 November.

“Ini yaitu keempat kalinya MILO School Competition hadir di Kota Manado, setelah sebelumnya diadakan di tahun 2005, 2009 dan 2012. Kota Manado yaitu salah sesuatu kota yg diperhitungkan sebagai penyumbang atlet bulu tangkis kelas dunia seperti Lilyana Natsir dan Greysia Polii. Semoga kehadiran MILO School Competition yg telah menerapkan standar sirkuit nasional ini mampu semakin mendorong munculnya bibit-bibit bulu tangkis dari Manado,” ungkap Prawitya Soemadijo Business Executive Manager Beverages PT Nestlé Indonesia.

Ketua umum Pengprov PBSI Sulawesi Utara Djenri Keintjem, S.H, M.H mengungkapkan, “Bulu tangkis memang salah sesuatu olahraga favorit di Sulawesi Utara khususnya Manado. Terbukti dengan adanya atlet-atlet terbaik Manado yg masuk pelatnas bahkan memiliki prestasi kelas dunia. Kami ucapkan terima kasih kepada Nestlé MILO yg sudah memilih Manado sebagai tuan rumah pada putaran terakhir SIRNAS-MILO School Competition. Kami berharap melalui SIRNAS-MILO School Competition anak-anak mempunyai motivasi buat semakin mencintai olahraga bulu tangkis dan dapat mewujudkan impian menjadi atlet kebanggaan Indonesia.”

SIRNAS-MILO School Competition Manado mulai mempertandingkan kategori beregu yg diikuti oleh sekolah-sekolah di Manado dan sekitarnya yg mulai memperebutkan Piala MILO. Sedangkan di kategori terbuka mulai dibagi berdasarkan kelompok usia U-13 dan U-15 di mana peserta mulai mendapatkan poin sesuai dengan kategori kelompok usia yg mulai mempengaruhi peringkat peserta di PBSI.

Pada kelompok usia U-13, juara sesuatu mendapatkan 200 poin, juara beberapa 170 poin dan juara tiga 140 poin. Sedangkan bagi kelompok usia U-15 juara sesuatu mulai mendapatkan 300 poin, juara beberapa 255 poin, serta juara tiga 210 poin. Selain itu, keikutsertaan dalam kompetisi sirkuit nasional juga menjadi salah sesuatu syarat bagi proses seleksi Pelatnas.

“Dengan adanya penerapan standar sirkuit nasional, kalian percaya bisa memberikan kesempatan lebih luas buat lahirnya bibit-bibit bulu tangkis dari semua Indonesia termasuk dari Manado. Saya ucapkan selamat bertanding kepada para peserta SIRNAS-MILO School Competition. Keluarkan kemampuan terbaik kami dan tetaplah terapkan nilai-nilai kehidupan seperti pantang menyerah, sportivitas, yakin diri dan kerja sama tim,” tambah Prawitya Soemadijo.

Pada SIRNAS-MILO School Competition di Manado, Nestlé MILO mulai menggandeng legenda bulu tangkis Indonesia peraih medali emas Olimpiade Atlanta 1996, Ricky Soebagdja yg mulai memberikan coaching clinic di babak final. Di samping itu, Nestlé MILO juga mengadakan kelas nutrisi buat orang tua mengenai pentingnya peran orang tua dalam memperhatikan asupan nutrisi yg seimbang untuk anak aktif.

Sumber: http://olahraga.kompas.com/read/2016/11/06/22132351/manado.jadi.penutup.kompetisi
Terima kasih sudah membaca berita Manado Jadi Penutup Kompetisi. Silahkan baca berita lain tentang Olahraga lainnya.

Tags:

Leave a reply "Manado Jadi Penutup Kompetisi"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.