Kecurangan, Kekerasan, Dan Mafia Diharamkan Dalam LSN

No comment 126 views

Berikut artikel Kecurangan, Kekerasan, dan Mafia Diharamkan dalam LSN, Semoga bermanfaat

PONOROGO, KOMPAS.com — Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi didampingi Bupati Ponorogo Ipong Muchlisoni membuka secara resmi Liga Santri Nusantara (LSN) wilayah Region I Jawa Timur di Stadion Batoro Katong, Ponorogo, Jawa Timur, Kamis (25/8/2016) sore.

Menpora berharap agar LSN ini bisa berjalan tanpa kecurangan dan kekerasan. “Liga Santri Nusantara telah dibuka tanggal 19 Agustus dulu di Balikpapan. Saya berharap, Liga Santri Nusantara tak ada yg namanya kecurangan, tak ada yg namanya kekerasan, dan tak ada yg namanya mafia sepak bola,” kata Menpora.

LSN wilayah Jawa Timur Region I diikuti oleh 32 pondok pesantren dari 6 kabupaten. Kick-off oleh Menpora menandai pembukaan perhelatan LSN Region I Jawa Timur ini.

Menpora berjanji mulai selalu menggelar Liga Santri Nusantara selama masa jabatannya. “Tahun depan mulai kita laksanakan lagi dan seterusnya,” katanya.

Politisi yang berasal Partai Kebangkitan Bangsa ini menambahkan, LSN 2016 yg mengusung tema “From Pesantren To The World” ini yaitu langkah yg baik dalam menjadikan olahraga dengan menggandeng santri dan pesantren sebagai penggerak buat lebih mendunia.

Cak Imam juga mengutip hadis Nabi Muhammad SAW sebagai anjuran berolahraga. “Ajarilah anak-anakmu berenang dan memanah. Adapun bagi Liga Santri, bimbinglah anak-anakmu bagi bermain sepak bola dengan baik,” lanjutnya yg disambut sorak sorai tamu undangan dan para suporter yg memadati Stadion Batara Katong.

Menurut dia, pemerintah merasa percaya bahwa negara kalian memiliki potensi yg besar dan masih tersimpan di bidang sepak bola. Karena itu, Kementerian Pemuda dan Olahraga mulai mengelar kompetisi secara berjenjang di seluruh wilayah Indonesia akan dari Liga Pelajar U-12, U-14, U-16, Liga Santri Nusantara (U-18), dan Liga Mahasiswa (U-20).

“Liga Pelajar U-14 dan Liga Santri Nusantara telah digelar tahun lalu, sementara tahun ini ditambah dengan U-12, U-16, dan Liga Mahasiswa yg digelar akan dari tingkat region, tingkat wilayah/provinsi, sampai ke tingkat nasional,” tambahnya.

Cak Imam merasa bangga atas pencapaian Liga Santri. “Hasil dari Liga Santri Nusantara Tahun 2015 sudah menorehkan hasil yg sangat luar biasa dan membanggakan buat bangsa kalian dengan menjadi juara pertama pada Kejuaraan Malindo Cup yg dilaksanakan tanggal 19-22 Mei 2016 di Malaysia,” ujarnya.

Kickoff LSN Regional Jatim I dibuka dengan atraksi pencak silat dari Pagar Nusa dan penampilan kesenian khas budaya Ponorogo, merupakan reog. Menpora Imam Nahrawi juga berkesempatan menaiki reog sebelum kickoff pertandingan pertama yg mempertemukan antara PP Darul Huda, Mayak, Ponorogo; dan PP Roudlotul Huda, Lambeyan, Magetan. Untuk diketahui, LSN Regional Jatim I meliputi Ponorogo, Pacitan, Ngawi, Madiun, Magetan, dan Trenggalek.

Menpora Imam Nahrawi menjelaskan, dirinya diangkat jadi Menpora oleh Presiden Joko Widodo buat mendorong, membangun, dan memajukan olahraga di Indonesia.

“Oleh sebab itu, setelah aku diangkat, aku segera mencanangkan Liga Santri Nusantara karena aku melihat banyak potensi yg muncul dari pesantren. Santri tak cuma diajarkan bagi belajar kitab kuning dan belajar keagamaan, tapi di pondok pesantren juga diajarkan bagi berolahraga,” tutur Menpora.

Imam mengatakan, pada tahun 2015, LSN diikuti oleh 185 pesantren. Tahun 2016 ini, jumlahnya melonjak menjadi lebih dari 1000 pesantren. Hal tersebut membuktikan bahwa tingginya minat dari kalangan pesantren bagi ikut memajukan olahraga bangsa.

Sumber: http://olahraga.kompas.com/read/2016/08/25/20220421/kecurangan.kekerasan.dan.mafia.diharamkan.dalam.lsn
Terima kasih sudah membaca berita Kecurangan, Kekerasan, dan Mafia Diharamkan dalam LSN. Silahkan baca berita lain tentang Olahraga lainnya.

Tags:

Leave a reply "Kecurangan, Kekerasan, Dan Mafia Diharamkan Dalam LSN"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.